Heru Subagia Balik Tantang Denny Indrayana : Cari Dokumen Gibran atau Buktikan Dulu Hadiahnya?

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:21 WIB

50118 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon, AgaraNews. Net // Polemik mengenai dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan. Pengamat politik sekaligus Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Korwil Cirebon, Heru Subagia, menyatakan tertantang untuk mengikuti sayembara yang digulirkan pakar hukum tata negara Denny Indrayana terkait pencarian dokumen pendidikan Gibran.

Nilai hadiah sayembara tersebut disebut telah mencapai Rp1.051.050.000. Namun, Heru menegaskan dirinya tertarik bukan semata-mata karena besarnya hadiah, melainkan ingin memastikan langsung apakah sayembara dan hadiah tersebut benar-benar tersedia serta dapat dipertanggungjawabkan.

Hal itu disampaikan Heru dalam wawancara pada Kamis pagi (20/8/2026) di Kota Cirebon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

«“Saya tertantang sekali untuk ikut serta dalam perlombaan tersebut. Sekali lagi bukan karena nilainya atau juga materinya, tetapi saya hanya mau mengecek,” ujar Heru.»

Heru: Saya Mau Lihat Sendiri Duitnya

Menurut Heru, sebelum benar-benar mencari dokumen pendidikan Gibran ke Solo, dirinya ingin memastikan terlebih dahulu keberadaan hadiah yang ditawarkan dalam sayembara tersebut.

Ia bahkan meminta agar hadiah senilai lebih dari Rp1 miliar itu dapat dibuktikan secara nyata.

«“Saya akan mengecek dengan mata kepala saya sendiri apakah betul sayembara dengan nilai Rp1 miliar lebih itu ada wujud fisiknya, ada duitnya,” tegasnya.»

Heru juga menyinggung informasi mengenai kontribusi berupa tanah yang disebut bernilai sekitar Rp700 juta. Jika memang ada pihak yang menyatakan memberikan hibah tanah sebagai bagian dari hadiah sayembara, menurut Heru, harus ada dokumen yang bisa diverifikasi.

“Kalau memang ada tanah yang nilainya sekitar Rp700 juta, tentu harus jelas dokumennya. Ada sertifikatnya, ada bukti kepemilikannya dan bisa diverifikasi,” katanya.

Minta Kejelasan: Sayembara Pribadi atau Ada Sponsor Politik?

Tidak berhenti pada soal hadiah, Heru juga mempertanyakan latar belakang sayembara tersebut.

Ia ingin memastikan bahwa sayembara yang digulirkan Denny Indrayana benar-benar merupakan inisiatif pribadi dan tidak didanai atau ditunggangi kepentingan politik tertentu.

Bagi Heru, transparansi penting agar publik tidak hanya melihat persoalan ini sebagai pertarungan opini atau kepentingan politik.

“Harus jelas siapa yang menyediakan hadiah, bagaimana mekanismenya dan apakah benar ini murni sayembara pribadi. Jangan sampai publik kemudian bertanya-tanya ada kepentingan politik di belakangnya,” ujar Heru.

Siap ke Solo Cari Dokumen Gibran

Jika persoalan mengenai sayembara dan hadiah tersebut sudah jelas, Heru menyatakan siap mendatangi Solo untuk mencari informasi mengenai dokumen pendidikan Gibran.

Ia membuka kemungkinan untuk meminta informasi secara langsung kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo maupun Gibran Rakabuming Raka.

Informasi atau dokumen yang diperoleh nantinya, kata Heru, akan disampaikan kepada Denny Indrayana sesuai mekanisme sayembara yang telah diumumkan.

“Saya siap ke Solo. Kalau memang ini sayembara yang serius dan hadiahnya benar-benar ada, saya akan ikut mencari dan mengecek informasinya,” katanya.

“Denny, Tolong Siapkan Duitnya!”

Heru bahkan memberikan tantangan terbuka kepada Denny Indrayana.

Ia meminta Denny memastikan hadiah tersebut benar-benar siap apabila ada peserta yang berhasil memenuhi persyaratan sayembara.

«“Intinya saya juga menantang kepada Denny Indrayana kali ini, tolong siapkan duitnya,” kata Heru.»

