Bangunan MBG Di Desa Pasir Gala-Lawe Bulan Diduga Tidak Memenuhi Standard Tapi Beroperasi

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 14:27 WIB

50529 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara, Agaranews.net Bangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Desa Pasir Gala- Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara Provinsi Aceh diduga tidak memenuhi standar. Akan tetapi tetap saja beroperasi memberikan makanan kepada siswa sebagai penerima manfaat.

Hal ini membuat Ketua KALIBER Aceh, Zk Agara, angkat bicara serta dirinya mengecam keras hal ini lantaran masih maraknya pembangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa lokasi Kabupaten Aceh Tenggara beroperasi dengan bebas. Karena kondisi bangun jauh dari standar atau bisa dibilang asal jadi. Katanya kepada media ini Senin (18/5/26).

Seharusnya kondisi bangunan dapur MBG tersebut haruslah sesuai standar dan prosedur dan asal asalan hanya untuk meraup Rp 6 juta rupiah per hari intensif dari pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut hasil pantauan KALIBER Aceh di lapangan, sejumlah dapur MBG di Kota Cane dan sekitarnya diduga beroperasi tanpa memenuhi standar kebersihan, sanitasi, kelayakan bangunan, hingga tenaga profesional yang semestinya menjadi syarat utama dalam program nasional tersebut.

“Kami melihat program MBG di Aceh Tenggara mulai keluar dari arah dan tujuan Presiden RI. Banyak dapur berdiri hanya sekadar mengejar proyek dan keuntungan pribadi, bukan mengutamakan kualitas maupun keselamatan masyarakat,” tegas Zk Agara.

KALIBER Aceh menilai kondisi tersebut sangat berbahaya karena menyangkut konsumsi makanan untuk masyarakat dan pelajar. Bahkan, beberapa dapur disebut telah beroperasi tanpa kejelasan izin serta pengawasan dari instansi terkait.

“Bagaimana mungkin dapur sudah beroperasi, sementara standar kesehatan, chef, pengelolaan makanan, hingga izin kebersihan tidak jelas. Ini bukan program kecil, ini program negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, KALIBER Aceh menegaskan bahwa dapur MBG resmi seharusnya memiliki standar bangunan yang layak dan representatif. Namun fakta di lapangan, banyak dapur yang diduga dibangun seadanya.

“Secara aturan, dapur MBG harus memenuhi standar, termasuk ukuran dan fasilitas yang memadai sekitar 20×20 meter. Tapi yang terjadi di Aceh Tenggara, banyak bangunan terkesan dipaksakan hanya agar cepat operasional demi mencairkan keuntungan,” terang Zk Agara.

Atas kondisi tersebut,
KALIBER Aceh mendesak Presiden RI dan kementerian terkait segera menurunkan tim investigasi serta pengawasan khusus ke Aceh Tenggara untuk memeriksa seluruh dapur MBG yang telah berjalan.

“Presiden RI jangan sampai dibohongi laporan manis di atas meja. Realita di lapangan sangat memprihatinkan. Kami meminta tim pusat turun langsung ke Aceh Tenggara untuk melihat kondisi sebenarnya,” tegasnya.

KALIBER Aceh juga meminta aparat pengawasan dan penegak hukum tidak tutup mata terhadap dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG tersebut.

“Kami siap membuka data, dokumen, serta bukti-bukti pendukung terkait dugaan pelanggaran dan permainan dalam proyek dapur MBG di Aceh Tenggara. Jangan sampai program rakyat berubah menjadi ajang bancakan oknum tertentu,” tutup Zk Agara

Sampai berita ini dikirimkan ke meja redaksi media Agaranews.com masih berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada Kepala Regional (Kareg) Mustafa Kamal dan Wakil Kepala Regional (Wakareg) Provinsi Aceh, Santi.[red]

Berita Terkait

Semangat HUT RI ke-81, SMA Negeri 1 Lawe Alas Pacu Mutu Akademik-Nonakademik Menuju Generasi Emas 2045
Kajari Karo Bersama Forkompinda Hadiri Upacara Pemberian Remisi Umum HUT RI Ke-81
Kajari Karo Bersama Forkompinda Sambut Penerimaan Peserta Pawai HUT RI Ke-81 di Kabanjahe 
Kajari Karo Beserta Jajaran Ikuti Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke- 81
Kasi Intel Kejari Karo Hadiri Ramah Tamah Bersama Pejuang ’45, Dengarkan Langsung Cerita Perjuangan 
Bupati Karo Bersama Forkopimda Terima Pawai Defile SMP dan SMA dalam Rangka HUT ke-81 RI
Lautan Manusia Padati Kota Kabanjahe, Masyarakat Karo Bersuka Ria Sambut HUT RI Ke-81
Bupati Karo Bersama Forkopimda Terima Pawai Defile SMP dan SMA dalam Rangka HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Semangat HUT RI ke-81, SMA Negeri 1 Lawe Alas Pacu Mutu Akademik-Nonakademik Menuju Generasi Emas 2045

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Kajari Karo Bersama Forkompinda Hadiri Upacara Pemberian Remisi Umum HUT RI Ke-81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Kajari Karo Bersama Forkompinda Sambut Penerimaan Peserta Pawai HUT RI Ke-81 di Kabanjahe 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kajari Karo Beserta Jajaran Ikuti Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke- 81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Kasi Intel Kejari Karo Hadiri Ramah Tamah Bersama Pejuang ’45, Dengarkan Langsung Cerita Perjuangan 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Lautan Manusia Padati Kota Kabanjahe, Masyarakat Karo Bersuka Ria Sambut HUT RI Ke-81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Bupati Karo Bersama Forkopimda Terima Pawai Defile SMP dan SMA dalam Rangka HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:27 WIB

Bupati Karo Ikuti Upacara Serenade dan Penurunan Bendera HUT ke-81 RI

Berita Terbaru