BANDUNG, AGARANEWS – Dinas Bina Marga Dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat serta dibantu TNI-POLRI kembali menertibkan sejumlah bangunan semi permanen yang berdiri di atas trotoar di jalan, Pasir Koja kota Bandung Rabu 17 Juni 2026.
Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang jalan sesuai peruntukannya sekaligus mendukung penataan kawasan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Sebanyak 174 bangunan liar yang berdiri di sepanjang Jalan Terusan Pasirkoja, Kota Bandung, ditertibkan dalam operasi gabungan tersebut.
Operasi gabungan tersebut menyasar bangunan-bangunan yang berdiri di sisi kiri Jalan Terusan Pasirkoja, tepatnya di sekitar akses keluar Gerbang Tol Pasirkoja.
Sebelum penertiban dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan yang dipimpin Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bandung, Kolonel Laut Irfan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Bambang Sukardi, mengatakan sebanyak 174 bangunan liar menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut.Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.
“Penertiban bangunan liar di kawasan Terusan Pasirkoja dilaksanakan selama tiga hari dengan sasaran sekitar 174 bangunan,” kata Bambang.
Sebanyak 250 personel diterjunkan dalam operasi ini. Mereka berasal dari Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Satpol PP Kota Bandung, TNI, Polri, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, serta unsur kewilayahan lainnya.
Untuk mempercepat proses pembongkaran, petugas juga mengerahkan dua unit alat berat jenis ekskavator.
Pada hari pertama pelaksanaan, sekitar 70 bangunan liar berhasil dibongkar. Proses penertiban berlangsung secara bertahap dengan pengamanan dari aparat gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut.
Bambang menjelaskan, penertiban dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi Rumija yang selama ini digunakan tidak sesuai peruntukan. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari penataan kawasan di sekitar akses tol agar lebih tertib dan mendukung kelancaran lalu lintas.
Menurut dia, pelaksanaan penertiban pada hari pertama berlangsung aman dan kondusif berkat koordinasi yang baik antara seluruh instansi yang terlibat.
“Seluruh unsur bekerja sama dengan baik sehingga proses pembongkaran dapat berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Operasi gabungan akan terus dilanjutkan hingga seluruh bangunan yang masuk dalam daftar sasaran selesai ditertibkan.
Setelah penertiban rampung, kawasan Terusan Pasirkoja diharapkan kembali berfungsi optimal sebagai ruang milik jalan serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.(REDAKSI)
































