Merasa Diganti Tanpa Penjelasan, Rahmat Suhendro Minta DPP IWO Indonesia Evaluasi Kinerja DPW Aceh

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:49 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur — Agaranews.net  Polemik kepengurusan Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) di Kabupaten Aceh Timur kembali mencuat. Ketua DPD IWO Indonesia Aceh Timur, Rahmat Suhendro, menyatakan keberatan atas pergantian dirinya yang dinilai tidak melalui proses yang transparan.

Rahmat mengaku hingga saat ini tidak pernah menerima penjelasan resmi terkait alasan pencopotannya dari jabatan ketua. Ia menilai pergantian tersebut terkesan sepihak dan menimbulkan tanda tanya besar di internal organisasi.

“Saya tidak pernah diberikan penjelasan apa kesalahan saya. Tiba-tiba diganti, tentu ini menimbulkan pertanyaan. Organisasi seharusnya menjunjung transparansi dan mekanisme yang jelas,” ujar Rahmat dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Rahmat juga menanggapi pernyataan Ketua DPW IWOI Aceh, Dimas KHS AMF, yang menegaskan bahwa kepengurusan DPD Aceh Timur saat ini dipimpin oleh Ismail berdasarkan Surat Keputusan terbaru.

Menurut Rahmat, dirinya sebelumnya ditetapkan sebagai ketua melalui struktur kepengurusan yang sah dan telah berjalan. Oleh karena itu, ia meminta adanya penjelasan terbuka terkait dasar perubahan tersebut.

“Saya menghormati organisasi, tapi pergantian harus jelas dasar dan mekanismenya. Jangan sampai ini menjadi kebiasaan yang merusak tatanan organisasi,” tegasnya.

Rahmat juga secara resmi meminta kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IWO Indonesia untuk turun tangan mengevaluasi kinerja DPW IWOI Aceh, khususnya terkait dinamika pergantian kepengurusan di daerah.

Ia berharap DPP dapat memberikan kejelasan sekaligus memastikan bahwa roda organisasi berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).“Kami minta DPP mengevaluasi agar organisasi ini tetap berjalan profesional dan tidak menimbulkan polemik di daerah,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DPW IWOI Aceh belum memberikan tanggapan lanjutan atas pernyataan tersebut.

Berita Terkait

Wakil Bupati Aceh Timur Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Produksi Sumur Minyak Masyarakat
19 Pejabat Polres Aceh Timur Berganti, Kapolres Tekankan Sinergi Polisi dan Masyarakat
Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Masyarakat Gelar Karya Bhakti Perbaikan Jembatan
Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Warung kopi Di Desa Binaan
Babinsa Laksanakan Pendampingan Penyaluran Sembako Di Desa Binaan
Silaturahmi dan Koordinasi, Babinsa Posramil Tadu Raya Gelar Komsos Bersama Aparatur Desa Simpang Jaya
Babinsa posramil kuala pesisir Komsos Dengan aparatur desa
Babinsa Laksanakan Pendampingan Penggalian Sungai Pembangunan Jembatan Beton di Wilayah Binaan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Wakil Bupati Aceh Timur Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Produksi Sumur Minyak Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:57 WIB

19 Pejabat Polres Aceh Timur Berganti, Kapolres Tekankan Sinergi Polisi dan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Masyarakat Gelar Karya Bhakti Perbaikan Jembatan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Warung kopi Di Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Babinsa Laksanakan Pendampingan Penyaluran Sembako Di Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Babinsa posramil kuala pesisir Komsos Dengan aparatur desa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Babinsa Laksanakan Pendampingan Penggalian Sungai Pembangunan Jembatan Beton di Wilayah Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Babinsa Bersama Warga Masyarakat Cor Tiang Pylon Tepi Dekat Jembatan Gantung Perintis

Berita Terbaru