CIC: “80 Tahun Polri untuk Masyarakat” Wujud Pengabdian Humanis dalam Melayani Bangsa

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:40 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta – agaranews.net// Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa untuk mengapresiasi perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Semangat itu pula yang disampaikan Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Committee (CIC) melalui ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri di seluruh Indonesia.

Mengusung semangat “80 Tahun Polri untuk Masyarakat”, CIC menilai peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi tonggak penting untuk memperkuat komitmen pengabdian aparat kepolisian dalam membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, berintegritas, dan semakin humanis.

Ketua Umum CIC, R. Bambang, S.S., menyampaikan bahwa selama delapan dekade, Polri telah menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, mendukung jalannya pemerintahan, serta mengawal berbagai agenda pembangunan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tantangan yang dihadapi institusi kepolisian dari waktu ke waktu semakin kompleks. Oleh sebab itu, Polri dituntut untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin modern, profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus dekat dengan masyarakat.

“Keluarga Besar Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Committee mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kami memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Semoga sinergi antarlembaga terus terjalin semakin kuat demi menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional, mengawal pembangunan, serta mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera,” ujar R. Bambang kepada wartawan di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Ia menegaskan bahwa Hari Bhayangkara menjadi momentum bagi seluruh anggota Polri untuk semakin memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Menurutnya, polisi bukan hanya dituntut mampu menegakkan hukum secara profesional, tetapi juga harus menghadirkan pelayanan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

“Dengan peringatan Hari Bhayangkara ini, CIC mengajak seluruh personel Polri untuk menjadi Bhayangkara sejati yang peduli, jujur, dan tulus dalam melindungi serta melayani masyarakat dengan penuh hati dan mengedepankan pendekatan yang humanis,” tegas R. Bambang.

Ia menambahkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi keberhasilan institusi kepolisian dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, setiap anggota Polri diharapkan terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Menurut R. Bambang, sinergi antara Polri, pemerintah, lembaga penegak hukum, organisasi masyarakat, dan seluruh komponen bangsa menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Polisi Harus Menjadi Abdi Masyarakat

Dalam pandangan CIC, keberadaan Polri tidak dapat dipisahkan dari masyarakat. Karena itu, orientasi pelayanan harus selalu menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

R. Bambang mengatakan bahwa polisi sejatinya lahir dari masyarakat dan bertugas untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kepolisian lahir dari masyarakat. Sebagai aparatur yang siap memberikan pengayoman kepada masyarakat, sejatinya polisi tidak lagi menjadi abdi negara semata, tetapi menjadi abdi masyarakat. Setidaknya, polisi harus lebih mengutamakan tanggung jawab kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap semangat tersebut terus menjadi landasan bagi seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, adil, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Menelusuri Jejak Sejarah Bhayangkara

Dalam keterangannya, CIC juga mengajak masyarakat untuk kembali mengingat perjalanan panjang sejarah lahirnya institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Istilah “Bhayangkara” memiliki akar sejarah yang panjang sejak masa Kerajaan Majapahit. Pada masa pemerintahan Mahapatih Gajah Mada, dibentuk pasukan pengamanan kerajaan yang dikenal sebagai Pasukan Bhayangkara dan bertugas menjaga keamanan raja serta wilayah kekuasaan Majapahit.

Memasuki masa kolonial Belanda, sistem kepolisian mengalami perubahan dengan dibentuknya pasukan penjaga keamanan atau veldpolitie. Ketika Indonesia berada di bawah pendudukan Jepang, organisasi kepolisian kembali mengalami restrukturisasi dan dibagi ke dalam beberapa wilayah dengan tugas utama menjaga ketertiban umum.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, tonggak penting kepolisian terjadi ketika Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jassin memproklamasikan berdirinya Pasukan Polisi Republik Indonesia di Surabaya pada 21 Agustus 1945.

Selanjutnya, pada 29 September 1945, Presiden Soekarno melantik R. Said Soekanto Tjokrodiatmodjo sebagai Kepala Kepolisian Negara pertama. Kemudian, berdasarkan ketetapan pemerintah, tanggal 1 Juli 1946 menjadi momentum penting ketika institusi kepolisian berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia. Tanggal tersebut kemudian diperingati setiap tahun sebagai Hari Bhayangkara.

Perjalanan sejarah itu, menurut CIC, menjadi fondasi kuat bagi Polri dalam menjalankan fungsi sebagai institusi yang menjaga keamanan negara sekaligus melayani masyarakat.

Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”. Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan tuntutan masyarakat yang menginginkan institusi kepolisian semakin terbuka, profesional, serta responsif terhadap berbagai persoalan yang berkembang.

Bagi CIC, tema tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pelayanan publik yang cepat, penegakan hukum yang berkeadilan, hingga kehadiran anggota Polri yang mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat.

R. Bambang berharap momentum Hari Bhayangkara menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan semangat pengabdian bagi seluruh anggota Polri di berbagai penjuru Tanah Air.

“Penetapan tanggal 1 Juli sebagai Hari Bhayangkara merupakan bentuk penghormatan terhadap dedikasi dan kontribusi anggota Polri. Momen ini mengajak kita kembali mengingat sejarah panjang Kepolisian, memahami tugas utamanya, serta menggali makna dari simbol-simbol yang melekat pada institusi Polri,” pungkasnya.

Di usia pengabdian yang memasuki delapan dekade, Polri diharapkan terus memperkuat transformasi menuju institusi yang semakin profesional, modern, transparan, dan dipercaya masyarakat. Dukungan seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi masyarakat sipil seperti CIC, menjadi bagian penting dalam membangun sinergi demi terciptanya keamanan, ketertiban, serta kemajuan Indonesia yang berkelanjutan. Ady gegoyong

Berita Terkait

DPD KNPI Kota Tanjungbalai Tetap Eksis Dukung Supremasi Hukum
Semarak HUT-81 Kemerdekaan RI, Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai Sambut Arak Arakan dan Atraksi Pawai Karnaval
Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Deli Serdang Berjalan Lancar, Sejumlah Penghargaan Diserahkan
Walikota Tanjungbalai Irup Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta Utara
Ditengah Kampung, FPR Deklarasikan Manifesto Pembebasan Rakyat
Polsek Koja Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Negeri
Kapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Ngada, Polri Hadir Ringankan Beban Warga

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:03 WIB

DPD KNPI Kota Tanjungbalai Tetap Eksis Dukung Supremasi Hukum

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Semarak HUT-81 Kemerdekaan RI, Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai Sambut Arak Arakan dan Atraksi Pawai Karnaval

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Deli Serdang Berjalan Lancar, Sejumlah Penghargaan Diserahkan

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Walikota Tanjungbalai Irup Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta Utara

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Polsek Koja Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Negeri

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Kapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Ngada, Polri Hadir Ringankan Beban Warga

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

HEADLINE

DPD KNPI Kota Tanjungbalai Tetap Eksis Dukung Supremasi Hukum

Senin, 17 Agu 2026 - 23:03 WIB