ACEH TENGGARA – agaranews.net// Tawa dan senyum tampak menghiasi Lapangan Apel Mapolres Aceh Tenggara, Jumat (11/9/2026). Pagi itu, suasana yang biasanya identik dengan aktivitas kedinasan berubah menjadi lebih santai, hangat dan penuh keakraban.
Keluarga besar Polres Aceh Tenggara bersama Bhayangkari dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tenggara berkumpul dalam satu suasana yang berbeda. Mereka tidak datang untuk mengikuti rapat ataupun agenda kedinasan, melainkan untuk berolahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., bersama unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Tenggara beserta para istri.
Sejak kegiatan dimulai, suasana keakraban begitu terasa. Para peserta tampak menikmati setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Tidak ada sekat yang begitu terasa antara pejabat, anggota kepolisian, Bhayangkari maupun keluarga Forkopimda. Semuanya larut dalam suasana kebersamaan.
Olahraga bersama pun menjadi semakin menarik karena diwarnai canda, tawa dan interaksi ringan antarpeserta. Lapangan yang biasanya digunakan untuk kegiatan kedinasan pagi itu seakan menjadi ruang pertemuan keluarga besar yang mempertemukan banyak pihak dalam suasana yang lebih cair.
Bagi keluarga besar Polres Aceh Tenggara, momentum HKGB ke-74 ini memang bukan semata-mata kegiatan untuk menjaga kebugaran tubuh.
Ada pesan yang jauh lebih besar di balik kegiatan tersebut, yakni bagaimana olahraga dapat menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan emosional, mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang semakin baik antara Polri, Bhayangkari, pemerintah daerah serta seluruh unsur Forkopimda.
Di tengah kesibukan menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing, kesempatan untuk berkumpul dalam suasana santai seperti ini menjadi sesuatu yang memiliki arti tersendiri.
Sebab, sinergi antarlembaga tidak selalu harus dibangun melalui forum formal. Terkadang, percakapan sederhana, sapaan, senyum dan kebersamaan dalam sebuah kegiatan bersama justru mampu menciptakan kedekatan yang lebih kuat.
Hal tersebut juga menjadi bagian penting dari semangat HKGB ke-74 yang tidak hanya menempatkan Bhayangkari sebagai organisasi pendamping tugas suami, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar Polri yang turut berperan dalam membangun kebersamaan, kepedulian dan semangat kekeluargaan.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo melalui Kasi Humas Ipda Patar mengatakan, olahraga bersama dalam rangka HKGB ke-74 menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan sekaligus membangun kebersamaan di antara seluruh unsur yang hadir.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi seluruh peserta untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih santai dan penuh kekeluargaan.
“Kegiatan seperti ini memberikan suasana yang lebih dekat dan penuh kekeluargaan. Tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga memperkuat silaturahmi antara Polres Aceh Tenggara dengan Pemerintah Daerah serta unsur Forkopimda,” ungkap Ipda Patar.
Ia mengatakan, hubungan yang harmonis antara kepolisian, pemerintah daerah dan unsur Forkopimda merupakan salah satu modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara.
Menurutnya, tantangan dalam menjaga keamanan, ketertiban dan memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan komunikasi, koordinasi dan kerja sama yang kuat dari seluruh unsur.
Karena itu, kegiatan yang dikemas dalam suasana olahraga bersama seperti HKGB ke-74 dinilai memiliki manfaat yang lebih luas.
Selain menjaga kesehatan dan kebugaran, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi informal. Hubungan yang semakin dekat diharapkan dapat membuat koordinasi antarpihak menjadi lebih mudah ketika menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Kami berharap kebersamaan dan sinergi yang sudah terjalin dengan baik ini terus dipertahankan. Dengan komunikasi dan hubungan yang semakin erat, tentu akan semakin mendukung pelaksanaan tugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ipda Patar.
Semangat kebersamaan itu pula yang menjadi warna utama peringatan HKGB ke-74 di Aceh Tenggara.
Di lapangan, olahraga menjadi aktivitas utama. Namun di balik gerakan dan aktivitas tersebut, terselip pesan penting tentang pentingnya menjaga hubungan baik.
Kebersamaan yang terbangun antara keluarga besar Polres Aceh Tenggara, Bhayangkari dan Forkopimda menjadi gambaran bahwa sinergi dapat tumbuh dari hal-hal sederhana. Ketika komunikasi terjalin dengan baik dan hubungan personal semakin dekat, koordinasi dalam menjalankan tugas pun diharapkan semakin solid.
Terlebih, Kabupaten Aceh Tenggara memiliki berbagai dinamika dan tantangan yang membutuhkan kehadiran pemerintah bersama seluruh unsur terkait. Dalam kondisi tersebut, soliditas Forkopimda menjadi salah satu faktor penting untuk menciptakan situasi daerah yang aman, nyaman dan kondusif.
Kehadiran Bupati Aceh Tenggara bersama unsur Forkopimda dan para istri juga memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Kebersamaan tidak hanya terjalin di antara para pejabat dan personel, tetapi juga melibatkan keluarga yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan tugas masing-masing.
Bhayangkari sendiri memiliki posisi yang tidak terpisahkan dari kehidupan keluarga besar Polri. Di balik tugas anggota kepolisian yang penuh tuntutan dan tanggung jawab, terdapat dukungan keluarga yang turut menjadi sumber kekuatan.
Karena itu, peringatan HKGB menjadi momentum untuk merayakan semangat persatuan sekaligus memperkuat rasa memiliki sebagai bagian dari keluarga besar Polri.
Suasana hangat yang tercipta pada kegiatan olahraga bersama tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kebersamaan merupakan bagian penting dari perjalanan sebuah organisasi maupun hubungan antarlembaga.
Sebuah lapangan apel yang biasanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan resmi, pagi itu justru menjadi ruang untuk membangun kedekatan.
Ada tawa yang pecah di sela kegiatan, ada sapaan antarpeserta, ada pula kebersamaan yang tercipta tanpa memandang jabatan maupun latar belakang.
Semua berbaur dalam satu semangat: sehat bersama, kompak bersama dan membangun sinergi bersama.
Peringatan HKGB ke-74 akhirnya bukan hanya meninggalkan kesan tentang kegiatan olahraga. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat jalinan silaturahmi dan memperkokoh hubungan antara Polres Aceh Tenggara dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara serta unsur Forkopimda.
Dari suasana sederhana itulah, harapan besar kembali ditegaskan: kebersamaan yang telah terbangun tidak berhenti ketika kegiatan berakhir.
Semangat tersebut diharapkan terus terbawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga setiap unsur dapat bergerak bersama, saling mendukung dan saling menguatkan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Aceh Tenggara.
Karena pada akhirnya, sinergi bukan hanya tentang duduk bersama dalam forum resmi, tetapi juga tentang membangun kepercayaan, menjaga komunikasi dan menciptakan rasa kebersamaan.
Dan melalui semangat HKGB ke-74, keluarga besar Polres Aceh Tenggara bersama Forkopimda kembali menunjukkan bahwa kebersamaan yang dirawat dengan baik dapat menjadi kekuatan penting dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Ady


































