Babinsa Bantu Jemur Jagung, Petani di Desa Ulu Merah Curhat Soal Panen yang Merosot

LIA HAMBALI

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:17 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Pakpak Bharat, AgaraNews. Net // Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, Sertu S. Boangmanalu turun langsung membantu warga menjemur hasil panen jagung milik Yadi Manik di Desa Ulu Merah, Kecamatan STTU Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan rutin Babinsa kepada para petani di wilayah binaannya.

Di sela kegiatan penjemuran jagung, Sertu S. Boangmanalu tampak berbincang santai dengan Yadi Manik mengenai kondisi pertanian jagung yang saat ini sedang dihadapi. Suasana penuh keakraban terlihat saat Babinsa mendengarkan langsung keluhan petani terkait hasil panen yang mengalami penurunan drastis dibanding musim sebelumnya.

Yadi Manik mengungkapkan bahwa lahan jagung miliknya seluas satu hektare pada musim panen kali ini hanya menghasilkan sekitar 1,5 ton. Padahal sebelumnya, lahan yang sama mampu menghasilkan hingga 7 sampai 8 ton per hektare. Menurutnya, turunnya hasil panen disebabkan serangan hama tikus dan jamur yang menyerang tanaman menjelang masa panen. “Sebelumnya hasil panen kami masih bagus, tetapi sekarang banyak jagung rusak akibat hama tikus dan jamur,” ujarnya.

Mendengar keluhan tersebut, Babinsa memberikan motivasi sekaligus masukan kepada petani agar lebih memperhatikan kebersihan area lahan pertanian. Sertu S. Boangmanalu menyarankan agar semak dan rumput liar di sekitar kebun dibersihkan sehingga tidak menjadi tempat persembunyian tikus. Dalam kesempatan itu, Yadi Manik juga menyampaikan bahwa harga jual jagung kering saat ini mencapai Rp6.000 per kilogram dan dijual kepada pengepul setempat.

Terpisah, Danramil 07/Salak, Kapten Inf A.F. Sagala mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani. Menurutnya, Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga ikut membantu masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Kami berharap pendampingan yang dilakukan Babinsa dapat memberi semangat kepada petani agar tetap produktif meski menghadapi berbagai kendala di lapangan,” ujarnya.   (Lia Hambali)

(Prajurit Pena)

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Lantik 55 Kepala Sekolah, Titip Amanah Membangun Generasi Masa Depan
Pelebaran Jembatan Badani Karawang Mulai Dikerjakan Pemprov Jabar Anggarkan 43Miliar
Babinsa Posramil Darul Hasanah Bersama Warga Gotong Royong Bersama Warga Tarik Mesin Diesel
Babinsa Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Teger Miko
Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat Babinsa dan Warga Cor Pondasi Jembatan Gantung
Babinsa Koramil 0108-04/Babussalam Bersama Warga Gotong Royong Pasang Lantai Bondek Cor Jembatan beton
Babinsa Posramil Leuser Bantu Petani Jemur kakao/Coklat
Babinsa Bersama Masyarakat Gotong Royong Timbun Pondasi Tiang Jembatan Gantung Perintis

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:38 WIB

Bupati Aceh Tenggara Lantik 55 Kepala Sekolah, Titip Amanah Membangun Generasi Masa Depan

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:23 WIB

Pelebaran Jembatan Badani Karawang Mulai Dikerjakan Pemprov Jabar Anggarkan 43Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:43 WIB

Babinsa Posramil Darul Hasanah Bersama Warga Gotong Royong Bersama Warga Tarik Mesin Diesel

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:41 WIB

Babinsa Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Teger Miko

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:39 WIB

Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat Babinsa dan Warga Cor Pondasi Jembatan Gantung

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:21 WIB

Babinsa Posramil Leuser Bantu Petani Jemur kakao/Coklat

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:15 WIB

Babinsa Bersama Masyarakat Gotong Royong Timbun Pondasi Tiang Jembatan Gantung Perintis

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:12 WIB

Babinsa Dampingi Petani Jagung dalam Perawatan Tanaman

Berita Terbaru