Heru juga meminta Denny memberikan alamat dan waktu yang jelas apabila seluruh persyaratan sayembara telah dipenuhi.

Menurutnya, persoalan ini akan menjadi menarik apabila kedua pihak sama-sama menunjukkan keseriusan: peserta mencari dokumen yang dipersoalkan, sementara penyelenggara sayembara membuktikan kesiapan hadiah yang ditawarkan.

Hadiah Disebut Tembus Rp1,05 Miliar

Sebelumnya, Denny Indrayana menyebut hadiah sayembara untuk menunjukkan ijazah SMA atau sederajat Gibran telah mencapai Rp1.051.050.000.

Nilai tersebut disebut meningkat setelah adanya kontribusi berupa tanah yang ditaksir sekitar Rp700 juta dan diklaim telah diverifikasi.

Denny menyatakan sayembara tersebut dimaksudkan untuk mendorong keterlibatan publik dalam persoalan yang menurutnya berkaitan dengan aturan dan persyaratan kontestasi politik.

Ia juga menyatakan langkah hukum terkait persoalan tersebut tetap berjalan.

Dalam pernyataannya, Denny meminta Gibran menunjukkan dokumen pendidikan yang dipersoalkan. Ia bahkan menyebut sejumlah konsekuensi politik dan hukum apabila dokumen tersebut tidak dapat ditunjukkan.

Siapa Lebih Dulu Membuktikan?

Polemik ini akhirnya menghadirkan pertanyaan baru.Heru Subagia menyatakan siap mencari dokumen pendidikan Gibran ke Solo. Di sisi lain, Denny Indrayana diminta membuktikan bahwa hadiah sayembara senilai Rp1,05 miliar tersebut benar-benar tersedia.

Kini publik tinggal menunggu siapa yang lebih dahulu memberikan pembuktian.

Heru mencari dokumennya, atau Denny menunjukkan duitnya? Bagi Heru, keduanya harus sama-sama terbuka dan dapat diverifikasi.

“Kalau memang serius, mari kita buktikan sama-sama. Saya mencari dokumennya, Denny siapkan hadiahnya,” pungkas Heru. (Lia Hambali)

Berita Terkait

Pikiran Ekonomi Politik Mazhab Tebet Firdaus Syamsu (Peneliti Ekopol Pancasila di Nusantara Centre)
Dandim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto Sampaikan Ucapan Selamat Dirgahayu Korps Infanteri TNI AD ke-81
Babinsa Bersama Warga Masyarakat Gotong Royong Cor Tiang Pylon Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala
Babinsa Terus Kawal Proses Pembangunan Jalan pra TMMD ke 130 kodim 0108/Agara
Jembatan Rusak Babinsa Kodim 0108/Agara Bantu Perbaiki Bangun Kembali Jembatan Beton
Ketika Kepentingan Politik dan Dalih Teknokratis Menggerus Logika Berpikir Publik
Bantu Panen Tanaman Kacang Panjang, Babinsa Dampingi dan Beri Suport Petani di Desa Binaan
‎Dampingi Petani Warga Desa Binaan Babinsa Bantu Pembersihan gulma Tanaman Terong

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Pikiran Ekonomi Politik Mazhab Tebet Firdaus Syamsu (Peneliti Ekopol Pancasila di Nusantara Centre)

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Dandim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto Sampaikan Ucapan Selamat Dirgahayu Korps Infanteri TNI AD ke-81

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Babinsa Bersama Warga Masyarakat Gotong Royong Cor Tiang Pylon Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Babinsa Terus Kawal Proses Pembangunan Jalan pra TMMD ke 130 kodim 0108/Agara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Jembatan Rusak Babinsa Kodim 0108/Agara Bantu Perbaiki Bangun Kembali Jembatan Beton

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Bantu Panen Tanaman Kacang Panjang, Babinsa Dampingi dan Beri Suport Petani di Desa Binaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:23 WIB

‎Dampingi Petani Warga Desa Binaan Babinsa Bantu Pembersihan gulma Tanaman Terong

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Ribuan Tamu Undangan Hadir Di Acara Maulid Nabi SAW di SMPN 1 Idi Rayeuk

Berita Terbaru