Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:04 WIB

50114 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Bangkalan, AgaraNews. Net //.Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari elemen masyarakat. Berada tepat di jantung kota dan berhadapan langsung dengan Mapolres Bangkalan, situs bersejarah tempat bersemayamnya para pejuang kemerdekaan itu kini kondisinya justru mengenaskan—kotor, telantar, dan dipenuhi rumput liar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap acuh tak acuh Pemerintah Kabupaten Bangkalan beserta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dinilai sebagai bentuk nyata hilangnya rasa hormat terhadap jasa para pahlawan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) angkat bicara dengan nada tinggi. Pihaknya mengutuk keras kelalaian pemkab yang seolah menutup mata terhadap aset bersejarah di pusat kota.

“Ini sangat memalukan dan memuakkan! Makam pahlawan itu simbol kehormatan bangsa, kok bisa-bisanya dibiarkan kumuh seperti tanah tak bertuan di tengah kota? Ke mana anggaran perawatan fasilitas publik? Ke mana hati nurani Bupati dan Kepala Dinas PUPR?” tegas Ketua Umum AMI dengan nada geram.

Ia juga menambahkan bahwa amburadulnya perawatan TMP ini menjadi cermin buruknya tata kelola infrastruktur di Bangkalan secara keseluruhan. Selain makam, fasilitas umum seperti trotoar dan akses pejalan kaki di pusat kota juga terpantau rusak parah dan kusam tanpa ada sentuhan perbaikan.

Ketidakseriusan pemerintah daerah dalam menanggapi isu ini semakin terlihat dari minimnya transparansi publik. Upaya konfirmasi dan klarifikasi telah dilakukan oleh awak media kepada Dinas PUPR melalui pesan singkat WhatsApp terkait keluhan masyarakat ini. Namun, hingga berita ini ditayangkan pada Sabtu, 16 Mei 2026, pihak terkait bungkam dan sama sekali tidak memberikan respons ataupun kejelasan mengenai rencana perbaikan.

Sikap diam seribu bahasa dari para pemangku kebijakan ini memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat, yang menilai bahwa Pemkab Bangkalan memang sengaja mengabaikan tanggung jawab mereka terhadap fasilitas publik dan situs sejarah.(Redho/Lia Hambali)

Berita Terkait

BABINSA GOTONG ROYONG MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN PANTAI BERSAMA WARGA
Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Tentang Bahaya Karhutla Di Desa Binaan
Babinsa komsos dengan warga binaan
Babinsa Bersama Warga Angkat Mesin Molen Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis
Babinsa Bersama Warga Turunkan Gorong Gorong Pondasi Bangun Jembatan Beton
Personil Kodim 0108/Agara dan Warga Masyarakat Bahu-Membahu Lembur Bangun Jembatan
Babinsa Bersama Warga Turunkan Material Semen dan Papan Mal Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis
Babinsa Rutin Cek Harga Sembako Di Kios Dan Pasar

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:07 WIB

BABINSA GOTONG ROYONG MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN PANTAI BERSAMA WARGA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Tentang Bahaya Karhutla Di Desa Binaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Babinsa komsos dengan warga binaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Babinsa Bersama Warga Angkat Mesin Molen Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:26 WIB

Babinsa Bersama Warga Turunkan Gorong Gorong Pondasi Bangun Jembatan Beton

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Babinsa Bersama Warga Turunkan Material Semen dan Papan Mal Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Babinsa Rutin Cek Harga Sembako Di Kios Dan Pasar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Wakil Bupati Aceh Timur Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Produksi Sumur Minyak Masyarakat

Berita Terbaru

ACEH

Babinsa komsos dengan warga binaan

Minggu, 4 Okt 2026 - 07:24 WIB