Kutacane – agaranews.net// Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Tenggara melalui Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyalurkan bantuan masa panik kepada masyarakat yang terdampak musibah di sejumlah wilayah di Aceh Tenggara.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat. Kehadiran rombongan Pemda Aceh Tenggara di tengah masyarakat mendapat sambutan hangat dari warga penerima bantuan.
Adapun jumlah penerima bantuan masa panik yang disalurkan yakni di wilayah Lembah Alas sebanyak 99 Kepala Keluarga (KK), Desa Peseluk Pesimbe sebanyak 6 KK, Desa Bunga Melur sebanyak 2 KK dan wilayah Lawe Sagu sebanyak 6 KK.
Rombongan Dinas Sosial bersama Tagana dan Forkopimda turun langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar yang diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam kondisi darurat.
Kepala Dinas Sosial Aceh Tenggara, Bahagia Wati menyampaikan bahwa bantuan masa panik tersebut merupakan wujud perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat musibah yang terjadi.
“Pemda Aceh Tenggara melalui Dinas Sosial akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat,” ujarnya.
Selain menyerahkan bantuan, rombongan juga memberikan dukungan moril kepada masyarakat agar tetap sabar dan kuat menghadapi cobaan. Petugas Tagana turut melakukan pendataan serta memastikan kondisi masyarakat terdampak di lapangan
Suasana penuh keakraban dan rasa kepedulian tampak mewarnai kegiatan sosial tersebut. Warga mengaku bersyukur atas perhatian dan kepedulian Pemda Aceh Tenggara yang dinilai cepat tanggap dalam membantu masyarakat terdampak musibah.
Kegiatan penyaluran bantuan masa panik ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, Tagana dan Forkopimda dalam upaya membantu masyarakat serta memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat Aceh Tenggara.
Masyarakat berharap bantuan dan perhatian dari pemerintah daerah dapat terus berlanjut sehingga warga yang terdampak musibah dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas seperti biasa. Ady
































