Panyabungan – AgaraNews.com -Minggu, 21 September 2026 //Dugaan penyalahgunaan aset pemerintah kembali menjadi sorotan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sebuah kendaraan berpelat merah yang diduga merupakan mobil operasional Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Madina terekam kamera warga tengah mengangkut puluhan tabung LPG 3 kilogram bersubsidi.
Dalam rekaman video yang beredar luas di masyarakat, kendaraan tersebut terlihat melintas membawa tumpukan tabung gas melon di kawasan Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Panyabungan. Peristiwa itu langsung menjadi perhatian publik, karena kendaraan plat merah semestinya digunakan untuk menunjang kepentingan kedinasan, bukan untuk mengangkut barang komersial.
Apalagi LPG 3 kilogram merupakan barang bersubsidi negara yang distribusinya diatur secara ketat dan diperuntukkan bagi masyarakat miskin.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Eksternal FITRAH (Forum Independen Transparansi Anggaran dan Hukum), Saidul Anwar Rangkuti, mendesak Bupati Madina Saifullah Nasution turun tangan.
Kami mendesak Bupati Madina Saifullah Nasution untuk melakukan pemeriksaan secara intensif dan mengevaluasi penggunaan kendaraan dinas tersebut. Jika benar aset pemerintah digunakan untuk kepentingan usaha pribadi, harus ada pertanggungjawaban sesuai ketentuan,” tegas Saidul Anwar kepada wartawan di Panyabungan, Minggu (21/9/2026).
Menurut Saidul, pemeriksaan tidak cukup hanya pada kendaraannya saja. Pemkab melalui Inspektorat harus menelusuri tuntas siapa pengguna kendaraan, siapa pemilik LPG tersebut, dari mana barang itu diperoleh, dan ke mana akan didistribusikan.
“Jangan sampai fasilitas yang dibeli dan dirawat menggunakan uang rakyat justru digunakan untuk aktivitas yang tidak berkaitan dengan kepentingan kedinasan,” ujarnya.
Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk ikut menelusuri kemungkinan adanya pelanggaran dalam distribusi LPG bersubsidi jika ditemukan indikasi penyimpangan.
Dugaan ini memunculkan tiga persoalan krusial yang perlu diverifikasi oleh Pemkab Madina :
1. Status Kendaraan : Apakah benar kendaraan dalam rekaman adalah kendaraan dinas Diskominfo Madina dan siapa oknum yang menguasainya saat itu.
2. Tujuan Pengangkutan : Apakah pengangkutan LPG itu merupakan kegiatan resmi pemerintah atau murni aktivitas pribadi/komersial.
3. Asal-Usul LPG : Dari mana LPG 3 kg bersubsidi tersebut diperoleh dan ke mana akan disalurkan, untuk memastikan tidak ada penyimpangan distribusi.
Publik kini menunggu ketegasan Bupati Madina Saifullah Nasution, Inspektorat, serta aparat penegak hukum untuk memberikan penjelasan terbuka terkait dugaan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, Plt Kepala Diskominfo Madina Muhammad Syail Lubis maupun pihak Pemkab Madina belum memberikan keterangan resmi. Media masih berupaya meminta konfirmasi.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai prinsip keberimbangan dan Undang-Undang Pers.(Lia Hambali)
Reporter : Magrifatulloh


































