Masyarakat Siborongborong Mempertanyakan Keadilan Hukum yang Tebang Pilih Di Polres Tapanuli Utara

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

501,242 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taput, Agaranews Seorang wanita tua umur 65 tahun sebut saja namanya Mak Lando Sihombing berteriak lantang didepan awak media disebuah warung dipasar Siborongborong, teriakan lantang itu disampaikan terkait keluhan rasa keadilan yang tidak seimbang yang dialami keluarganya saat ini.
Bermula pada pertengahan maret 2026 lalu menantunya berinisial ASN (35 tahun) ditangkap oleh beberapa oknum Polisi dari Polres Tapanuli Utara terkait tuduhan melakukan tindak pidana perjudian online yang dilakukan ASN diwarungnya dikawasan terminal siborongborong. Berdasarkan tuduhan perjudian online tersebut, saat ini ASN ditahan dipolres Taput dan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sampai saat ini masih dilakukan penahanan dan dititipkan di Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Tarutung Tapanuli Utara. Tersangka ASN ditahan pada tanggal 17 maret 2026 dan Proses perpanjangan penahanan oleh penyidik polres Taput sudah 2 kali, tertanggal 06 april 2026 s/d 15 mei 2026, dan tanggal 16 mei 2026 s/d 14 Juni 2026. Dengan pasal yang ditersangkakan pasal 426 ayat (1) huruf b subsider pasal 427 dari undang-undang No.1 Tahun 2023 tentang KUHP atau pasal 27 ayat (2) Jo pasal 45 ayat (3) dari Undang-undang No.1 tahun 2024 tentang ITE.
Terlepas dari pasal yang ditersangkakan kepada ASN, Mak Lando Sihombing menyampaikan keluhannya pada awak media perihal proses hukum yang dialami menantunya kok bisa seribet ini dan kok bisa hanya dengan judi online Rp.2000 begitu beratnya yang dialami menantunya.

ASN hanyalah seorang suami yang sakit-sakitan yang pekerjaan sehari-hari hanyalah penjaga warung dikawasan terminal Siborongborong dan memiliki tanggungjawab berat menafkahi istri dan anak anaknya yang masih kecil kok bisa selama ini menantu saya ditahan di Polres dan di Rutan Tarutung dan belum ada kejelasan sampai saat ini, Mak Lando juga menyampaikan pada awak media kenapa di Negara ini tidak ada rasa keadilan?, kalau aparat polisi melakukan tindak pidana selalu dibela dan diperringan, terbukti ada 3 oknum aparat kepolisian melakukan pengambilan besi dari silangit namun oknum pelakunya bebas berkeliaran dan tidak ditahan. ” Saya melihat langsung oknumnya tulang naik mobil disiborongborong dan sewaktu saya pun kepolres Taput saya melihat oknum polisi yang bersangkutanpun cipika cipiki dengan rekan-rekannya dihalaman polres itu, ungkap Mak Lando dengan nada kesal, kenapa menantu saya hanya dengan judi online kecil-,kecilan sampai ditahan berbulan-bulan dan sampai saat ini belum disidangkan. Yang kita harapkan rasa keadilan selaku warga negara tulang, Polisi harus adil dan jangan berat sebelah, polisi jangan tebang pilih hanya menangkap masyarakat kecil namun membiarkan para bandar-,bandar besar bebas melakukan aksinya, apakah karena para bandar itu memberikan stabil dan uang tutup mulut sehingga korban dari perjudian online ini hanya masyarakat kecil.
Harapan Mak Lando kiranya Pihak Kepolisian profesional dalam melakukan tugasnya, dan Kapolrespun harus teliti dan bijak melakukan kepemimpinannya terhadap oknum Polisi yang melakukan pelanggaran kode etik dan perbuatan pidana, jangan hanya hukum itu diterapkan pada masyarakat kecil. (JAKEN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Semarak HUT ke – 81 Republik Indonesia Babinsa Dampingi Berbagai Lomba Di Desa Binaan
Jaga Kondusifitas Wilayah Personil Posramil Lawe Sumur Laksanakan Patroli Ke Wilayah Binaan
Jaga Kondusifitas Wilayah Personil Posramil Lawe Sumur Laksanakan Patroli Ke Wilayah Binaan
Babinsa Bersama Anggota Yon TP 855/RD Bersama Warga Masyarakat Pasang dan Tarik Tali Sling Jembatan Gantung
Dandim 0108/Agara Hadiri Pemberian Sertifikat Penghargaan dan Pelepasan Paskibraka
Dandim 0108/Agara Dan Forkopimda Ikuti Upacara Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 Republik Indonesia
DPD KNPI Kota Tanjungbalai Tetap Eksis Dukung Supremasi Hukum
Semarak HUT-81 Kemerdekaan RI, Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai Sambut Arak Arakan dan Atraksi Pawai Karnaval

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:17 WIB

Semarak HUT ke – 81 Republik Indonesia Babinsa Dampingi Berbagai Lomba Di Desa Binaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Jaga Kondusifitas Wilayah Personil Posramil Lawe Sumur Laksanakan Patroli Ke Wilayah Binaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Jaga Kondusifitas Wilayah Personil Posramil Lawe Sumur Laksanakan Patroli Ke Wilayah Binaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Babinsa Bersama Anggota Yon TP 855/RD Bersama Warga Masyarakat Pasang dan Tarik Tali Sling Jembatan Gantung

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Dandim 0108/Agara Hadiri Pemberian Sertifikat Penghargaan dan Pelepasan Paskibraka

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:03 WIB

DPD KNPI Kota Tanjungbalai Tetap Eksis Dukung Supremasi Hukum

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Semarak HUT-81 Kemerdekaan RI, Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai Sambut Arak Arakan dan Atraksi Pawai Karnaval

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Deli Serdang Berjalan Lancar, Sejumlah Penghargaan Diserahkan

Berita Terbaru