‎Mahasiswa Desak Realisasi Jadup Dan Dana STIMULAN, Minta Bupati Copot PLT Kadis  Sosial Dan KALAKSA BPBD Aceh Singkil 

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:35 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SingkilHingga saat ini, penyaluran Dana Jaminan Hidup (Jadup) dan bantuan stimulan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Singkil masih menuai tanda tanya besar. Masyarakat di sejumlah desa mengaku belum mendapatkan kejelasan maupun kepastian terkait bantuan yang seharusnya sudah direalisasikan sejak beberapa waktu lalu.
‎
‎Presiden mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Alfa Salam, menyampaikan kritik keras terhadap kinerja Dinas Sosial dan BPBD Aceh Singkil yang dinilai gagal memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat terkait perkembangan penyaluran bantuan tersebut.
‎
‎Menurut Alfa Salam, masyarakat di Kecamatan Singkil tepatnya di Desa Teluk Ambun, Selok Aceh, Paya Bumbung, Pemuka, Teluk Rumbia, dan Rantau Gedang hingga kini masih menunggu kejelasan mengenai bantuan yang menjadi hak mereka sebagai masyarakat terdampak bencana.
‎
‎”Kami menilai Dinas Sosial dan BPBD Aceh Singkil telah gagal membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Hingga hari ini tidak ada penjelasan yang benar-benar mampu menjawab keresahan warga. Masyarakat terus disuruh menunggu tanpa diberikan kepastian kapan bantuan tersebut akan direalisasikan,” tegas Alfa Salam.
‎
‎Ia menegaskan bahwa bantuan yang dinantikan masyarakat bukanlah bantuan kecil. Dana Jadup yang diperkirakan mencapai sekitar Rp1,3 juta per orang serta bantuan stimulan yang berkisar antara Rp9 juta hingga Rp18 juta per kepala keluarga sangat dibutuhkan oleh warga untuk memenuhi kebutuhan hidup dan memperbaiki kondisi rumah pascabencana.
‎
‎”Ini bukan sekadar angka dalam laporan pemerintah. Di balik bantuan itu ada masyarakat yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Sangat tidak masuk akal jika sampai hari ini masyarakat masih belum mendapatkan kepastian, padahal bantuan tersebut diharapkan sudah dapat direalisasikan sebelum Hari Raya Idulfitri kemarin,” ujarnya.
‎
‎Alfa Salam menilai lambannya realisasi bantuan menunjukkan lemahnya kinerja instansi terkait dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Menurutnya, alasan administrasi tidak boleh terus dijadikan pembenaran atas keterlambatan yang berlarut-larut sementara masyarakat terus menanggung dampaknya.
‎
‎”Kami tidak ingin masyarakat terus diberi harapan tanpa kepastian. Jika memang ada kendala, sampaikan secara terbuka. Jika data bermasalah, jelaskan kepada masyarakat. Jangan memilih diam sementara masyarakat terus menunggu hak mereka. Sikap seperti ini hanya akan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” katanya.
‎
‎Atas kondisi tersebut, Alfa Salam mendesak Bupati Aceh Singkil untuk segera turun tangan dan mengambil langkah tegas terhadap instansi yang dinilai tidak mampu menyelesaikan persoalan tersebut.
‎
‎Kami meminta Bupati Aceh Singkil segera melakukan pencopotan  terhadap Plt Kepala Dinas Sosial dan  BPBD Aceh Singkil karna kami menganggap mereka tidak mampu memberikan kepastian, transparansi, dan percepatan realisasi bantuan kepada masyarakat, maka keduanya layak dicopot dari jabatannya. Jabatan publik adalah amanah untuk melayani masyarakat, bukan membiarkan masyarakat menunggu tanpa kejelasan,” tegasnya.
‎
‎Ia juga mendesak agar seluruh dana Jadup dan bantuan stimulan yang telah menjadi hak masyarakat segera direalisasikan tanpa penundaan lebih lanjut.
‎
‎Masyarakat hari ini tidak membutuhkan janji baru. Masyarakat membutuhkan tindakan nyata. Yang ditunggu warga bukan lagi penjelasan berulang-ulang, melainkan realisasi bantuan yang menjadi hak mereka. Pemerintah harus membuktikan keberpihakannya kepada rakyat dengan segera menyalurkan Jadup dan dana stimulan kepada seluruh penerima yang berhak,”Tutup alfa salam.
‎
‎
‎
‎
‎
‎
‎

Berita Terkait

Wakil Bupati Aceh Timur Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Produksi Sumur Minyak Masyarakat
19 Pejabat Polres Aceh Timur Berganti, Kapolres Tekankan Sinergi Polisi dan Masyarakat
Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Masyarakat Gelar Karya Bhakti Perbaikan Jembatan
Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Warung kopi Di Desa Binaan
Babinsa Laksanakan Pendampingan Penyaluran Sembako Di Desa Binaan
Silaturahmi dan Koordinasi, Babinsa Posramil Tadu Raya Gelar Komsos Bersama Aparatur Desa Simpang Jaya
Babinsa posramil kuala pesisir Komsos Dengan aparatur desa
Babinsa Laksanakan Pendampingan Penggalian Sungai Pembangunan Jembatan Beton di Wilayah Binaan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Wakil Bupati Aceh Timur Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Produksi Sumur Minyak Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:57 WIB

19 Pejabat Polres Aceh Timur Berganti, Kapolres Tekankan Sinergi Polisi dan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Masyarakat Gelar Karya Bhakti Perbaikan Jembatan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Warung kopi Di Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Babinsa Laksanakan Pendampingan Penyaluran Sembako Di Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Babinsa posramil kuala pesisir Komsos Dengan aparatur desa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Babinsa Laksanakan Pendampingan Penggalian Sungai Pembangunan Jembatan Beton di Wilayah Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Babinsa Bersama Warga Masyarakat Cor Tiang Pylon Tepi Dekat Jembatan Gantung Perintis

Berita Terbaru