
Kutacane Agaranews.net – Didalam Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau, Kodim 0108/Agara bersama BPBD menggelar simulasi pencegahan dan penanggulangan karhutla,di Makodim 0108/Agara Jl Cut Nyak Dhien Kutacane Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (30/08/2026).

Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro S.T. melalui Bati Ops Pelda Adi Saputra menyampaikan, Simulasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Kabupaten aceh Tenggara.

Para peserta mempraktikkan berbagai tahapan penanganan, mulai dari menerima informasi adanya kebakaran lahan, respon cepat deteksi dini titik api, pengerahan armada, pembentukan hingga teknik pemadaman secara cepat dan tepat.
Dengan latihan tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kemampuan teknis personel dalam menangani karhutla di lapangan.latihan ini menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme personel dan memperkuat koordinasi antarinstansi Seluruh unsur yang tergabung diharapkan mampu bertindak lebih cepat, efektif, dan terukur.

Sehingga dalam upaya pencegahan harus menjadi prioritas dalam menghadapi ancaman karhutla. Karena itu, patroli terpadu dan edukasi secara berkelanjutan kepada masyarakat perlu terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya serta dampak pembakaran lahan dan hutan.
Bati ops juga menekankan, dalam penegakan hukum perlu dilakukan terhadap pihak atau oknum yang dengan sengaja membuka lahan dengan cara membakar,sehingga langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah kejadian serupa terulang kembali, Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan penanggulangan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan satu instansi. diperlukan sinergitas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait, serta masyarakat.
Melalui simulasi tersebut,kami berharap kesiapan personel kodim 0108/Agara dan koordinasi lintas sektor semakin optimal sehingga setiap potensi karhutla dapat ditangani sedini mungkin dan dampaknya terhadap lingkungan maupun masyarakat dapat diminimalkan.
(Pendim Agara).


































