Anak Berprestasi Terancam Putus Kuliah, Ibu Janda Terpaksa Pinjol Demi UKT Setinggi Langit : Mohon Keadilan dan Dispensasi PNJ

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 14:29 WIB

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Agaranews.Net// Cerita miris datang dari keluarga aktivis anti-rasuah dan insan Pers. Seorang ibu tunggal janda terpaksa berutang ke pinjaman online dan dikejar penagih, hanya agar putrinya yang berprestasi bisa tetap menimba ilmu di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Kini harapan satu-satunya bertumpu pada kebijakan yang adil, serta audiensi kepada Presiden, Wakil Presiden, dan pimpinan perguruan tinggi.

Mahasiswa Berprestasi yang Terancam Berhenti. Akibat UKT setinggi langit.

Sthefanny Kezia Angelyn Djaja Ritonga adalah mahasiswa semester V Jurusan Teknik Komputer, Program Studi Sarjana Terapan Teknik Multimedia Digital PNJ. Catatan akademiknya sangat menonjol:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Semester I: IPK 3,77

– Semester II: IPK 3,65

– Semester III: IPK 3,55

Namun prestasi cemerlang ini terancam sia-sia di depan mata. Ia terancam putus sekolah karena tidak mampu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Sang ayah telah meninggal dunia sejak tahun 2006, sehingga ibunda, Marlyn Silitonga (40 tahun), harus berjuang sendirian membiayai kehidupan dan pendidikan anaknya.

Berjuang Bertahun-tahun, Selalu Ditolak

Selama empat semester terakhir, Marlyn berulang kali mengajukan permohonan penurunan hingga pembebasan UKT. Ia sudah melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan, foto kondisi tempat tinggal, serta bukti pembayaran token listrik yang rata-rata hanya di bawah Rp50.000 per bulan.Namun jawaban yang diterima selalu sama: permohonan ditolak. Menurut keterangan pihak wakil direktur, keluarga dinilai “mampu” secara ekonomi.

“Saya sudah putus asa. Usaha saya sudah tutup bertahun-tahun karena modal habis, sekarang hanya mengandalkan jualan makanan serabutan secara online. Saya terpaksa meminjam ke pinjol dan kini dikejar penagih, hanya agar anak saya tidak berhenti kuliah,” ujar Marlyn sambil terisak pilu, Minggu (5/7/2026).

Permohonan Keadilan kepada Pimpinan Bangsa dan Kampus

Atas keputusasaan ini, Marlyn yang juga tercatat sebagai aktivis anti-rasuah DPP GAKORPAN, anggota PPWI, LBH Pers, serta Relawan Prabowo-Gibran—memohon audiensi dan perhatian khusus kepada:

1. Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto

2. Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka

3. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Brian Yuliarto

4. Direktur Politeknik Negeri Jakarta Dr. Syamsurizal SE, MM

Didukung oleh Ketua DPP GAKORPAN Dr. Bernard Siagian, ia memohon dispensasi nihil atau pembebasan total UKT bagi putrinya. Selain itu, ia berharap anaknya bisa mendapatkan akses beasiswa, Program Indonesia Pintar (PIP), atau dukungan lain dari Kemendiktisaintek.

“Anak saya berpotensi bersaing hingga tingkat internasional, meraih gelar S1, S2 hingga S3, dan mengharumkan nama bangsa. Jangan biarkan ekonomi menjadi tembok penghalang bagi prestasi anak bangsa,” harapnya.

)Permohonan ini disampaikan dalam semangat kontrol sosial masyarakat sebagaimana diamanatkan UU Pers No.40 Tahun 1999, serta cita-cita Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Dan semoga bapak Presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran bisa memberikan Solusi agar generasi Bangsa tidak pupus di tengah jalan Study nya.     (” Tim/JS “

Berita Terkait

Babinsa Majenang Turun ke Sawah, Pastikan Padi IR 32 Terawat Optimal
Babinsa Koramil 22/Bulukerto Rutin Donor Darah, Wujud Kepedulian TNI kepada Sesama
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Kasdim Boyolali : Jiwa Prajurit Tak Pernah Pudar
Langkah Nyata Babinsa Dewantara Dampingi Petani Cek Hama Padi Demi Sukseskan Ketahanan Pangan
SPDP Telah Muncul di Kejati Bali, Fanmelia Sebagai Pemilik Rumah, Beri Apresiasi Penyidik Polda Bali
Bai’at 23 Kader Mujahid, PMII Banda Aceh Dorong Kader Hadirkan Perubahan Nyata
Mubes I Forum Kebangsaan Ormas Kalteng Resmi Dibuka, Yanto E. Saputra Terpilih Jadi Koordinator
Ariansyah Putra Resmi Nakhodai DPC PPMI MADANI Sergai, Dirangkai Seminar Hukum Bersama Anggota DPRD Sumut dan Praktisi

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 00:23 WIB

Babinsa Majenang Turun ke Sawah, Pastikan Padi IR 32 Terawat Optimal

Selasa, 8 September 2026 - 00:21 WIB

Babinsa Koramil 22/Bulukerto Rutin Donor Darah, Wujud Kepedulian TNI kepada Sesama

Selasa, 8 September 2026 - 00:18 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Kasdim Boyolali : Jiwa Prajurit Tak Pernah Pudar

Selasa, 8 September 2026 - 00:14 WIB

Langkah Nyata Babinsa Dewantara Dampingi Petani Cek Hama Padi Demi Sukseskan Ketahanan Pangan

Selasa, 8 September 2026 - 00:11 WIB

SPDP Telah Muncul di Kejati Bali, Fanmelia Sebagai Pemilik Rumah, Beri Apresiasi Penyidik Polda Bali

Selasa, 8 September 2026 - 00:00 WIB

Mubes I Forum Kebangsaan Ormas Kalteng Resmi Dibuka, Yanto E. Saputra Terpilih Jadi Koordinator

Senin, 7 September 2026 - 23:56 WIB

Ariansyah Putra Resmi Nakhodai DPC PPMI MADANI Sergai, Dirangkai Seminar Hukum Bersama Anggota DPRD Sumut dan Praktisi

Senin, 7 September 2026 - 23:51 WIB

Hadapi Puncak Karhutla, Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan Pemprov Riau Satukan Langkah

Berita Terbaru