Yahdi Hasan : Menanam Jiwa Peduli, Merangkul Anak Istimewa dan Lansia di Aceh Tenggara

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 20:56 WIB

50169 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Agaranews.net Sebuah keteduhan dan kehangatan tulus menyelimuti suasana di sejumlah desa di Kabupaten Aceh Tenggara pada hari Minggu, 17 Mei 2026. Di tengah rutinitas dan kesibukan dunia politik yang sering kali hiruk-pikuk, Yahdi Hasan, M.I.Kom, Sekretaris Komisi VII DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh, memilih untuk meluangkan waktu berharganya dengan cara yang sangat berbeda dan menyentuh hati. Bersama isteri tercinta, Siti Kasmah Selian, beliau melakukan kunjungan silaturahmi serta pemantauan langsung terhadap kondisi anak-anak disabilitas dan kaum lanjut usia (lansia) yang tinggal di pelosok desa, membuktikan bahwa kehadiran seorang pemimpin sejati terasa nyata di tengah masyarakat.

Kunjungan ini bukanlah sekadar agenda seremonial biasa. Bagi Yahdi Hasan, pulang ke kampung halaman di Aceh Tenggara selalu memiliki makna khusus dan tanggung jawab moral yang besar. Beliau menjadikan setiap momen kepulangannya sebagai wadah untuk terus menyambung kasih, melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan warga, dan memastikan bahwa mereka yang membutuhkan perhatian lebih, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus dan para lansia, tidak pernah terabaikan atau terpinggirkan dari perhatian pemerintah maupun tokoh masyarakat.

Kehadiran Yahdi Hasan dan isteri, Siti Kasmah Selian, disambut penuh haru dan sukacita oleh warga. Dalam setiap pertemuannya, pasangan ini tidak hanya datang membawa senyum sapa, tetapi juga membawa bantuan sembako yang disalurkan secara langsung kepada anak-anak disabilitas dan keluarga lansia. Bantuan ini, meski nilainya mungkin tidak besar, namun memiliki makna yang sangat dalam sebagai wujud nyata kepedulian, perhatian, dan keinginan tulus untuk meringankan beban hidup mereka yang membutuhkan uluran tangan sesama manusia.

Kegiatan sosial yang dilakukan pada hari Minggu ini sebenarnya merupakan rangkaian lanjutan dari serangkaian aksi kemanusiaan yang telah dilakukan Yahdi Hasan hanya beberapa hari sebelumnya. Sebelum berkeliling melihat kondisi anak disabilitas dan lansia, tepatnya pada tanggal 14 Mei 2026 yang lalu, beliau telah turun langsung ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan masa panik bagi warga Desa Lawe Tua, Kecamatan Lawe Sigala-gala, yang menjadi korban terdampak banjir bandang. Di tengah genangan air dan puing-puing yang tersisa, beliau hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan memberikan semangat agar masyarakat tetap tegar menghadapi musibah tersebut.

Tak berhenti di situ, pada tanggal 15 Mei 2026, Yahdi Hasan juga menyempatkan diri mendatangi rumah duka Almarhumah Sahila yang bertempat di Desa Pintu Khimbe. Kehadiran beliau di tengah keluarga yang sedang berduka bukan hanya untuk menyampaikan belasungkawa, melainkan untuk memberikan kekuatan moril dan mengingatkan kembali akan nilai-nilai kemanusiaan serta kebersamaan yang harus senantiasa dijaga di tengah masyarakat Aceh. Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa bagi Yahdi Hasan, tanggung jawab seorang wakil rakyat tidak berhenti di ruang sidang, tetapi justru bermula dan berakhir di tengah masyarakat.

Salah satu momen paling menyentuh dalam kunjungan hari Minggu ini terjadi saat Yahdi Hasan berkunjung ke kediaman Muhammad Alparo, seorang anak penyandang disabilitas yang beralamat di Desa Kute Lingga, Kecamatan Bukit Tusam. Rumah sederhana tempat Muhammad Alparo dan keluarganya tinggal menjadi saksi kehangatan hubungan antara seorang pemimpin dan warganya. Sesampainya di lokasi, Yahdi Hasan tidak segan-segan duduk bersila, berbaur, dan berkomunikasi secara aktif dengan Muhammad Alparo serta seluruh anggota keluarga yang ada di sana.

Dalam percakapan yang berlangsung akrab dan penuh kasih sayang, Yahdi Hasan mendengarkan dengan seksama setiap cerita, keluh kesah, maupun harapan yang disampaikan oleh keluarga Muhammad Alparo. Beliau tampak sangat serius memperhatikan setiap detail kondisi yang dialami anak tersebut, mulai dari kebutuhan sehari-hari, akses kesehatan, hingga hal-hal kecil yang mungkin luput dari perhatian banyak orang. Di mata Yahdi Hasan, Muhammad Alparo bukanlah sekadar warga biasa, melainkan seorang anak istimewa yang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan kesempatan berkembang selayaknya anak-anak lainnya.

Pada kesempatan itu pula, Yahdi Hasan memberikan dorongan semangat dan motivasi yang begitu kuat kepada Muhammad Alparo dan keluarganya. Beliau menanamkan keyakinan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk menjadi pribadi yang berharga dan berguna. Beliau mengingatkan orang tua dan keluarga agar senantiasa menjaga, mendampingi, dan memotivasi Muhammad Alparo, karena di balik keterbatasan yang ada, tersimpan potensi dan keistimewaan yang patut dibanggakan. Pesan yang disampaikan beliau terdengar begitu tulus: “Anak disabilitas adalah anak yang istimewa, ciptaan Tuhan yang indah yang harus kita jaga dan kita sayangi sepenuh hati.”

