Menghormati Jasa, Melanjutkan Pengabdian: Wakapolri Pimpin Ziarah Nasional Menjelang Hari Bhayangkara ke-80

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:32 WIB

5075 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta, 24 Juni 2026, AgaraNews. Net // Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polri melaksanakan ziarah dan tabur bunga secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa, negarawan, serta para pendahulu Polri yang telah mewariskan nilai perjuangan, integritas, dan pengabdian kepada negeri.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. memimpin langsung Upacara Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama Mabes Polri dan diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, serta tabur bunga di pusara para pahlawan bangsa.Secara bersamaan, jajaran Polri juga melaksanakan ziarah di berbagai lokasi bersejarah dan tempat peristirahatan terakhir tokoh-tokoh bangsa serta para pendahulu Polri. Di TPU Tanah Kusir, dilaksanakan ziarah di makam Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo, Kapolri pertama yang meletakkan fondasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta makam Presiden ke-3 Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. H. B.J. Habibie, negarawan dan ilmuwan yang menginspirasi bangsa melalui dedikasi, inovasi, dan kecintaannya kepada Indonesia.

Sementara itu, di TPBU Giritama, Tonjong, Bogor, Irwasum Polri Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. memimpin ziarah dan tabur bunga di makam Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Hoegeng Iman Santoso, sosok yang dikenal sebagai simbol integritas, kejujuran, dan keteladanan moral dalam sejarah Polri.Penghormatan juga diberikan kepada para pendahulu Polri yang telah berjasa membangun dan membesarkan institusi Kepolisian Republik Indonesia, di antaranya Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Kunarto, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Dibyo Widodo, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, Jenderal Polisi (Purn.) R. Soetjipto Danoekoesoemo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Widodo Budidarmo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. M. Hasan, Jenderal Polisi (Purn.) Anton Soedjarwo, serta Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Mochammad Yasin, yang merupakan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia pertama pasca proklamasi dan tokoh penting dalam mempertahankan eksistensi Kepolisian RI pada masa awal kemerdekaan.

Selain ziarah di daratan, Polri juga melaksanakan ziarah laut dan pelarungan karangan bunga di perairan Teluk Jakarta yang dipimpin oleh Kabaharkam Polri. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang bahari yang gugur dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia. Pelarungan bunga menjadi simbol doa dan penghormatan kepada mereka yang jasanya tetap hidup dalam sejarah meskipun sebagian tidak diketahui tempat peristirahatan terakhirnya.

Wakapolri mengatakan bahwa rangkaian ziarah dan tabur bunga yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia merupakan momentum untuk memperkuat jati diri, karakter, dan nilai-nilai pengabdian yang menjadi fondasi Polri.“Ketika kita berdiri di tempat peristirahatan terakhir para pahlawan bangsa, negarawan, dan para pendahulu Polri, sesungguhnya kita sedang belajar tentang arti pengorbanan, integritas, dan pengabdian yang tulus kepada negara. Dari Jenderal Polisi Raden Said Soekanto kita belajar tentang kepeloporan dan pengabdian dalam membangun Kepolisian Republik Indonesia, dari B.J. Habibie kita belajar tentang visi dan karya untuk Indonesia, dari Jenderal Hoegeng kita belajar keteladanan moral, dan dari para pendahulu Polri lainnya kita mewarisi semangat pengabdian yang menjadi fondasi institusi ini hingga hari ini,” ujar Wakapolri.

Menurutnya, ziarah dan tabur bunga bukan sekadar tradisi seremonial menjelang Hari Bhayangkara, melainkan sarana untuk merawat memori kolektif bangsa bahwa kemerdekaan, keamanan, dan keutuhan negara dibangun melalui perjuangan, pengorbanan, serta dedikasi para pendahulu.

“Tabur bunga adalah simbol penghormatan, tetapi makna yang lebih dalam adalah melanjutkan nilai perjuangan mereka. Kita datang membawa doa, namun pulang membawa tanggung jawab untuk meneruskan pengabdian. Semangat para pahlawan dan pendahulu Polri harus hidup dalam integritas, profesionalisme, keberanian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Terkait pelarungan bunga di Teluk Jakarta, Wakapolri menegaskan bahwa laut yang luas menjadi simbol pengabdian tanpa batas dari para pejuang bangsa. Penghormatan yang diberikan di perairan merupakan pengingat bahwa jasa para pahlawan bahari akan terus dikenang dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Baik di daratan maupun di lautan, seluruh rangkaian ziarah hari ini mengajarkan satu hal yang sama, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri meneguhkan komitmen untuk meneruskan nilai perjuangan, menjaga kepercayaan masyarakat, dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada bangsa dan negara,” pungkas Wakapolri.

Melalui rangkaian ziarah nasional menjelang Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga amanah para pendahulu, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pengabdian yang semakin profesional, modern, dan humanis bagi Indonesia.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Dandim 0209/Labuhanbatu Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Soliditas TNI-Polri untuk Pengabdian kepada Masyarakat
Danramil 03/SB Tinjau Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih, Wujudkan Dukungan Nyata Program Pemerintah
Silaturahmi Hari Bhayangkara, Koramil 01/Aek Kanopan Teguhkan Soliditas TNI-Polri
Semarak Piala Dunia 2026, Koramil 06/Marbau Hadirkan Kebersamaan Bersama Warga Lewat Nobar
JAKSA MASUK DESA” JILID 2 : Kejari Karo Gandeng Aparatur Desa Ujung Sampun & Kubucolia, Bekali Ilmu Hukum & Administrasi Akuntabel Cegah Pelanggaran dari Hulu
ZERO TOLERANCE : Plh Kakanwil Ditjen PAS Sumut Bejo Turun ke Rutan Kabanjahe, Gariskan 3 Larangan Keras & 1 Perintah Wajib : Jauhi Narkoba-Judol, Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Pangan
Hari Bhayangkara Ke-80 : Bupati Karo Apresiasi Kinerja Polres Karo dan Serahkan Penghargaan Bagi Personel Berprestasi 
Sekdes Desa Sisobahili Ulugawo, Sebut Terkait Pelaksanaan DD Sepenuhnya Wewenang Kades

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:55 WIB

Dandim 0209/Labuhanbatu Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Soliditas TNI-Polri untuk Pengabdian kepada Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:47 WIB

Danramil 03/SB Tinjau Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih, Wujudkan Dukungan Nyata Program Pemerintah

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:44 WIB

Silaturahmi Hari Bhayangkara, Koramil 01/Aek Kanopan Teguhkan Soliditas TNI-Polri

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Semarak Piala Dunia 2026, Koramil 06/Marbau Hadirkan Kebersamaan Bersama Warga Lewat Nobar

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:34 WIB

JAKSA MASUK DESA” JILID 2 : Kejari Karo Gandeng Aparatur Desa Ujung Sampun & Kubucolia, Bekali Ilmu Hukum & Administrasi Akuntabel Cegah Pelanggaran dari Hulu

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:26 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80 : Bupati Karo Apresiasi Kinerja Polres Karo dan Serahkan Penghargaan Bagi Personel Berprestasi 

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:18 WIB

Sekdes Desa Sisobahili Ulugawo, Sebut Terkait Pelaksanaan DD Sepenuhnya Wewenang Kades

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:12 WIB

Danramil Koja Beri Kejutan HUT Bhayangkara ke-80 di Polsek Koja, Perkuat Soliditas TNI-Polri

Berita Terbaru