Kuasa Hukum Dodik Firmansyah & Sukardi Dampingi WK ke LPSK Tidak Ada Ruang Damai 

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:17 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Surabaya, AgaraNews. Net  // Kasus pencabulan anak tunanetra. tolak damai. kejar perlindungan dan restitusi’Langkah hukum terus dikuatkan. Pada hari kamis, tim kuasa hukum _Dodik Firmansyah dan Sukardi bersama kliennya WK resmi mendatangi kantor LPSK – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban_ di Jl. Indrapura No.5, Perak Tim., Kec. Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur 60164

Kedatangan di LPSK ini dilakukan untuk korban yang sangat rentan. WK adalah orang tua dari SALABILITA, anak di bawah umur penyandang tunanetra yang menjadi korban pencabulan.Mirisnya, pelaku adalah anak dari pemilik yayasan yatim piatu baitul yatim- tempat yang seharusnya menjadi rumah aman bagi anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan perkara biasa. Korbannya anak di bawah umur, penyandang disabilitas tunanetra. Posisinya sangat lemah. Pelakunya justru dari lingkungan yayasan yatim piatu. Negara wajib hadir dan melindungi,” ujar _Dodik Firmansyah_ usai menyerahkan berkas permohonan di LPSK.

Sikap tegas tolak damai, kawal sampai putusan pengadilan’.Tim kuasa hukum Dodik Firmansyah dan Sukardi menegaskan tidak akan ada kompromi dalam kasus ini.

Tidak ada ruang untuk perdamaian. proses hukum terus berlanjut sampai proses persidangan dan kita kawal terus sampai putusan pengadilan. kami tidak akan mundur selangkah pun. keadilan untuk stabilitas dan anak-anak disabilitas lainnya harus ditegakkan seterang-terangnya,” tegas Sukardi

Kejar hak restitusi dan perlindungan khusus*

Selain perlindungan fisik dan psikis, tim kuasa hukum juga mengajukan _hak restitusi untuk korban.

“kami menuntut LPSK memberikan perlindungan khusus bagi korban anak dan penyandang disabilitas. kami juga secara tegas mengajukan hak restitusi. ini bentuk tanggung jawab negara memulihkan korban. anak tunanetra tidak boleh dua kali menjadi korban. pertama karena kejahatan bejat, kedua karena negara abai,” lanjut Dodik Firmansyah

Dodik dan Sukardi menambahkan, kasus ini harus menjadi perhatian serius karena melibatkan lembaga sosial yang mengurus anak yatim.

Pihak LPSK menerima berkas permohonan dan menyatakan akan memproses sesuai UU No. 31 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban

Dengan adanya pendampingan negara, diharapkan SALABILITA dapat menjalani proses hukum dengan aman, tanpa tekanan, dan hak-haknya sebagai korban anak dan penyandang disabilitas terpenuhi sepenuhnya.

Kasus ini menjadi tamparan. Bahwa tempat yang seharusnya melindungi justru menjadi tempat terjadinya kejahatan. Hukum harus hadir tanpa pandang bulu,stop kekerasan anak disabilitas,keadilan tidak ada ruang untuk perdamaian untuk pelaku cabul anak yayasan baitul yatim (RedLIMBAD86)

Berita Terkait

Ke Tanjung Morawa, Bupati Hadiri Gebyar Akbar Desa Buntu Bedimbar dan Tinjau RTLH
Pengurus DPC BMI Demokrat Se-DKI Jakarta Resmi Dilantik, Siap Bawa Perubahan Positif dari Ibu Kota
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Manunggal Air, 512 Warga Rasakan Manfaatnya
Deteksi Dini, Babinsa 03/Parongil Pantau Ibadah Minggu di Gereja HKBP
Datang Sebelum Ibadah Dimulai, Babinsa 04/Tigalingga Bangun Komunikasi dengan Jemaat GBKP
Pengamanan Rutin Ibadah Minggu, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Hadir di Tengah Jemaat GKPPD
Patroli Karhutla, Babinsa 07/Salak Pastikan Tak Ada Titik Api di Perkebunan Warga
Polsek Metro Penjaringan Gelar KRYD, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Ke Tanjung Morawa, Bupati Hadiri Gebyar Akbar Desa Buntu Bedimbar dan Tinjau RTLH

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Kuasa Hukum Dodik Firmansyah & Sukardi Dampingi WK ke LPSK Tidak Ada Ruang Damai 

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Pengurus DPC BMI Demokrat Se-DKI Jakarta Resmi Dilantik, Siap Bawa Perubahan Positif dari Ibu Kota

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Manunggal Air, 512 Warga Rasakan Manfaatnya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Deteksi Dini, Babinsa 03/Parongil Pantau Ibadah Minggu di Gereja HKBP

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Pengamanan Rutin Ibadah Minggu, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Hadir di Tengah Jemaat GKPPD

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Patroli Karhutla, Babinsa 07/Salak Pastikan Tak Ada Titik Api di Perkebunan Warga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Polsek Metro Penjaringan Gelar KRYD, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Berita Terbaru