JAKARTA –agaranews.net// Semangat baru mewarnai langkah Dewan Pimpinan Pusat Sekber Wartawan Indonesia (DPP SWI) memasuki periode kepengurusan 2026–2031. Melalui Rapat Pleno yang digelar di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (7/6/2026), organisasi ini resmi merampungkan susunan pengurus baru sekaligus menetapkan Dewan Etik dan sejumlah lembaga fungsional sebagai fondasi penguatan organisasi lima tahun mendatang.
Suasana rapat berlangsung hangat namun penuh keseriusan. Para pengurus membahas arah organisasi ke depan, mulai dari penguatan kompetensi jurnalistik hingga upaya meningkatkan kesejahteraan anggota melalui program-program ekonomi yang berkelanjutan.
Ketua Umum DPP SWI terpilih, H. Iskandar, S.Sos., menegaskan bahwa kepengurusan baru membawa visi besar untuk menjadikan SWI tidak hanya kuat sebagai organisasi profesi, tetapi juga mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi para anggotanya.
“SWI ke depan harus kuat secara profesi jurnalistik, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Dengan begitu kesejahteraan anggota bisa benar-benar dirasakan, baik di tingkat pusat maupun daerah,” tegas Iskandar di hadapan peserta rapat.
Sebagai langkah konkret, SWI menyiapkan tiga badan otonom yang akan menjadi pilar utama organisasi. Pertama, Koperasi Sekber Wartawan Sejahtera (SWS) yang diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi anggota. Kedua, SWI Learning Center sebagai pusat pendidikan, pelatihan, dan peningkatan kompetensi jurnalistik. Ketiga, Yayasan Bantuan Hukum Matapena Keadilan yang akan berfokus pada advokasi, perlindungan hukum, serta edukasi keadilan bagi wartawan dan masyarakat.
Ketiga lembaga tersebut dirancang berkembang secara berjenjang hingga tingkat DPW dan DPD di seluruh Indonesia, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh anggota di daerah.
Tak hanya memperkuat kelembagaan, DPP SWI juga melakukan penataan organisasi dengan membentuk 10 bidang kerja strategis yang diisi oleh personel sesuai bidang keahlian masing-masing. Bidang-bidang tersebut meliputi Litbang dan Data, Media Massa, Budaya dan Pariwisata, Organisasi dan Kaderisasi, Pengelolaan CSR, Pemberdayaan Perempuan, Sosial Ekonomi, Hukum dan Advokasi, Humas dan Hubungan Antar Lembaga, serta Diklat dan Pengembangan Profesi.
Di jajaran pengurus inti, sejumlah figur yang selama ini menjadi motor organisasi kembali mendapat kepercayaan. Putra Gara tetap mendampingi sebagai Wakil Ketua Umum, Herry Budiman menjabat Sekretaris Jenderal, dan Anwar Nurdin dipercaya sebagai Bendahara Umum. Sementara itu, sejumlah wajah baru turut memperkuat struktur organisasi, di antaranya Liliyana sebagai Wakil Ketua Umum, Totok sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, serta Ersa Ernawati dan Alpin Alamsyah sebagai Wakil Bendahara Umum.
Untuk menjaga marwah dan integritas organisasi, DPP SWI juga menetapkan Eddie Karsito dan Isson Khaerul sebagai anggota Dewan Etik yang akan mengawal penerapan kode etik serta nilai-nilai profesionalisme di lingkungan SWI.
Rangkaian rapat pleno ditutup dengan suasana penuh kebersamaan melalui acara syukuran. Ketua Umum terpilih Iskandar memotong tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan harapan baru. Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Herry Budiman dan Anwar Nurdin yang mewakili para pendiri SWI, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam membangun organisasi.
Momen foto bersama seluruh peserta rapat menjadi penutup kegiatan sekaligus simbol optimisme kepengurusan baru. Dengan semangat kolaborasi dan program yang lebih terarah, DPP SWI menargetkan terwujudnya organisasi wartawan yang profesional, mandiri secara ekonomi, dan semakin berkontribusi bagi kemajuan pers Indonesia. Ady
































