Tanah Karo, AgaraNews. Net – Sabtu, 26 September 2026 // Suasana meriah menyelimuti Desa Sarinembah, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo. Ratusan masyarakat antusias memadati lokasi untuk menyaksikan Festival Lomba Nyanyi Lagu Karo yang diselenggarakan oleh PSBK (Peduli Seni dan Budaya Karo), pada Sabtu (26/9/2026).
Acara yang bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya Karo serta mencari bibit-bibit penyanyi Karo berbakat ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Tanah Karo dan sekitarnya.
Ketua Panitia, Ringo Bayang, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
“Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh donatur, dewan juri yang profesional, dan seluruh masyarakat yang sudah ikut mensukseskan acara ini. Tanpa dukungan kalian semua, acara ini tidak akan berjalan lancar. Kami bangga melihat antusias anak-anak muda kita yang masih mencintai lagu-lagu Karo,” ujar Ringo Bayang.
Festival ini dinilai langsung oleh dewan juri yang profesional dan berpengalaman di bidang seni musik Karo, yaitu:
1. Ersada Sembiring Brahmana
2. Seri Malem Br Bangun
3. Marhen (Bp. Mira Ginting Suka)
Setelah melalui proses penilaian yang ketat, objektif, dan profesional, dewan juri akhirnya memutuskan para juara sebagai berikut:
DAFTAR JUARA FESTIVAL LAGU KARO DESA SARINEMBAH 2026 :
JUARA I : EYDEL PELAWI
JUARA II : SYALOOM PUTRI HERO DION BR GINTING
JUARA III : ELTA VILLA DELFIA BR TARIGAN
JUARA FAVORIT : RIRI SEPTEAMA BR SURBAKTI
Para juara mendapatkan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan dari panitia. Dan sebagai bentuk apresiasi khusus, bagi Juara I hingga Juara III akan direkamkan lagunya langsung oleh panitia untuk mendorong karir mereka di dunia musik Karo.
Salah satu dewan juri, Ersada Sembiring Brahmana, mengatakan kualitas peserta tahun ini sangat luar biasa dan persaingan sangat ketat.
“Selamat untuk para juara. Kriterianya bukan hanya suara saja, tapi juga penghayatan lagu, penampilan, dan pelafalan bahasa Karo yang benar. Semoga mereka bisa terus berkarya dan membawa lagu-lagu Karo ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Acara ditutup dengan foto bersama dan nyanyi bersama antara panitia, dewan juri, peserta, dan masyarakat. Masyarakat berharap festival seperti ini bisa menjadi agenda rutin tahunan untuk terus melestarikan budaya Karo.
Penyerahan piala dan hadiah diserahkan secara simbolis di atas panggung dengan penuh sukacita.(Lia Hambali)
Sumber : Ringo Bayang


































