Kutacane – agaranews.net// Kepedulian terhadap masyarakat korban banjir di Kabupaten Aceh Tenggara terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk dari relawan kemanusiaan asal Malaysia yang sebelumnya pernah turun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Ketambe.
Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, sejumlah dokter dan relawan asal Malaysia kembali menunjukkan rasa empati dan solidaritas kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan hewan kurban berupa 1 ekor lembu dan 1 ekor kambing untuk masyarakat korban banjir di Desa Ketambe, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.
Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang beberapa waktu lalu mengalami musibah banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Ketambe. Musibah tersebut tidak hanya merusak rumah warga dan fasilitas umum, namun juga berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Para dokter asal Malaysia itu sebelumnya diketahui pernah datang langsung ke Aceh Tenggara dalam misi sosial kemanusiaan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat korban banjir. Kehadiran mereka kala itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat karena dinilai sangat membantu warga yang membutuhkan pelayanan medis pasca bencana.
Kini, melalui momentum Iduladha, para relawan kemanusiaan tersebut kembali berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui penyaluran hewan kurban. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang terdampak musibah.
Adapun para donatur hewan kurban berupa 1 ekor lembu tersebut yakni:
Mohamed Ibrahim Bin A. Wahid
Sameem Binti Abdul Karem
Rahmat Begum Binti Ses Mhd Mohiden
Mohamed Adam Bin Mohamed Ibrahim
Gavin Me Phuomey aca Nadeem Bin Abdullah
Aisha Firzana Binti Mohamed Ibrahim
Alia Firzana Binti Mohamed Ibrahim
Sementara bantuan 1 ekor kambing berasal dari:
Al Amin Syahputra Pelis Bin H. Sabarudin Pelis.
Masyarakat Desa Ketambe menyambut penuh rasa syukur atas bantuan tersebut. Warga menilai perhatian yang diberikan para dokter dan relawan asal Malaysia bukan hanya sebatas bantuan sosial biasa, melainkan bentuk nyata persaudaraan kemanusiaan yang melintasi batas negara.
Salah seorang tokoh masyarakat Ketambe mengatakan bahwa masyarakat sangat terharu atas kepedulian yang terus diberikan kepada warga korban banjir di daerah tersebut. Menurutnya, sejak awal musibah banjir melanda, para relawan kemanusiaan dari Malaysia bersama PMI telah hadir membantu masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan hingga kini berbagi hewan kurban pada momentum Iduladha.
“Ini bukan sekadar bantuan hewan kurban, tetapi bentuk perhatian dan kasih sayang kepada masyarakat kami. Kami sangat berterima kasih kepada para dokter dan relawan dari Malaysia yang terus mengingat masyarakat Ketambe,” ujarnya.

Ia juga berharap hubungan silaturahmi dan kerja sama kemanusiaan antara masyarakat Aceh Tenggara dengan relawan Malaysia dapat terus terjalin dengan baik di masa mendatang.
Momentum Hari Raya Iduladha sendiri menjadi pengingat penting tentang makna keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Di tengah kondisi masyarakat yang masih berupaya bangkit dari dampak banjir, bantuan hewan kurban tersebut membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga.
Selain untuk membantu kebutuhan masyarakat, penyaluran hewan kurban itu juga menjadi simbol kuat bahwa nilai-nilai kemanusiaan mampu menyatukan banyak pihak tanpa memandang perbedaan bangsa dan negara.
Pemerintah desa dan masyarakat setempat turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur dan relawan kemanusiaan asal Malaysia atas perhatian serta kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Aceh Tenggara, khususnya warga Desa Ketambe yang terdampak musibah banjir.
Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas kemanusiaan, masyarakat berharap kondisi daerah terdampak banjir dapat segera pulih serta kehidupan warga kembali berjalan normal seperti sediakala. Ady
































