SMPN 1 Ciwidey Klarifikasi Kondisi Sarpras dan Penggunaan Dana BOS, Ruang Kelas hingga Perpustakaan Diusulkan Revitalisasi

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 11:00 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMPN 1 Ciwidey

Kepala SMPN 1 Ciwidey

CIWIDEY, AGARANEWS – Pemberitaan mengenai kondisi sarana dan prasarana di SMPN 1 Ciwidey mendapat tanggapan dari pihak sekolah. Kepala SMPN 1 Ciwidey, Ahmad Rohman Somantri, memberikan klarifikasi terkait sejumlah fasilitas sekolah sekaligus menjelaskan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Saat dikonfirmasi pada Senin, 7 September 2026, di ruang kerjanya, Ahmad Rohman Somantri mengatakan bahwa sejumlah ruang kelas di SMPN 1 Ciwidey telah dilakukan survei oleh pemerintah pusat sebanyak dua kali.

Menurut Ahmad, survei tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses pengajuan program revitalisasi terhadap fasilitas sekolah yang membutuhkan penanganan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya ruang kelas, ruang perpustakaan yang masuk kategori rusak sedang juga telah dilakukan survei untuk diajukan dalam program revitalisasi.

“Beberapa ruang kelas sudah dilakukan survei oleh pemerintah pusat sebanyak dua kali. Selain itu, perpustakaan yang termasuk rusaks sedang dan berat juga sudah disurvei untuk diajukan program revitalisasi,” ujar Ahmad.

Terkait penggunaan Dana BOS, Ahmad menjelaskan bahwa anggaran tersebut antara lain digunakan untuk melakukan perbaikan sarana dan prasarana ringan di lingkungan sekolah.

Penggunaan tersebut, kata Ahmad, di antaranya untuk memperbaiki meja dan kursi serta mengganti papan tulis yang sudah membutuhkan pembaruan.

“Dana BOS banyak dialokasikan untuk perbaikan kursi dan meja serta penggantian papan tulis,” kata Ahmad.

Selain perbaikan meja, kursi dan papan tulis, pihak sekolah juga melakukan pemeliharaan terhadap fasilitas lainnya. Ahmad menyampaikan bahwa kondisi lantai yang dinilai sulit dibersihkan akan terlebih dahulu diupayakan untuk dibersihkan.

“Untuk keramik yang sulit dibersihkan, akan diusahakan terlebih dahulu untuk dibersihkan,” jelasnya.

Dengan demikian, penggantian keramik belum menjadi langkah pertama yang dipastikan dilakukan. Pihak sekolah akan melihat terlebih dahulu hasil upaya pembersihan tersebut sebelum menentukan penanganan berikutnya.

Sementara terkait toilet sekolah yang sebelumnya menjadi sorotan, Ahmad menyampaikan bahwa perbaikan telah dilakukan. Coretan-coretan yang sebelumnya terdapat pada bagian toilet juga telah dicat ulang.

Menurut pihak sekolah, penanganan sarana prasarana dilakukan secara bertahap. Fasilitas yang mengalami kerusakan ringan dapat dilakukan melalui pemeliharaan dan perbaikan menggunakan anggaran sekolah, termasuk Dana BOS.

Sedangkan fasilitas yang membutuhkan rehabilitasi lebih besar, seperti sejumlah ruang kelas dan perpustakaan yang masuk kategori rusak sedang, diarahkan melalui pengajuan program revitalisasi kepada pemerintah pusat.

Keterangan mengenai penggunaan Dana BOS tersebut menjadi penting untuk melihat bagaimana anggaran pendidikan digunakan untuk menunjang kebutuhan peserta didik. Terlebih, di tengah masih adanya kebutuhan perbaikan sarana prasarana sekolah, pihak sekolah menyebut sebagian anggaran BOS digunakan untuk perbaikan fasilitas ringan.

Di sisi lain, adanya survei pemerintah pusat terhadap ruang kelas dan perpustakaan menjadi langkah yang diharapkan dapat memberikan solusi terhadap fasilitas yang membutuhkan rehabilitasi lebih besar.

Pihak SMPN 1 Ciwidey menyatakan pembenahan sarana dan prasarana terus dilakukan secara bertahap, baik melalui pemeliharaan internal maupun melalui pengajuan program revitalisasi kepada pemerintah pusat.

Klarifikasi Kepala SMPN 1 Ciwidey tersebut sekaligus menjadi jawaban pihak sekolah atas pemberitaan sebelumnya mengenai kondisi sarana prasarana dan penggunaan Dana BOS di lingkungan SMPN 1 Ciwidey.

 

( Saipul)

Berita Terkait

Dana JKN dan BOK Puskesmas Bihbul Disorot, Data Penggunaan Dipertanyakan, Audiensi ke Dinkes Bandung Disiapkan
Dana Pemeliharaan Sarpras SMPN 1 Ciwidey Capai Rp446,8 Juta dalam Tiga Tahun, Kondisi Fasilitas Masih Memprihatinkan
Ketua Komite MAN 2 Bandung Beri Klarifikasi, Pertanyaan AgaraNews Terjawab
Iuran MAN 2 Bandung Belum Terjawab, AgaraNews Tempuh Jalur Polda Jabar dan Kakanwil Kemenag
Pelaksana RKB SMPN 3 Katapang Belum Berikan Klarifikasi, Misteri Pondasi Masih Menjadi Sorotan
Hotmix Kopo–Bihbul Dikerjakan Malam, Permukaan Lebih Kasar: Kekhawatiran Dedi Mulyadi Seolah Terjawab di Lapangan
Proyek Revitalisasi SMPN 1 Cilengkrang Rp2 Miliar Lebih, Mekanisme Swakelola Jadi Sorotan
Kepala MAN 2 Bandung Belum Jawab Konfirmasi, AgaraNews Siapkan Surat Resmi dan Minta Audit Jika Tetap Bungkam

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:57 WIB

Syukuran dan Tatap Muka HUT Polwan ke-78, Kapolres Apresiasi Dedikasi Polwan Polres Aceh Tenggara

Senin, 7 September 2026 - 09:30 WIB

jalin hubungan yg baik Babinsa Posramil Tadu raya melaksanakan komsos d desa binaan

Senin, 7 September 2026 - 09:27 WIB

Babinsa Sambangi warga Sosialisasi Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 09:24 WIB

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Bantu Bangun Kios

Senin, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Komsos dengan Warga Desa Kuala Tripa

Senin, 7 September 2026 - 09:17 WIB

Cegah Karhutla Babinsa Laksanakan Patroli dan Beri Himbauan Kepada Warga Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 09:15 WIB

Babinsa Bantu Petani Pasang Plastik Penghalang Tikus Pemakan Padi

Senin, 7 September 2026 - 09:13 WIB

Babinsa Kodim 0108/Agara Sosialisasi Kepada Warga Desa Tentang Penerimaan TNI AD

Berita Terbaru

ACEH

Babinsa Sambangi warga Sosialisasi Karhutla

Senin, 7 Sep 2026 - 09:27 WIB