NIAS.Agaranews.net // Warga Kecamatan Ma’u, Kabupaten Nias, dihebohkan dengan keberadaan anjing yang diduga terjangkit rabies. Sejumlah masyarakat mengaku melihat anjing tersebut, bahkan terdapat warga yang menjadi korban gigitan.
Salah seorang korban, Doni, mengungkapkan bahwa dirinya baru saja menjadi korban gigitan anjing yang diduga rabies tersebut. Beruntung, dirinya berhasil selamat dan anjing yang menggigitnya telah dimusnahkan.
“Baru saja saya menjadi korban gigitan anjing rabies. Namun, alhamdulillah saya selamat dan anjing tersebut telah dimusnahkan,” ujar Doni kepada awak media, Sabtu (12/09/2026).
Kondisi tersebut membuat masyarakat merasa khawatir, khususnya terhadap keselamatan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi. Masyarakat berharap pemerintah melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan segera mengambil langkah pencegahan, termasuk melakukan vaksinasi rabies terhadap anjing peliharaan maupun anjing yang berisiko, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penanganan apabila terjadi gigitan.
Kepala Desa Lasara Siwalubanua, Yanuari Waruwu, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian tersebut.
Menurutnya, laporan tersebut langsung ditanggapi dan diteruskan kepada dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Nias agar dapat segera ditindaklanjuti.
Masyarakat berharap respons cepat dari pemerintah dapat mencegah munculnya korban berikutnya serta memberikan rasa aman bagi warga Kecamatan Ma’u. (Dika)


































