KUTACANE , agaranews net — Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Tenggara periode 2026–2031 disebut mulai mengerucut. Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, H.M. Salim Fakhry, mengatakan dari sejumlah kader yang sebelumnya menyatakan diri akan maju, kini hanya tersisa satu orang yang akan ditetapkan melalui mekanisme aklamasi.
Hal itu disampaikan Salim Fakhry saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) X DPD II Partai Golkar Aceh Tenggara di halaman Perumahan H. Hasanuddin Beruh, Tanah Merah, Kecamatan Badar, Kamis (8/10/2026).
“Ada beberapa calon yang menyatakan diri akan maju sebagai calon. Namun, dari hasil musyawarah tadi malam, akhirnya diluruskan hanya satu orang yang nantinya akan ditentukan melalui mekanisme aklamasi,” ujar Salim Fakhry.
Salim Fakhry belum menyebutkan nama kandidat yang dimaksud. Menurut dia, keputusan mengenai pimpinan DPD II Partai Golkar Aceh Tenggara akan ditetapkan setelah seluruh rangkaian Musda selesai.
“Pimpinan Golkar Aceh Tenggara akan diputuskan dalam dua hari ke depan setelah seluruh rangkaian Musda selesai,” katanya.
Salim Fakhry juga menyebut Musda X DPD II Partai Golkar Aceh Tenggara diikuti kader dan simpatisan dari 16 kecamatan. Menurut dia, lebih dari 2.000 peserta dan simpatisan hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain kader dan simpatisan, berdasarkan informasi penyelenggaraan Musda yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, pembukaan turut dihadiri perwakilan sejumlah partai politik, jajaran pengurus DPD I Partai Golkar Aceh, serta ketua DPD II Partai Golkar dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
Dalam sambutannya, Salim Fakhry mengatakan Partai Golkar merupakan partai yang terbuka bagi masyarakat.
“Partai Golkar merupakan partai yang terbuka. Bagi siapa pun yang ingin bergabung dengan partai ini, pintu selalu terbuka lebar tanpa ada batasan,” ujarnya.
Dengan demikian, berdasarkan keterangan Salim Fakhry, kandidat Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Tenggara periode 2026–2031 saat ini tersisa satu orang. Nama kandidat tersebut belum disampaikan kepada publik dan keputusan akhirnya menunggu penyelesaian seluruh rangkaian Musda. Ady


































