Dulu Anak-anak Takut Menyeberang, Kini Warga Menangis Haru Saat Jembatan Aramco Program Presiden Prabowo Resmi Digunakan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:15 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Dairi, AgaraNews. Net // Suasana haru menyelimuti Desa Sileu Leuh Parsaoran, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, saat Jembatan Aramco yang dibangun melalui program Presiden RI Prabowo Subianto resmi diserahkan kepada masyarakat, Rabu (10/6/2026). Jembatan yang menghubungkan Dusun I dan Dusun IV itu menjadi simbol harapan baru bagi warga yang selama bertahun-tahun menghadapi kesulitan akses akibat kondisi jembatan lama yang sudah tidak layak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan jembatan dilakukan oleh Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, S.E., M.I.P., melalui Danramil 01/Sumbul Kapten Inf M.D. Lumbantoruan. Kehadiran jembatan baru tersebut disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat karena kini mereka dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.Jembatan Aramco yang telah selesai dibangun memiliki panjang 10 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman sekitar 3 meter. Jembatan tersebut membentang di atas aliran Sungai Lae Sigilang dan menjadi akses utama yang menghubungkan dua dusun di desa tersebut. Pembangunan telah mencapai progres 100 persen dengan melibatkan 10 personel TNI dan lima warga masyarakat melalui semangat gotong royong.

Momen paling mengharukan terjadi saat salah seorang warga, Natar Manik, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan jajaran TNI. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengenang kondisi jembatan lama yang terbuat dari kayu dan sudah oleng sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi para orang tua.“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan prajurit petarung Kodim 0206/Dairi. Dulu anak-anak kami susah pergi ke sekolah karena jembatan yang ada masih terbuat dari kayu dan sudah oleng. Kami selalu khawatir saat mereka melintas. Sekarang jembatan kami sudah cantik, kokoh, bahkan dicat merah putih. Kami sangat bersyukur,” ujarnya sambil menahan haru.

Ungkapan syukur juga disampaikan tokoh masyarakat, Toga Sihotang. Menurutnya, keberadaan jembatan baru akan sangat membantu aktivitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

“Dulu kami membawa hasil bumi seperti kopi dan sayur-mayur harus menempuh perjalanan yang lebih lama karena akses yang rusak. Kini dengan jembatan yang sudah bagus, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan cepat,” katanya.Sementara itu, Kepala Desa Sileu Leuh Parsaoran, Agustina Silaban, mengapresiasi perhatian pemerintah dan TNI terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Ia menilai keberadaan Jembatan Aramco akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Pemerintah, khususnya Bapak Presiden Prabowo Subianto, atas program Jembatan Aramco ini. Harapan kami ke depan, jalan-jalan desa juga dapat diperbaiki karena masih banyak yang berlubang dan perlu diperkeras, diaspal maupun dihotmix agar hasil bumi masyarakat semakin lancar sampai ke kota,” ungkapnya.

Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, S.E., M.I.P., melalui Danramil 01/Sumbul Kapten Inf M.D. Lumbantoruan mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Aramco merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan infrastruktur pedesaan.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya mempermudah akses transportasi warga, tetapi juga mendukung sektor pendidikan, ekonomi, dan pelayanan sosial di desa.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian negara kepada masyarakat. TNI akan terus hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah. Kami berharap jembatan ini dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Kini, jembatan bercat merah putih yang berdiri kokoh di atas Sungai Lae Sigilang itu bukan hanya menjadi penghubung antara Dusun I dan Dusun IV. Lebih dari itu, jembatan tersebut menjadi penghubung harapan masyarakat menuju masa depan yang lebih baik, sekaligus bukti nyata hadirnya negara hingga ke pelosok Kabupaten Dairi.           (Lia Hambali)

(Prajurit Pena)

Berita Terkait

Wapimpred Nasionaldetik. Com Ucapkan Selamat Atas Suksesnya Kerja Tahun Desa Keriahen
Aktivis Desak Bupati Madina Copot Pj. Sekda Afrizal, Dinilai “Planga-Plongo” dan Jadi Batu Sandungan Daerah
Lagi, AMP2K Gelar Demo Jilid III di Mabes Polri, Desak Kapolri Copot Kapolres Madina. 
Mengetuk Pintu Adat Kedatuan Luwu, Ikhtiar Petani Laoli Cari Keadilan atas Konflik Agraria
Dandim Boyolali Tegaskan TNI Siap Bergerak Cepat Hadapi Karhutla
Cegah DBD, Babinsa Gemolong Bersama Nakes Gencarkan PSN
Kobaran Api Hanguskan Lahan di Gunung Gandul, Regu Pemadam Kodim 0728/Wonogiri Bergerak Cepat
Polres Kuansing Juara 1 Inovasi Ketahanan Pangan, Raih Apresiasi di Awarding Day Kreasi Polri

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:43 WIB

Wapimpred Nasionaldetik. Com Ucapkan Selamat Atas Suksesnya Kerja Tahun Desa Keriahen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Aktivis Desak Bupati Madina Copot Pj. Sekda Afrizal, Dinilai “Planga-Plongo” dan Jadi Batu Sandungan Daerah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Lagi, AMP2K Gelar Demo Jilid III di Mabes Polri, Desak Kapolri Copot Kapolres Madina. 

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:50 WIB

Mengetuk Pintu Adat Kedatuan Luwu, Ikhtiar Petani Laoli Cari Keadilan atas Konflik Agraria

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Dandim Boyolali Tegaskan TNI Siap Bergerak Cepat Hadapi Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Kobaran Api Hanguskan Lahan di Gunung Gandul, Regu Pemadam Kodim 0728/Wonogiri Bergerak Cepat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Polres Kuansing Juara 1 Inovasi Ketahanan Pangan, Raih Apresiasi di Awarding Day Kreasi Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WIB

Jumat Peduli, Polsek Metro Penjaringan Bagikan Makanan Gratis untuk Warga

Berita Terbaru