Dihadapan Prabowo, Kiai Hasan Gontor Sampaikan Pesan : Jangan Sibuk Cari Ijazah, Nama, Uang hingga Jabatan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 21:12 WIB

5077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Ponorogo, AgaraNews. Net — Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), KH Hasan Abdullah Sahal, menyampaikan pesan penuh makna saat memberikan sambutan di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kiai Hasan menegaskan bahwa Gontor tetap memilih jalur pendidikan sebagai jalan pengabdian untuk membangun bangsa dan peradaban.“Kami tetap memilih pendidikan, Bapak Presiden. Saya tak ngomong, agak nggak enak ya Pak, sorry ye,” ujar Kiai Hasan yang kemudian disambut suasana hangat para hadirin.

Kiai Hasan kemudian mengaitkan perjalanan Gontor dengan pentingnya belajar dari sejarah. Ia mengingatkan bahwa sejarah tidak cukup hanya untuk dikenang, tetapi harus menjadi pijakan untuk membangun sejarah baru.

“Gontor tidak puas. Cerdaslah menyikapi sejarah karena kita akan membangun sejarah. Tidak menyerah pada sejarah,” tuturnya. Guyonan “Cari Muka” di Hadapan Presiden

Salah satu bagian yang menarik perhatian dalam pidato Kiai Hasan adalah ketika ia melontarkan guyonan mengenai fenomena “cari muka”.

Kiai Hasan bercerita mengenai penantiannya terhadap kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan satu abad Gontor. Ia mengatakan, apabila Prabowo tidak hadir, dirinya akan merasa malu.

“Andai kata Pak Prabowo hari ini enggak datang, muka saya mau saya taruh di mana? Akhirnya saya harus cari muka,” kata Kiai Hasan.

Ia kemudian melanjutkan dengan rangkaian kalimat yang mengundang tawa sekaligus tepuk tangan hadirin.

“Sekarang banyak orang yang cari muka. Orang tak punya ijazah, cari ijazah. Orang tak punya nama, cari nama. Orang tak punya uang, cari uang. Orang tak punya jabatan, cari jabatan. Orang tak punya muka, cari muka.” Pernyataan tersebut disampaikan dalam suasana guyonan, namun membawa pesan moral mengenai kecenderungan sebagian orang mengejar pengakuan, status, materi maupun jabatan.

Kiai Hasan tidak menyebut nama atau secara spesifik menunjukkan rangkaian sindiran tersebut kepada Presiden Prabowo maupun pejabat tertentu. Sejumlah laporan media juga menempatkan pernyataan itu sebagai guyonan dan pesan moral dalam sambutan Kiai Hasan.

Gontor Tetap Memilih Pendidikan

Di hadapan Presiden Prabowo, Kiai Hasan kemudian kembali menegaskan pilihan Gontor untuk tetap berada di jalur pendidikan.

Menurutnya, Gontor ingin berkontribusi bagi Indonesia dengan mendidik generasi muda dan membangun peradaban melalui pendidikan, bukan dengan mengejar kepentingan politik praktis.

Pesan tersebut sejalan dengan momentum satu abad Gontor yang tidak hanya menjadi perayaan perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi titik awal memasuki abad kedua pengabdian Gontor bagi agama, masyarakat, bangsa dan dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Hasan juga menyerahkan buku “Gontor untuk Indonesia” dan Mushaf Gontor kepada Presiden Prabowo.

Kehadiran Prabowo dalam peringatan 100 Tahun Gontor sendiri disambut ribuan santri yang membawa bendera Merah Putih. Presiden juga meresmikan sejumlah legasi pendidikan, termasuk Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor.

Pesan Kiai Hasan di hadapan Presiden Prabowo akhirnya menjadi salah satu momen yang banyak diperbincangkan dari rangkaian peringatan 100 Tahun Gontor: sebuah guyonan tentang “cari muka” yang sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga orientasi hidup agar tidak semata-mata mengejar ijazah, nama, uang maupun jabatan.

Dari Gontor untuk Indonesia, pesan itu sederhana: jangan hanya mengejar apa yang terlihat, tetapi bangun nilai, ilmu, dan peradaban.(Redho/Lia Hambali)

Berita Terkait

Perdana OPEN Turnamen Badminton CUP I Piala Ibu Bupati Aceh Timur Meriah dan Sukses
BABINSA GOTONG ROYONG MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN PANTAI BERSAMA WARGA
Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Tentang Bahaya Karhutla Di Desa Binaan
Babinsa komsos dengan warga binaan
Babinsa Bersama Warga Angkat Mesin Molen Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis
Babinsa Bersama Warga Turunkan Gorong Gorong Pondasi Bangun Jembatan Beton
Personil Kodim 0108/Agara dan Warga Masyarakat Bahu-Membahu Lembur Bangun Jembatan
Babinsa Bersama Warga Turunkan Material Semen dan Papan Mal Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Perdana OPEN Turnamen Badminton CUP I Piala Ibu Bupati Aceh Timur Meriah dan Sukses

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:07 WIB

BABINSA GOTONG ROYONG MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN PANTAI BERSAMA WARGA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Tentang Bahaya Karhutla Di Desa Binaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Babinsa komsos dengan warga binaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Babinsa Bersama Warga Angkat Mesin Molen Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Personil Kodim 0108/Agara dan Warga Masyarakat Bahu-Membahu Lembur Bangun Jembatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Babinsa Bersama Warga Turunkan Material Semen dan Papan Mal Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Babinsa Rutin Cek Harga Sembako Di Kios Dan Pasar

Berita Terbaru

ACEH

Babinsa komsos dengan warga binaan

Minggu, 4 Okt 2026 - 07:24 WIB