Walikota Subulussalam Disorot, Warga Pertanyakan Keberadaan Diluar Daerah dan Penggunaan SPPD

LIA HAMBALI

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:48 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Subulussalam, AgaraNews. Net — Keberadaan Wali Kota Subulussalam, Haji Rasid Bancin, kembali menjadi sorotan. Sejumlah warga mempertanyakan intensitas keberadaan kepala daerah di luar daerah, terutama ketika masyarakat membutuhkan akses untuk bertemu dan menyampaikan aspirasi secara langsung.

Salah seorang warga, Raja Uman, kepada awak media mempertanyakan keberadaan wali kota yang menurutnya cukup sulit ditemui ketika masyarakat datang ke kantor pemerintahan maupun pendopo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, ketika masyarakat menanyakan keberadaan wali kota, jawaban yang diterima sering kali menyebutkan bahwa wali kota sedang berada di luar daerah, termasuk Jakarta.

“Kami sebagai masyarakat ingin juga bertemu langsung dengan wali kota. Tetapi ketika ditanya di pendopo, katanya di Jakarta. Ditanya ke dinas atau Sekda, jawabannya juga di luar daerah,” ujar Raja Uman.

Raja Uman kemudian mempertanyakan agenda wali kota selama berada di luar daerah serta penggunaan biaya perjalanan dinas yang bersumber dari anggaran pemerintah daerah.

Ia meminta agar pemerintah daerah dapat menjelaskan secara terbuka apakah perjalanan wali kota ke luar daerah menggunakan SPPD (Surat Perjalanan Dinas) dan berapa anggaran yang telah digunakan untuk kegiatan tersebut.

“Kalau memang perjalanan dinas, masyarakat berhak mengetahui kegiatannya apa, berapa kali dilakukan dan berapa anggaran yang digunakan. Apakah SPPD itu menggunakan uang masyarakat Kota Subulussalam? Ini perlu dijelaskan secara terbuka,” kata Raja Uman.

Ia juga mempertanyakan kemungkinan terjadinya pembengkakan anggaran apabila perjalanan dinas dilakukan secara berulang. Namun, menurutnya, hal tersebut harus terlebih dahulu diperiksa berdasarkan dokumen dan data resmi pemerintah daerah.

“Kalau memang ada anggaran perjalanan dinas yang besar, perlu diaudit dan dibuka kepada masyarakat. Jangan sampai ada pemborosan anggaran, sementara masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum terselesaikan,” ujarnya.

Raja Uman menyinggung persoalan pembayaran honor sejumlah perangkat desa serta hak para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang menurutnya masih menjadi perhatian masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya memberikan perhatian terhadap kewajiban-kewajiban yang menjadi hak para pekerja yang telah mengabdi kepada masyarakat.

“Kita melihat kondisi masyarakat. Masih banyak yang harus dibayarkan dan diselesaikan. Jangan sampai masyarakat yang sudah lama mengabdi justru harus menunggu haknya, sementara anggaran untuk kegiatan lain terus berjalan,” katanya.

Raja Uman berharap Pemerintah Kota Subulussalam memberikan penjelasan secara transparan mengenai perjalanan dinas wali kota, penggunaan SPPD, sumber anggaran, serta realisasi pembayaran honor dan hak PPPK.

Ia juga meminta agar apabila terdapat dugaan pembengkakan atau ketidakefisienan anggaran, hal tersebut diperiksa melalui mekanisme resmi oleh instansi yang berwenang.

Tim media menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan penggunaan SPPD dan pembengkakan anggaran tersebut merupakan pertanyaan serta dugaan yang disampaikan warga, bukan kesimpulan bahwa telah terjadi pelanggaran. Untuk memastikan kebenarannya, diperlukan pemeriksaan terhadap dokumen perjalanan dinas, SPJ, APBD, serta realisasi anggaran terkait.

Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Wali Kota Subulussalam, Sekretaris Daerah, BPKD, maupun pihak terkait lainnya untuk menjelaskan agenda perjalanan dinas, penggunaan anggaran, serta kondisi pembayaran honor perangkat desa dan hak PPPK yang dipersoalkan warga.(Raja/Lia Hambali)

Berita Terkait

Wakil Bupati Aceh Timur Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Produksi Sumur Minyak Masyarakat
19 Pejabat Polres Aceh Timur Berganti, Kapolres Tekankan Sinergi Polisi dan Masyarakat
Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Masyarakat Gelar Karya Bhakti Perbaikan Jembatan
Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Warung kopi Di Desa Binaan
Babinsa Laksanakan Pendampingan Penyaluran Sembako Di Desa Binaan
Silaturahmi dan Koordinasi, Babinsa Posramil Tadu Raya Gelar Komsos Bersama Aparatur Desa Simpang Jaya
Babinsa posramil kuala pesisir Komsos Dengan aparatur desa
Babinsa Laksanakan Pendampingan Penggalian Sungai Pembangunan Jembatan Beton di Wilayah Binaan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Wakil Bupati Aceh Timur Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Produksi Sumur Minyak Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:57 WIB

19 Pejabat Polres Aceh Timur Berganti, Kapolres Tekankan Sinergi Polisi dan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Masyarakat Gelar Karya Bhakti Perbaikan Jembatan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Warung kopi Di Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Babinsa Laksanakan Pendampingan Penyaluran Sembako Di Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Babinsa posramil kuala pesisir Komsos Dengan aparatur desa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Babinsa Laksanakan Pendampingan Penggalian Sungai Pembangunan Jembatan Beton di Wilayah Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Babinsa Bersama Warga Masyarakat Cor Tiang Pylon Tepi Dekat Jembatan Gantung Perintis

Berita Terbaru