Penegasan,..!!! Negara Tidak Punya Utang, Tapi Piutang Yang diubah Menjadi Utang

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:41 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Oleh : Salamuddin Daeng

Opini, AgaraNews. Net // Ada dua sebab. Pertama yakni Bantuan Liquiditas Bank Indonesia pada 1997/1998 sebesar 6,5 kali APBN Indonesia di masa itu adalah piutang negara, yang harus ditagih hari ini juga sebesar 6,5 kali APBN Indonesia. Dengan demikian maka piutang ini seharusnya telah bernilai Rp. 24 ribu triliun.

Mengapa piutang bisa menjadi piutang, karena setelah BLBI diberikan oleh Bank Indonesia, maka dibuat UU BI yang menjadikan BI sebagai lembaga independen. Sebelumnya pemerintah dan BI sama sama sama pemerintah, sama sama negara. Sekarang BI lembaga swasta di dalam negera. Akibatnya piutang negara diubah menjadi utang pemerintah kepada BI.

Uang piutang pemerintah sebanyak 6,5 kali APBN sebagian besar dibawa kabur ke luar negeri dan ada yang disimpan dalam mata uang asing, ada yang masuk membeli aset aset obligor kakap secara murah. Sampai sekarang uang inilah yang bolak balik menggangu keuangan nasional, membuat ketidak pastikan ekonomi, dan mengacaukan stabilitas politik. Uang kalau liar, gelap adalah benda berbahaya.

Sebenarnya sejak era reformasi, tidak ada investasi asing yang masuk dalam ekonomi Indonesia terutama dalam sektor keuangan, semua uang atau aliran investasi asing ada uang orang orang Indonesia sendiri yang bolak balik ke sini dalam mata uang asing, untuk terus memperlemah mata uang sendiri karena ada untung besar melalui tindakan tersebut.

Sebab kedua, adalah sumber daya alam yang digadaikan swasta kepada pasar. Sumber daya alam yang besar yang dimiliki Indonesia setelah mendapatkan ijin, konsesi, kontrak, dijadikan jaminan utang oleh swasta. Uang uang hasil menggadaikan tanah dan SDA inilah yang kemudian dipinjam oleh pemerintah. Dengan demikian utang utang selama ini yang dipinjam negara kepada swasta adalah uang negara sendri.

Sebenarnya uang yang dipinjam negara kepada swasta, yang disebut sebagai investasi swasta ke dalam surat utang negara, adalah berasal dari negara tertentu yang tempat pelarian uang BLBI. Jadi dengan demikian maka uang yang dipinjam negara tersebut sebenarnya adalah uang pemerintah sendiri. Itulah sebabkan mengapa semua keuntungan investasi di Indonesia selalu lari ke luar negeri sebagai bunga, transfer keuntungan dan bahkan pajak pun dibayar di luar negeri. Luar negerinya adalah negara tempat sarangnya uang BLBI.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Rumah Bapak Suzanna Sudah Rampung,Satgas TMMD 128 Berbenah Terus Agar Semakin Rapi
Rehab RTLH TMMD 128 Langkat,Sarana Memperkuat Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial 
Lima Hari Lagi TMMD 128 di Gebang Selesai,Satgas Pastikan Sasaran Fisik Tuntas Tepat Waktu
TMMD 128 Langkat Tinggal Hitungan Hari, Satgas Terus Kebut Pengerasan Jalan 1500 M
Air Sudah Muncrat ,Segudang Manfaat Bagi Kehidupan Masyarakat Desa Pasar Rawa
Sisi Humanis Tentara: Di Sela Kebut Jalan, Satgas TMMD 128 Bagikan Makanan untuk Warga Gebang
Tinggal Hitungan Hari Sasaran Non Fisik TMMD Ke 128 Segera Selesai
Pembangunan Mushola Dadok Hampir Rampung, Satgas TMMD Ke-128 Tahun 2026 Kebut Sasaran Fisik

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:16 WIB

Rumah Bapak Suzanna Sudah Rampung,Satgas TMMD 128 Berbenah Terus Agar Semakin Rapi

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:13 WIB

Rehab RTLH TMMD 128 Langkat,Sarana Memperkuat Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial 

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:10 WIB

Lima Hari Lagi TMMD 128 di Gebang Selesai,Satgas Pastikan Sasaran Fisik Tuntas Tepat Waktu

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:08 WIB

TMMD 128 Langkat Tinggal Hitungan Hari, Satgas Terus Kebut Pengerasan Jalan 1500 M

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:06 WIB

Air Sudah Muncrat ,Segudang Manfaat Bagi Kehidupan Masyarakat Desa Pasar Rawa

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:44 WIB

Tinggal Hitungan Hari Sasaran Non Fisik TMMD Ke 128 Segera Selesai

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:40 WIB

Pembangunan Mushola Dadok Hampir Rampung, Satgas TMMD Ke-128 Tahun 2026 Kebut Sasaran Fisik

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:37 WIB

Berkat Adanya TMMD Ke 128 Tahun 2026 Jalan Sepanjang 2 kilometer dan Jembatan Plat telah Rampung 

Berita Terbaru