Kutacane,agaranews.net// Rasa syukur tak henti-hentinya terucap kepada Allah SWT yang masih memberikan nikmat kesehatan dan kesempatan untuk terus menebar kebaikan kepada sesama. Dengan semangat itu, Yahdi Hasan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), bersama istri dan didampingi M. Husni selaku Pendamping Sosial, melakukan silaturahmi kemanusiaan ke sejumlah desa di Kabupaten Aceh Tenggara.
Perjalanan yang dimulai dari Kutacane tersebut bukan sekadar kunjungan biasa. Di balik setiap langkah yang ditempuh, tersimpan misi kemanusiaan untuk menyapa, mendengar, dan berbagi dengan masyarakat yang tengah menghadapi ujian hidup.
Kunjungan pertama mengarah ke Desa Dikit, Kecamatan Bambel. Di desa ini, Yahdi Hasan bertemu dengan seorang ibu lanjut usia yang selama bertahun-tahun berjuang seorang diri menghidupi tiga anaknya yang merupakan penyandang disabilitas.
Rumah sederhana yang mereka tempati menjadi saksi bisu perjuangan seorang ibu yang tak pernah menyerah pada keadaan. Meski usia terus bertambah dan keterbatasan ekonomi menghimpit kehidupan sehari-hari, kasih sayang kepada anak-anaknya menjadi kekuatan yang membuatnya tetap bertahan.
Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut. Yahdi Hasan mendengarkan langsung kisah kehidupan keluarga itu, menyaksikan bagaimana ketabahan dan cinta seorang ibu mampu melampaui segala keterbatasan.
“Dalam kondisi seperti ini, kita belajar bahwa kekuatan terbesar lahir dari kesabaran dan kasih sayang. Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan dan kemudahan kepada ibu dan keluarga,” ujar Yahdi Hasan.
Perjalanan kemudian berlanjut menuju Desa Gumpang, Kecamatan Bukit Tusam. Di sana, Yahdi Hasan kembali menemui keluarga yang tengah merawat anak penyandang disabilitas. Meski menghadapi berbagai tantangan kehidupan, keluarga tersebut tetap menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.
Dalam kedua kunjungan tersebut, Yahdi Hasan menyerahkan bantuan yang merupakan amanah dari Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Aceh terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian, khususnya keluarga penyandang disabilitas dan warga yang hidup dalam kondisi ekonomi terbatas.
Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari keluarga penerima manfaat. Namun lebih dari itu, kehadiran pemerintah melalui bantuan tersebut menjadi pesan bahwa masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan tidak berjalan sendiri.
Yahdi Hasan menyampaikan bahwa perhatian yang diberikan oleh Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan sosial dapat menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan hingga ke pelosok daerah.
“Amanah dari Bapak Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat. Beliau menitipkan salam dan doa agar keluarga yang sedang diuji tetap diberikan kekuatan, kesabaran, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan,” kata Yahdi Hasan.
Menurutnya, silaturahmi seperti ini sangat penting karena memberikan kesempatan untuk melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan. Dari kunjungan tersebut, banyak pelajaran yang dapat dipetik tentang arti perjuangan hidup, ketabahan, dan semangat untuk terus bertahan dalam berbagai keterbatasan.
Menjelang senja, perjalanan kembali menuju Kutacane. Namun kisah-kisah yang ditemui sepanjang perjalanan meninggalkan jejak mendalam. Di balik rumah-rumah sederhana yang dikunjungi, tersimpan ketegaran luar biasa yang mengajarkan bahwa harapan tidak pernah boleh padam.
Yahdi Hasan berharap kepedulian terhadap sesama terus tumbuh di tengah masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama memberikan perhatian kepada keluarga penyandang disabilitas dan masyarakat yang membutuhkan dukungan.
“Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan. Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk saling membantu dan menguatkan. Mudah-mudahan setiap langkah kebaikan yang dilakukan hari ini menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” tutup Yahdi Hasan.
Perjalanan itu mungkin hanya berlangsung sehari. Namun nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya menjadi pengingat bahwa kepedulian, sekecil apa pun, mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang menjalani kehidupan. Ady
































