Bangunan Diduga Tidak Memenuhi Standard Sop: Kaliber Aceh Desak Kepala Regional Tindak Dapur MBG Di Desa Pasir Gala-Lawe Bulan

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:49 WIB

50162 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara, Agaranews.com| Gedung bangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Desa Pasir Gala- Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara Provinsi Aceh diduga tidak memenuhi standar Ketua Lsm Kaliber Aceh mendesak Kepala Regional (Kareg) untuk secepatnya bisa mengambil tindakan tegas terhadap Yayasan tersebut.

Karena untuk beroperasi, setiap dapur MBG harus memenuhi persyaratan kelayakan gedung, pengelolaan limbah dan lainnya.

Karena kita melihat kondisi bangunan dapur MBG yang berlokasi di Desa Pasir Gala- Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara tersebut tidak layak. Kata ZK Agara kepada Agaranews.com Selasa (19/5/26).

Diberitakan sebelumnya bahwa dapur MBG tersebut masih tetap beroperasi. Seharusnya pihak Kepala Regional harus secepatnya mengambil tindakan tegas.

Hal ini membuat Ketua KALIBER Aceh, Zk Agara, angkat bicara serta dirinya mengecam keras hal ini lantaran masih maraknya pembangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa lokasi Kabupaten Aceh Tenggara beroperasi dengan bebas. Karena kondisi bangun jauh dari standar atau bisa dibilang asal jadi.

Seharusnya kondisi bangunan dapur MBG tersebut haruslah sesuai standar dan prosedur dan asal asalan hanya untuk meraup Rp 6 juta rupiah per hari intensif dari pemerintah pusat.

Menurut hasil pantauan KALIBER Aceh di lapangan, sejumlah dapur MBG di Kota Cane dan sekitarnya diduga beroperasi tanpa memenuhi standar kebersihan, sanitasi, kelayakan bangunan, hingga tenaga profesional yang semestinya menjadi syarat utama dalam program nasional tersebut.

“Kami melihat program MBG di Aceh Tenggara mulai keluar dari arah dan tujuan Presiden RI. Banyak dapur berdiri hanya sekadar mengejar proyek dan keuntungan pribadi, bukan mengutamakan kualitas maupun keselamatan masyarakat,” tegas Zk Agara.

KALIBER Aceh menilai kondisi tersebut sangat berbahaya karena menyangkut konsumsi makanan untuk masyarakat dan pelajar. Bahkan, beberapa dapur disebut telah beroperasi tanpa kejelasan izin serta pengawasan dari instansi terkait.

“Bagaimana mungkin dapur sudah beroperasi, sementara standar kesehatan, chef, pengelolaan makanan, hingga izin kebersihan tidak jelas. Ini bukan program kecil, ini program negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, KALIBER Aceh menegaskan bahwa dapur MBG resmi seharusnya memiliki standar bangunan yang layak dan representatif. Namun fakta di lapangan, banyak dapur yang diduga dibangun seadanya.

“Secara aturan, dapur MBG harus memenuhi standar, termasuk ukuran dan fasilitas yang memadai sekitar 20×20 meter. Tapi yang terjadi di Aceh Tenggara, banyak bangunan terkesan dipaksakan hanya agar cepat operasional demi mencairkan keuntungan,” terang Zk Agara.

Atas kondisi tersebut,
KALIBER Aceh mendesak Presiden RI dan kementerian terkait segera menurunkan tim investigasi serta pengawasan khusus ke Aceh Tenggara untuk memeriksa seluruh dapur MBG yang telah berjalan.

“Presiden RI jangan sampai dibohongi laporan manis di atas meja. Realita di lapangan sangat memprihatinkan. Kami meminta tim pusat turun langsung ke Aceh Tenggara untuk melihat kondisi sebenarnya,” tegasnya.

KALIBER Aceh juga meminta aparat pengawasan dan penegak hukum tidak tutup mata terhadap dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG tersebut.

“Kami siap membuka data, dokumen, serta bukti-bukti pendukung terkait dugaan pelanggaran dan permainan dalam proyek dapur MBG di Aceh Tenggara. Jangan sampai program rakyat berubah menjadi ajang bancakan oknum tertentu,” tutup Zk Agara

Sampai berita ini dikirimkan ke meja redaksi media Agaranews.com masih berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada Kepala Regional (Kareg) Mustafa Kamal dan Wakil Kepala Regional (Wakareg) Provinsi Aceh, Santi.[tim]

Berita Terkait

Nobar Gembira Satukan Masyarakat, Korpus BEM se-Riau Apresiasi Berbagai Program Strategis Polda Riau
Polda Riau Kawal Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Pertama di Riau, Harapan Baru bagi Ribuan Nelayan Bengkalis
Agra Reynold Gurning Resmi Nahkodai Hanura Karo 2025-2030 : Muscab IV Pecah Rekor, Tegaskan Jalan Menuju Partai Modern yang Mengakar dan Melek Digital
Sinergitas TNI – Polri, Kodim 0116/Nagan Raya Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80 dan Berikan Kejutan Ulang Tahun
Melalui Komsos Babinsa Koramil 03/Seunagan Timur Ciptakan Keakraban Lebih Dekat Lagi Dengan Warga Binaan
Babinsa jalin komsos dengan warga binaan
Babinsa Bincang Santai di Kedai Kopi, Dengar Langsung Aspirasi Warga
Tetap jalin silaturahmi Babinsa Koramil 04 Beutong pertebal komsos terhadap Warga Desa Binaannya

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:56 WIB

Nobar Gembira Satukan Masyarakat, Korpus BEM se-Riau Apresiasi Berbagai Program Strategis Polda Riau

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polda Riau Kawal Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Pertama di Riau, Harapan Baru bagi Ribuan Nelayan Bengkalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:41 WIB

Agra Reynold Gurning Resmi Nahkodai Hanura Karo 2025-2030 : Muscab IV Pecah Rekor, Tegaskan Jalan Menuju Partai Modern yang Mengakar dan Melek Digital

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:39 WIB

Sinergitas TNI – Polri, Kodim 0116/Nagan Raya Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80 dan Berikan Kejutan Ulang Tahun

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:09 WIB

Melalui Komsos Babinsa Koramil 03/Seunagan Timur Ciptakan Keakraban Lebih Dekat Lagi Dengan Warga Binaan

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:55 WIB

Babinsa Bincang Santai di Kedai Kopi, Dengar Langsung Aspirasi Warga

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:42 WIB

Tetap jalin silaturahmi Babinsa Koramil 04 Beutong pertebal komsos terhadap Warga Desa Binaannya

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:39 WIB

Antisipasi Erosi Babinsa Dan Warga Gotong Royong Pasang Bronjong

Berita Terbaru