Pertunjukan Saman Hipnotis Penonton Busan International Dance Festival

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:43 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Busan, Korea Selatan — agaranews.net// Senja yang mulai turun di kawasan Pantai Haeundae, Busan, Sabtu (6/6/2026), menjadi saksi bagaimana kekuatan budaya dari dataran tinggi Gayo, Aceh, mampu memikat perhatian publik internasional. Penampilan perdana Tari Saman pada ajang Busan International Dance Festival (BIDF) sukses menghipnotis ratusan pengunjung yang memadati Haeundae Beach Stage, sebuah panggung terbuka yang berdiri di bibir pantai dan menjadi salah satu pusat kegiatan festival tari terbesar di Korea Selatan tersebut.

 

Pertunjukan tidak langsung diawali dengan hentakan gerak para penari. Suasana lebih dahulu dibangun melalui pembacaan puisi Seribu Saman oleh penyair Aceh, Fikar W Eda. Mengenakan busana adat Gayo lengkap dengan kain Upuh Ulen-Ulen yang menjadi simbol kehormatan masyarakat Gayo, Fikar tampil khidmat di hadapan penonton yang mulai memenuhi area pertunjukan.

 

Dengan suara yang lantang dan penuh penghayatan, ia membacakan bait demi bait puisi yang menggambarkan kebesaran budaya Gayo, semangat kebersamaan, serta perjalanan panjang Tari Saman yang telah menjadi identitas masyarakat Aceh di mata dunia. Meski sebagian besar penonton tidak memahami bahasa yang digunakan, ekspresi dan kekuatan narasi yang dibawakan mampu menciptakan suasana hening. Banyak pengunjung terlihat fokus menyimak setiap larik puisi yang mengalun di tengah semilir angin pantai.

 

Setelah pembacaan puisi berakhir, sorotan lampu panggung beralih kepada para penari yang telah bersiap dalam formasi khas Saman. Tepuk tangan penonton pun pecah ketika pertunjukan dimulai.

 

Gerakan tangan yang cepat, tepukan dada yang ritmis, serta harmonisasi suara para penari menciptakan energi yang langsung menyedot perhatian publik. Kekompakan gerak yang menjadi ciri utama Tari Saman membuat banyak penonton terpukau. Tidak sedikit yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam mereka, sementara sebagian lainnya tampak terpaku menyaksikan perubahan tempo gerakan yang semakin cepat dan dinamis.

 

Di tengah deretan pertunjukan dari berbagai negara peserta festival, Tari Saman hadir sebagai representasi budaya Indonesia yang kaya akan nilai kebersamaan, disiplin, dan kekuatan kolektif. Setiap gerakan yang ditampilkan bukan sekadar koreografi, melainkan mengandung pesan budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Gayo.

 

Atmosfer pertunjukan semakin hidup ketika para penari memasuki bagian klimaks. Perubahan pola gerak yang berlangsung dalam hitungan detik, tanpa sedikit pun kehilangan sinkronisasi, memancing decak kagum penonton. Beberapa kali terdengar tepuk tangan spontan dari penonton yang terkesan dengan kemampuan para penari menjaga ritme dan kekompakan.

 

Haeundae Beach Stage yang menghadap langsung ke laut menjadi latar yang menambah keindahan pertunjukan. Cahaya senja yang perlahan berubah menjadi malam berpadu dengan warna-warni lampu panggung, menciptakan suasana dramatis yang memperkuat pesona Tari Saman.

 

Partisipasi dalam Busan International Dance Festival menjadi momentum penting bagi promosi budaya Indonesia di tingkat internasional. Festival ini setiap tahun menghadirkan kelompok seni dari berbagai negara dan menjadi ruang pertemuan budaya yang memperlihatkan keragaman tradisi dunia melalui seni pertunjukan.

 

Bagi masyarakat Aceh, khususnya Gayo, penampilan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar pertunjukan seni. Tari Saman merupakan warisan budaya yang telah diakui dunia dan menjadi simbol identitas yang merepresentasikan nilai persaudaraan, kekompakan, serta penghormatan terhadap tradisi.

 

Keberhasilan memukau penonton Busan menunjukkan bahwa seni tradisi tetap memiliki daya tarik kuat di tengah arus globalisasi. Bahasa boleh berbeda, namun ekspresi budaya yang disampaikan melalui gerak, irama, dan semangat kebersamaan mampu diterima secara universal.

 

Saat pertunjukan berakhir, tepuk tangan panjang menggema di area Haeundae Beach Stage. Sejumlah penonton berdiri memberikan penghormatan kepada para penampil. Momen tersebut menjadi penanda bahwa Tari Saman tidak hanya berhasil tampil di panggung internasional, tetapi juga berhasil menyentuh emosi publik dunia.

 

Dari pesisir Busan, gema tepukan dan syair Saman kembali memperlihatkan bahwa budaya Indonesia memiliki kekuatan untuk melintasi batas negara, bahasa, dan generasi. Di hadapan masyarakat internasional, Tari Saman sekali lagi membuktikan dirinya sebagai salah satu mahakarya budaya Nusantara yang mampu berbicara kepada dunia melalui harmoni gerak dan kebersamaan.

Berita Terkait

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Sat Sabhara Polres Aceh Timur Raih Juara II Turnamen Mini Soccer HUT Bhayangkara ke-80, Pemkab Aceh Timur Jadi Kampiun
Bupati Aceh Timur Garang RAIH Juara I Turnamen Mini Soccer Kapolres Aceh Timur CUP ke I
Bupati Aceh Timur Garang RAIH Juara I Turnamen Mini Soccer Kapolres Aceh Timur CUP ke I
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur Gelar O2SN Tingkat SMP
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur Gelar O2SN Tingkat SMP
Sat Sabhara Polres Aceh Timur Raih Juara II Turnamen Mini Soccer HUT Bhayangkara ke-80, Pemkab Aceh Timur Jadi Kampiun
Semangat Babinsa Posramil Suka Makmue Sertu Dalkit Lubis Bantu petani cabut benih padi

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:45 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:54 WIB

Sat Sabhara Polres Aceh Timur Raih Juara II Turnamen Mini Soccer HUT Bhayangkara ke-80, Pemkab Aceh Timur Jadi Kampiun

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:51 WIB

Bupati Aceh Timur Garang RAIH Juara I Turnamen Mini Soccer Kapolres Aceh Timur CUP ke I

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:51 WIB

Bupati Aceh Timur Garang RAIH Juara I Turnamen Mini Soccer Kapolres Aceh Timur CUP ke I

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:49 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur Gelar O2SN Tingkat SMP

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:42 WIB

Sat Sabhara Polres Aceh Timur Raih Juara II Turnamen Mini Soccer HUT Bhayangkara ke-80, Pemkab Aceh Timur Jadi Kampiun

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:25 WIB

Semangat Babinsa Posramil Suka Makmue Sertu Dalkit Lubis Bantu petani cabut benih padi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:38 WIB

TNI Kebut Pembangunan Demi Akses Percepatan Pembangunan

Berita Terbaru