Puluhan Travel Umroh di Pekanbaru Kompak Tolak Kenaikan Tarif Tiket Maskapai

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:40 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, AgaraNews. Net|| Kenaikan harga tiket pesawat yang dipicu gejolak geopolitik di Timur Tengah mulai berdampak langsung terhadap biaya perjalanan umrah di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau. Harga paket umrah musim 1448 Hijriah diperkirakan naik hingga Rp5-6 juta per jamaah.

Lonjakan harga itu dipengaruhi meningkatnya biaya avtur akibat konflik di Timur Tengah, ditambah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang hampir menyentuh Rp17.500 per dolar AS.

Kondisi tersebut membuat biaya operasional perjalanan umrah ikut terdongkrak, mulai dari tiket pesawat, hotel, transportasi darat, hingga konsumsi jamaah di Tanah Suci.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi ini memicu keresahan para pelaku usaha travel umrah di Riau. Lebih dari 30 pemilik travel berkumpul di Pekanbaru, Senin (11/5), guna menyatukan sikap menyikapi kebijakan kenaikan harga tiket maskapai.

Pertemuan itu turut dihadiri owner Riau Wisata Hati, HM Dawood, yang juga dikenal sebagai wholesaler tiket Batik Air.

Dalam forum tersebut, para travel owner menyatakan keberatan atas kenaikan harga tiket yang dinilai terlalu tinggi dan memberatkan calon jamaah.

“Kami memahami situasi geopolitik di Timur Tengah memang berdampak pada kenaikan bahan bakar pesawat. Namun kenaikan harga tiket yang dirilis maskapai sangat memberatkan travel maupun jamaah. Kami berharap kebijakan ini bisa ditinjau ulang,” ujar salah seorang travel owner dalam pertemuan tersebut,Senin 11/5/26.

Selain kenaikan tiket, pelaku travel juga dihadapkan pada tekanan akibat anjloknya nilai tukar rupiah yang berimbas pada biaya hotel, bus, dan layanan lainnya di Arab Saudi.

Muhammad Dawood menyatakan pihaknya memahami keresahan para pelaku travel di Riau. Ia mengaku akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pihak maskapai.

“Saya akan mencoba mengkomunikasikan aspirasi rekan-rekan travel kepada pihak maskapai. Apa pun hasilnya nanti akan kami sampaikan kembali,” katanya.

Meski mendesak maskapai melakukan evaluasi tarif, para travel owner menilai kenaikan harga paket umrah saat ini sulit dihindari karena dipengaruhi faktor global di luar kendali penyelenggara travel.

Para pelaku travel juga sepakat tetap mengedepankan pelayanan terbaik kepada jamaah dengan menjelaskan kondisi yang terjadi secara terbuka dan transparan.

“Kami mengimbau jamaah tetap tenang dan memahami situasi saat ini. Semua ini terjadi karena faktor eksternal yang berada di luar kendali travel,” ujar salah seorang peserta rapat.

Bagi jamaah yang telah mendaftar dan menetapkan jadwal keberangkatan, kenaikan biaya ini menjadi konsekuensi yang harus dihadapi. Namun sebagian besar travel memilih tetap memberangkatkan jamaah sesuai jadwal karena belum ada kepastian harga akan kembali normal jika keberangkatan ditunda.

Sejumlah travel juga mengungkapkan mayoritas calon jamaah dapat memahami kondisi tersebut. Bahkan banyak jamaah tetap memilih berangkat meski harus menambah biaya, karena khawatir harga paket umrah justru kembali naik apabila keberangkatan ditunda.(Lia Hambali)

Berita Terkait

DPD KNPI Kota Tanjungbalai Tetap Eksis Dukung Supremasi Hukum
Semarak HUT-81 Kemerdekaan RI, Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai Sambut Arak Arakan dan Atraksi Pawai Karnaval
Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Deli Serdang Berjalan Lancar, Sejumlah Penghargaan Diserahkan
Walikota Tanjungbalai Irup Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta Utara
Ditengah Kampung, FPR Deklarasikan Manifesto Pembebasan Rakyat
Polsek Koja Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Negeri
Kapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Ngada, Polri Hadir Ringankan Beban Warga

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:03 WIB

DPD KNPI Kota Tanjungbalai Tetap Eksis Dukung Supremasi Hukum

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Semarak HUT-81 Kemerdekaan RI, Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai Sambut Arak Arakan dan Atraksi Pawai Karnaval

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Deli Serdang Berjalan Lancar, Sejumlah Penghargaan Diserahkan

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Walikota Tanjungbalai Irup Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta Utara

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Polsek Koja Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Negeri

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Kapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Ngada, Polri Hadir Ringankan Beban Warga

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

HEADLINE

DPD KNPI Kota Tanjungbalai Tetap Eksis Dukung Supremasi Hukum

Senin, 17 Agu 2026 - 23:03 WIB