Diduga Gelapkan Uang Klien Rp1 Miliar, Oknum Pengacara Dilaporkan ke Polda Sumut

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:48 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Medan, AgaraNews. Net //.Diduga Gelapkan Uang Klien Rp1 Miliar, Oknum Pengacara Dilaporkan ke Polda Sumut

Distira Reza Andhika pelapor dugaan penipuan penggelapan oknum pengacara , Seorang pengacara berinisial DRS dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) atas dugaan penipuan dan penggelapan uang klien senilai Rp1 miliar. Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/1462/X/2024/SPKT/Polda Sumut tertanggal 17 Oktober 2024.

Pelapor dalam perkara ini adalah Distira Reza Andhika. Ia melaporkan DRS karena dana yang dititipkannya sejak 31 Juli 2023 hingga kini belum dikembalikan secara utuh.

Menurut keterangan Reza, penyerahan uang sebesar Rp 1 miliar dilakukan pada 31 Juli 2023 terkait pengurusan pengalihan saham antara keluarga Reza dengan pihak penerima pengalihan saham. Serah terima uang berlangsung di Kantor Lurah Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.

“Pada 31 Juli 2023 dilakukan penyerahan uang secara tunai di Kantor Lurah Tegal Rejo, Medan Perjuangan, oleh penerima pengalihan saham kepada saya dan keluarga. Karena saat itu malam hari dan saya menggunakan sepeda motor, saya tidak berani membawa uang tersebut. Kemudian uang itu saya titipkan kepada terlapor DRS dengan kesepakatan keesokan siangnya bertemu di bank untuk melakukan transfer. Namun hingga saya tunggu, terlapor DRS tidak datang,” kata Reza kepada wartawan di Medan, Minggu (14/12/2025).Seiring berjalannya waktu, Reza mengaku telah berulang kali meminta pertanggungjawaban atas dana tersebut.

Terlapor disebut sempat mengembalikan sebagian uang secara bertahap melalui transfer dengan total Rp450 juta. Transfer terakhir tercatat dilakukan pada 3 Maret 2024. Namun hingga kini, sisa dana sebesar Rp550 juta belum dikembalikan.

Karena tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, Reza akhirnya menempuh jalur hukum dengan membuat laporan resmi ke Polda Sumut pada 17 Oktober 2024.

Selain melapor ke polisi, Reza juga telah melayangkan somasi kepada DRS terkait dugaan penggelapan uang klien.

Menurut Reza, somasi tersebut dibalas secara tertulis oleh terlapor, yang dalam balasannya mengakui telah menerima titipan uang sebesar Rp1 miliar.

Namun, alih-alih mengembalikan sisa uang kliennya, DRS justru menggugat Reza ke Pengadilan Negeri Medan. Gugatan tersebut dinilai Reza tidak mencerminkan upaya penyelesaian kewajiban pengembalian dana.

Upaya persuasif dan kekeluargaan sudah saya tempuh cukup lama. Bahkan somasi juga sudah dilayangkan dan dibalas. Namun tidak ada penyelesaian. Karena itu, saya menempuh jalur hukum agar persoalan ini menjadi jelas secara hukum,” ujar Reza.

Berdasarkan perkembangan perkara, pihak kepolisian disebut telah menaikkan status kasus ini dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan pada Oktober 2025.

Hingga saat ini, DRS masih berstatus sebagai terlapor dan belum ada pengumuman resmi terkait penetapan tersangka.

“Saya berharap Bapak Kapolda Sumut menginstruksikan bawahannya agar segera menetapkan terlapor DRS sebagai tersangka dan menahannya. Agar tidak ada lagi korban-korban lainnya akibat ulah oknum pengacara ini,” tegas Reza.

Ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan, terlapor belum memberikan keterangan resmi terkait laporan dugaan penipuan dan penggelapan tersebut.

(Zopnath pakpahan)

Berita Terkait

Pikiran Ekonomi Politik Mazhab Tebet Firdaus Syamsu (Peneliti Ekopol Pancasila di Nusantara Centre)
Dandim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto Sampaikan Ucapan Selamat Dirgahayu Korps Infanteri TNI AD ke-81
Babinsa Bersama Warga Masyarakat Gotong Royong Cor Tiang Pylon Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala
Babinsa Terus Kawal Proses Pembangunan Jalan pra TMMD ke 130 kodim 0108/Agara
Jembatan Rusak Babinsa Kodim 0108/Agara Bantu Perbaiki Bangun Kembali Jembatan Beton
Ketika Kepentingan Politik dan Dalih Teknokratis Menggerus Logika Berpikir Publik
Bantu Panen Tanaman Kacang Panjang, Babinsa Dampingi dan Beri Suport Petani di Desa Binaan
‎Dampingi Petani Warga Desa Binaan Babinsa Bantu Pembersihan gulma Tanaman Terong

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Pikiran Ekonomi Politik Mazhab Tebet Firdaus Syamsu (Peneliti Ekopol Pancasila di Nusantara Centre)

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Dandim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto Sampaikan Ucapan Selamat Dirgahayu Korps Infanteri TNI AD ke-81

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Babinsa Bersama Warga Masyarakat Gotong Royong Cor Tiang Pylon Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Babinsa Terus Kawal Proses Pembangunan Jalan pra TMMD ke 130 kodim 0108/Agara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Jembatan Rusak Babinsa Kodim 0108/Agara Bantu Perbaiki Bangun Kembali Jembatan Beton

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Bantu Panen Tanaman Kacang Panjang, Babinsa Dampingi dan Beri Suport Petani di Desa Binaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:23 WIB

‎Dampingi Petani Warga Desa Binaan Babinsa Bantu Pembersihan gulma Tanaman Terong

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Ribuan Tamu Undangan Hadir Di Acara Maulid Nabi SAW di SMPN 1 Idi Rayeuk

Berita Terbaru