Bagi Yahdi Hasan, jiwa kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang lemah, anak-anak berkebutuhan khusus, dan para lansia, adalah nilai dasar yang harus terus ditanamkan, dibiasakan, dan diwariskan. Beliau menekankan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari tingginya pembangunan fisik atau kemajuan ekonomi semata, tetapi jauh lebih penting lagi dari bagaimana masyarakat dan pemimpinnya memperlakukan serta melindungi mereka yang membutuhkan perlindungan dan kasih sayang.

Sebagai Sekretaris Komisi VII DPR Aceh yang membidangi bidang keagamaan dan umat serta isu-isu sosial, Yahdi Hasan memandang bahwa kesejahteraan sosial adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah. Oleh karena itu, setiap kali beliau pulang kampung ke Aceh Tenggara, agenda silaturahmi dan pengecekan langsung ke rumah-rumah warga, termasuk anak disabilitas dan lansia, selalu menjadi prioritas utama yang tidak pernah dilewatkan.

Kehadiran isteri Yahdi Hasan, Siti Kasmah Selian, turut menambah kesan hangat dan kekeluargaan dalam setiap kunjungan. Bersama suaminya, ia juga berinteraksi dengan para ibu, berbagi cerita, dan memberikan dukungan moril. Kehadiran pasangan ini memberikan pesan bahwa kepedulian itu bersifat menyeluruh, melibatkan keluarga, dan berakar dari hati yang tulus ingin melayani masyarakat tanpa memandang latar belakang atau kondisi fisik seseorang.

Warga yang dikunjungi, baik keluarga disabilitas maupun para lansia, tampak sangat terharu dan merasa sangat diperhatikan. Banyak di antara mereka yang mengaku tidak menyangka akan didatangi langsung oleh seorang anggota dewan lengkap dengan keluarganya. Bagi mereka, kunjungan ini adalah obat jiwa yang sangat berharga, menghapus rasa kesepian dan rasa terpinggirkan, serta menumbuhkan kembali harapan bahwa masih banyak orang yang peduli dan menganggap mereka sebagai bagian penting dari masyarakat Aceh.

Yahdi Hasan juga berjanji akan terus berjuang di tingkat legislatif untuk memastikan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas serta kesejahteraan lansia dapat terus ditingkatkan dan terealisasi dengan baik. Beliau bertekad agar bantuan dan perhatian ini tidak berhenti pada momen kunjungan saja, melainkan menjadi langkah awal dari rangkaian upaya berkelanjutan agar kualitas hidup saudara-saudara kita yang istimewa ini menjadi lebih baik lagi ke depannya.

Di penghujung kegiatan, suasana penuh haru namun juga penuh harapan menyelimuti perpisahan. Kunjungan yang dilakukan Yahdi Hasan dan isteri ini meninggalkan jejak yang indah di hati masyarakat. Sebuah bukti nyata bahwa politik yang berlandaskan kasih sayang dan pelayanan akan selalu menghasilkan kebaikan yang dirasakan hingga ke akar rumput. Di tangan pemimpin yang memegang teguh nilai kemanusiaan seperti itu, masyarakat Aceh Tenggara pun semakin yakin akan terciptanya lingkungan yang damai, sejahtera, dan penuh kasih sayang bagi semua kalangan, tanpa terkecuali.

Kisah perjalanan kemanusiaan Yahdi Hasan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak, bahwa menjadi pemimpin sejati berarti hadir, mendengar, merangkul, dan meyakinkan setiap insan bahwa mereka berharga, berarti, dan istimewa di mata sesama.

Husni.

Berita Terkait

Nobar Gembira Satukan Masyarakat, Korpus BEM se-Riau Apresiasi Berbagai Program Strategis Polda Riau
Polda Riau Kawal Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Pertama di Riau, Harapan Baru bagi Ribuan Nelayan Bengkalis
Agra Reynold Gurning Resmi Nahkodai Hanura Karo 2025-2030 : Muscab IV Pecah Rekor, Tegaskan Jalan Menuju Partai Modern yang Mengakar dan Melek Digital
Sinergitas TNI – Polri, Kodim 0116/Nagan Raya Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80 dan Berikan Kejutan Ulang Tahun
Melalui Komsos Babinsa Koramil 03/Seunagan Timur Ciptakan Keakraban Lebih Dekat Lagi Dengan Warga Binaan
Babinsa jalin komsos dengan warga binaan
Babinsa Bincang Santai di Kedai Kopi, Dengar Langsung Aspirasi Warga
Tetap jalin silaturahmi Babinsa Koramil 04 Beutong pertebal komsos terhadap Warga Desa Binaannya

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:56 WIB

Nobar Gembira Satukan Masyarakat, Korpus BEM se-Riau Apresiasi Berbagai Program Strategis Polda Riau

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polda Riau Kawal Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Pertama di Riau, Harapan Baru bagi Ribuan Nelayan Bengkalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:41 WIB

Agra Reynold Gurning Resmi Nahkodai Hanura Karo 2025-2030 : Muscab IV Pecah Rekor, Tegaskan Jalan Menuju Partai Modern yang Mengakar dan Melek Digital

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:39 WIB

Sinergitas TNI – Polri, Kodim 0116/Nagan Raya Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80 dan Berikan Kejutan Ulang Tahun

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:09 WIB

Melalui Komsos Babinsa Koramil 03/Seunagan Timur Ciptakan Keakraban Lebih Dekat Lagi Dengan Warga Binaan

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:55 WIB

Babinsa Bincang Santai di Kedai Kopi, Dengar Langsung Aspirasi Warga

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:42 WIB

Tetap jalin silaturahmi Babinsa Koramil 04 Beutong pertebal komsos terhadap Warga Desa Binaannya

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:39 WIB

Antisipasi Erosi Babinsa Dan Warga Gotong Royong Pasang Bronjong

Berita Terbaru