Jembatan Baru di Tanah Rawa: Cara Satgas TMMD 128 Mengunci Target Akhir

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:22 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Langkat, AgaraNews. Net // Sebuah jembatan beton berkelir putih bersih kini membentang kokoh di atas kanal berair payau Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di bawah langit pesisir yang dipayungi awan berarak, infrastruktur vital itu berdiri tegak, memutus riwayat isolasi geografis dusun yang bertahun-tahun tercekik kendala transportasi.

Proyek fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat ini resmi dinyatakan rampung dan kini memasuki fase finishing.

Namun, konstruksi beton yang masif itu tidak lahir begitu saja dari kalkulasi angka di atas kertas.

Ratusan meter sebelum jembatan itu selesai dicor, “fondasi” sesungguhnya justru dirajut di bawah atap seng gelombang sebuah warung kelontong sederhana milik warga dusun.

Di sana, di atas meja kayu loak yang permukaannya mulai legam oleh usia, sekat antara baju dinas loreng TNI dan pakaian sipil luruh tanpa sisa.

Tiga prajurit berpangkat bintara dan tamtama duduk berhimpitan di bangku kayu bersama para tetua dusun.

Tidak ada laras panjang yang disandang, tidak ada gestur kaku aparat. Diskusi mengalir cair di tengah kepulan asap rokok dan cangkir kopi, membahas setiap detail pengerjaan, pelibatan tenaga lokal, hingga pemastian batas tanah agar tidak menimbulkan sengketa di kemudian hari.

Pilihan memindahkan ruang komando ke kedai kelontong pinggir jalan ini adalah sebuah strategi sosiologis yang matang.

Sejarah pembangunan di tingkat akar rumput mencatat drama yang sama: proyek fisik yang turun secara konstruktif dari atas (top-down) sering kali berakhir menjadi monumen mati yang asing bagi warga karena minimnya keterlibatan emosional masyarakat setempat.

Sadar akan jebakan tersebut, Satgas TMMD memilih jalan dialektika. Di meja warung itu pula, kekhawatiran warga soal dampak alat berat terhadap lingkungan sekitar diredam sejak dini lewat penjelasan yang jujur dan persuasif dari para prajurit muda.

Pembangunan jembatan dan akses jalan ini adalah kebutuhan mendesak masyarakat Pasar Rawa.

Melalui komunikasi sosial yang rutin di warung-warung warga, kami memastikan tidak ada sumbatan informasi.

“Ketika warga merasa memiliki proyek ini, mereka dengan sukarela ikut menyumbang tenaga,” ujar Pasiter Kodim 0203/Langkat, Kapten Inf Supriadi, mengonfirmasi metode pasukannya di lapangan pada Minggu (17/5/2026).

Berdasarkan pantauan visual di lokasi sasar fisik, jembatan baru ini memiliki struktur pembatas yang kokoh dengan sayap jembatan penahan tanah di kedua ujungnya.

Fondasi bawahnya telah diperkuat guna mengantisipasi kontur tanah rawa pesisir Gebang yang dikenal labil dan rawan amblas.

Kini, setelah berminggu-minggu berteman deru mesin gilas dan cangkul gotong royong, akses penghubung tersebut tinggal menyisakan perapian kecil di bahu jalan pendekat (oprit) yang masih berupa kerikil padat.

Dansatgas TMMD 128, Letkol Inf Medwin Sangkakala, menegaskan bahwa aliran air tawar di bawah jembatan baru itu kini menjadi saksi kemanunggalan yang riil.

Pembangunan tidak lagi terasa seperti titah kaku dari menara gading kekuasaan, melainkan sebuah kerja kolektif yang intim.

Ketika sore mulai beranjak di Desa Pasar Rawa, jembatan beton yang berdiri anggun di antara rimbun pohon kelapa sawit dan pisang itu siap diserahkan.

Ia bukan sekadar penghubung daratan yang terpisah oleh kanal, melainkan simbol bahwa semen, pasir, dan batu telah menemukan perekat terbaiknya: yaitu kepercayaan dan gotong royong antara tentara dan rakyatnya.(Lia Hambali)

Berita Terkait

BABINSA GOTONG ROYONG MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN PANTAI BERSAMA WARGA
Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Tentang Bahaya Karhutla Di Desa Binaan
Babinsa komsos dengan warga binaan
Babinsa Bersama Warga Angkat Mesin Molen Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis
Babinsa Bersama Warga Turunkan Gorong Gorong Pondasi Bangun Jembatan Beton
Personil Kodim 0108/Agara dan Warga Masyarakat Bahu-Membahu Lembur Bangun Jembatan
Babinsa Bersama Warga Turunkan Material Semen dan Papan Mal Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis
Babinsa Rutin Cek Harga Sembako Di Kios Dan Pasar

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:07 WIB

BABINSA GOTONG ROYONG MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN PANTAI BERSAMA WARGA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Tentang Bahaya Karhutla Di Desa Binaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Babinsa komsos dengan warga binaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Babinsa Bersama Warga Angkat Mesin Molen Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:26 WIB

Babinsa Bersama Warga Turunkan Gorong Gorong Pondasi Bangun Jembatan Beton

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Babinsa Bersama Warga Turunkan Material Semen dan Papan Mal Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Babinsa Rutin Cek Harga Sembako Di Kios Dan Pasar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Wakil Bupati Aceh Timur Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Produksi Sumur Minyak Masyarakat

Berita Terbaru

ACEH

Babinsa komsos dengan warga binaan

Minggu, 4 Okt 2026 - 07:24 WIB