Pakpak Bharat, AgaraNews. Net– Penyaluran bantuan beras Bulog kepada masyarakat di Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Sertu Agustiono, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Kerajaan itu dimulai pukul 09.00 WIB dengan tujuan memastikan proses penyaluran berjalan tertib dan bantuan diterima masyarakat yang berhak.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Agustiono hadir bersama Habib dari Bulog, Pendamping PKH Sudarman Padang, Kepala Seksi Perekonomian Muliadi Berasa, perangkat desa se-Kecamatan Kerajaan, serta masyarakat penerima manfaat. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari pendampingan di lapangan agar proses distribusi bantuan berlangsung aman, lancar, dan sesuai dengan data penerima.
Berdasarkan data penyaluran, bantuan diberikan kepada masyarakat dari sembilan desa. Masing-masing keluarga penerima manfaat mendapatkan tiga karung beras dengan berat lima kilogram per karung. Adapun penerima terdiri dari Desa Kuta Dame 360 KPM, Kuta Meriah 147 KPM, Kuta Saga 90 KPM, Perduhapen 66 KPM, Pardomuan 79 KPM, Majanggut I 153 KPM, Perpulungen 275 KPM, Sukarame 154 KPM, dan Surung Mersada 55 KPM.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.379 KPM tercatat sebagai penerima bantuan dalam penyaluran tersebut. Babinsa turut memantau jalannya kegiatan sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait guna membantu menjaga ketertiban di lokasi, sehingga masyarakat dapat menerima bantuan dengan nyaman. Penyaluran pada Sabtu itu berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dan akan dilanjutkan kembali pada Senin mendatang.
Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar mengatakan, monitoring yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk kepedulian dan pendampingan TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran program bantuan pangan. “Kami akan terus membantu memonitor kegiatan di lapangan agar penyaluran bantuan berjalan tertib, lancar, dan masyarakat yang telah terdata sebagai penerima dapat menerima bantuan dengan baik,” ujarnya.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)


































