Fokus Evaluasi Kasus MBG Berastagi Arah Ke SPPG, BGN : SPPG Disuspensi 30 Hari

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:35 WIB

50168 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanah Karo, AgaraNews. Net // Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa ratusan siswa di SMAN 1 Berastagi dan Yayasan Perguruan Bersama pada Kamis, 13 Agustus 2026 lalu, terus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Karo dan Forkopimda.

Hingga Jumat 14 Agustus 2026, sebanyak 110 siswa masih menjalani perawatan di RS Efarina, RS Amanda, RSUD Karo, dan RS Mina. Kondisi mereka dilaporkan berangsur membaik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Gizi Nasional  BGN Prof. Dr. Sudaryono, M.Si yang langsung meninjau lokasi menegaskan pihaknya telah mengambil langkah tegas.

“SPPG Karo Sempajaya kita suspensi selama 30 hari. Selama masa ini akan dilakukan investigasi, evaluasi, peningkatan kapasitas, dan pelatihan keamanan pangan. SPPG baru boleh beroperasi kembali jika sudah memenuhi semua syarat yang ditentukan,” tegas Sudaryono di Berastagi, 14 Agustus 2026 beberapa hari lalu.

Sudaryono juga menyampaikan bahwa penentuan pihak yang bertanggung jawab akan menunggu hasil uji laboratorium dari Labfor Polda Sumut. Jika dari hasil tersebut ditemukan adanya kelalaian prosedur, maka akan ada konsekuensi hukum dan administrasi sesuai aturan yang berlaku.

Penyelidikan penyebab kejadian dilakukan oleh Tim Labfor Polda Sumatera Utara_ yang didampingi INAFIS Polres Karo. Lokasi yang diperiksa adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi – SPPG Karo Sempajaya_ yang berlokasi di area _Kodim 0205/Tanah Karo.

Dalam olah TKP tersebut, Tim mengambil sampel sisa makanan, air, dan limbah untuk uji laboratorium. Hasil awal uji kimia yang disampaikan Kepala Kantor KPPG Medan Donal Simajuntak dinyatakan negatif. Untuk uji mikrobiologi masih menunggu hasil final.

Dengan adanya suspensi dari BGN dan fokus pemeriksaan di dapur SPPG, maka proses pengelolaan, penyiapan, dan distribusi makanan di SPPG menjadi fokus utama evaluasi saat ini.

Terkait lokasi dapur yang berada di area Makodim, Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan memberikan klarifikasi resmi.

“Melalui media ini saya sampaikan bahwa dapur MBG tersebut tidak ada kaitannya dengan Kodim 0205/Tanah Karo. Memang dapur MBG ini terletak di area Kodim namun Kodim cuma menyediakan tempat, sebagai fasilitator,” ujar Dandim.

Ia menegaskan, untuk urusan operasional, pengadaan bahan baku, memasak, hingga distribusi sepenuhnya menjadi tanggung jawab _SPPG dan Badan Gizi Nasional.

” Kalau masalah masak memasak maupun penyedia sayur mayur maupun ikan, itu tidak ada kita campuri. Jadi keterlibatan Kodim tidak ada sama sekali,”tegasnya.

Sementara Kejaksaan Negeri Karo bersama Pemkab Karo menyatakan akan terus mengawal proses hukum dan administrasi kasus ini hingga tuntas.

“Kami akan memastikan setiap proses berjalan transparan. Jika dari hasil penyidikan ditemukan adanya kelalaian dalam tata kelola SPPG, maka harus ada pertanggungjawaban sesuai aturan yang berlaku,”ujar  Kajari Karo, Edmond N Purba S.H M.H, pada awak media ini.

Sedangkan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting meminta seluruh pihak menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Fokus utama saat ini adalah pemulihan kesehatan siswa.

Kasus ini menjadi evaluasi penting bagi program MBG secara nasional. SPPG sebagai ujung tombak penyedia makanan wajib memenuhi standar: kebersihan, pencatatan suhu, uji sampel, dan pengawasan dari BGN serta Pemerintah Daerah.

Pemkab Karo meminta agar ke depan pengawasan diperketat dan pelibatan sekolah serta orang tua dalam monitoring juga ditingkatkan.(Lia Hambali)

Berita Terkait

WABUP GARANG Aceh Timur Tinjau Rumah Rubuh di Madat – Siap Bangun kembali.
Pikiran Ekonomi Politik Mazhab Tebet Firdaus Syamsu (Peneliti Ekopol Pancasila di Nusantara Centre)
Dandim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto Sampaikan Ucapan Selamat Dirgahayu Korps Infanteri TNI AD ke-81
Babinsa Bersama Warga Masyarakat Gotong Royong Cor Tiang Pylon Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala
Babinsa Terus Kawal Proses Pembangunan Jalan pra TMMD ke 130 kodim 0108/Agara
Jembatan Rusak Babinsa Kodim 0108/Agara Bantu Perbaiki Bangun Kembali Jembatan Beton
Ketika Kepentingan Politik dan Dalih Teknokratis Menggerus Logika Berpikir Publik
Bantu Panen Tanaman Kacang Panjang, Babinsa Dampingi dan Beri Suport Petani di Desa Binaan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:24 WIB

WABUP GARANG Aceh Timur Tinjau Rumah Rubuh di Madat – Siap Bangun kembali.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Pikiran Ekonomi Politik Mazhab Tebet Firdaus Syamsu (Peneliti Ekopol Pancasila di Nusantara Centre)

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Dandim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto Sampaikan Ucapan Selamat Dirgahayu Korps Infanteri TNI AD ke-81

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Babinsa Bersama Warga Masyarakat Gotong Royong Cor Tiang Pylon Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Babinsa Terus Kawal Proses Pembangunan Jalan pra TMMD ke 130 kodim 0108/Agara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Ketika Kepentingan Politik dan Dalih Teknokratis Menggerus Logika Berpikir Publik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Bantu Panen Tanaman Kacang Panjang, Babinsa Dampingi dan Beri Suport Petani di Desa Binaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:23 WIB

‎Dampingi Petani Warga Desa Binaan Babinsa Bantu Pembersihan gulma Tanaman Terong

Berita Terbaru