Kutacane –agaranews.net// Deru alat berat milik PT Hutama Karya terdengar bersahut-sahutan di sepanjang saluran irigasi Desa Lawe Harum, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (17/05/2026). Di tengah aktivitas pembangunan itu, sosok Babinsa Posramil Deleng Pokhkisen, Koptu Subandi, tampak aktif menyusuri lokasi untuk memastikan pekerjaan berjalan aman dan lancar.
Patroli pengecekan yang dilakukan personel jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara tersebut bukan sekadar pengawasan proyek pembangunan irigasi. Kehadiran TNI di tengah masyarakat juga menjadi simbol kuat semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan desa.
Koptu Subandi mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari ancaman banjir. Menurutnya, saluran irigasi yang bersih memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, terutama para petani yang menggantungkan kebutuhan air untuk sawah dan perkebunan.
“Pembersihan dilakukan dengan pengerukan sedimen tanah dan sampah yang menyumbat aliran air agar kembali lancar. Selain itu, rumput liar di bahu irigasi juga dipangkas supaya aliran menuju saluran utama tidak terhambat,” ujarnya di sela kegiatan.
Tak hanya fokus pada pekerjaan fisik, Koptu Subandi juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air. Edukasi itu dilakukan secara langsung kepada warga sebagai langkah pencegahan munculnya sarang nyamuk dan berbagai penyakit lingkungan lainnya.
Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya membantu pembangunan semata, melainkan membangkitkan kembali budaya gotong royong yang menjadi identitas bangsa Indonesia sejak dahulu.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan program pemerintah daerah dapat berjalan hingga ke tingkat desa. Lingkungan yang bersih bukan hanya mencegah banjir, tetapi juga membuat masyarakat hidup lebih sehat dan nyaman,” ungkapnya.
Kehadiran Babinsa di lokasi mendapat apresiasi dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Warga menilai keterlibatan aparat TNI mampu memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan serta menjaga saluran irigasi yang menjadi urat nadi pertanian desa.
Suasana gotong royong pun terlihat begitu akrab. Warga bersama personel TNI saling bahu-membahu membersihkan saluran irigasi sambil bercengkerama hangat di bawah terik matahari. Aksi kolaboratif tersebut berhasil menormalisasi jalur irigasi vital Desa Lawe Harum, sehingga masyarakat kini merasa lebih tenang menghadapi potensi hujan lebat yang kerap melanda wilayah Aceh Tenggara.
Dengan mengalirnya kembali air di saluran irigasi, harapan masyarakat pun ikut mengalir—harapan akan pertanian yang lebih baik, lingkungan yang lebih sehat, dan kebersamaan yang terus terjaga di bumi Sepakat Segenep. Tim
























