Anggaran RP 1 Miliar Dipertanyakan : Komisi D DPRD Karo Panggil Pemkab, Sorot Tranparansi FBB 2026

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:37 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Ketua Komisi D Rapi Ginting : Stan Jajanan & Baju Bekas Harus Dikurangi, Utamakan Petani & UMKM Karo”

Tanah Karo – Minggu 09/08/2026, AgaraNews . Net // Festival Bunga dan Buah (FBB) 2026 yang kembali digelar di “Kota Sejuk” Berastagi menuai sorotan tajam. Bukan karena kurang meriah, tapi karena transparansi anggaran dan manfaatnya bagi petani lokal dipertanyakan publik.

Dengan anggaran mencapai Rp 1 Miliar, kegiatan tahunan ini justru menimbulkan banyak asumsi negatif di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lapangan, banyak pedagang buah dan bunga di Pajak Berastagi menyayangkan konsep FBB tahun ini.

“Bukannya stand petani bunga dan buah yang diperbanyak di dalam, untuk membantu para petani mengenalkan hasil bertani. Malah pedagang jajanan dan mainan yang dibuat semak diperbanyak. Kan lebih nyambung kalo segala jenis hasil buah dan bunga dipajang,  ujar Singarimbun (48), salah seorang pedagang buah.

“Kalo tidak gitu, kan gak banyak untung panitianya. Tiap tahun seperti itu, entah kapan ada perubahan,” cetus Br. Nainggolan menimpali.

Warga menilai, tolok ukur keberhasilan FBB seharusnya bukan hanya jumlah pengunjung. Tapi harus berdampak langsung pada sektor pariwisata, pelaku UMKM, dan perekonomian Kabupaten Karo.

Merespons keresahan masyarakat, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Karo, M. Rapi Ginting, S.E angkat bicara.

Politisi PAN yang membidangi Pariwisata itu mengaku hingga kini belum menerima laporan resmi dari Pemerintah Kabupaten Karo terkait pelaksanaan FBB 2026.

“Belum ada rapat. Kami juga belum menerima laporan resmi dari Pemkab Karo. Mungkin minggu depan sudah ada laporannya. Nanti akan kami panggil dan meminta penjelasan secara detail,” ujar Rapi Ginting.

Rapi Ginting menilai secara umum FBB 2026 menunjukkan kemajuan dibanding tahun sebelumnya. Puncak keramaian terjadi pada malam penutupan.

Namun ia juga jujur mengakui masih banyak kelemahan. “Secara kasat mata kegiatan ini makin bagus, ada kemajuan dan peningkatan. Memang ada kelemahan-kelemahan yang harus diperbaiki ke depan. Mayoritas pengunjung merupakan masyarakat dari berbagai desa di 17 kecamatan se-Kabupaten Karo,” bebernya.

Ia juga menyoroti komposisi pengunjung luar daerah yang masih didominasi dari Deli Serdang, Dairi, dan Langkat.

Poin kritik paling keras disampaikan Rapi Ginting soal penataan stan. Ia menilai stan yang ada belum mencerminkan identitas Festival Bunga dan Buah.

“Masih banyak stan yang menjual produk yang tidak berkaitan dengan tema festival, seperti pakaian bekas dan aneka jajanan,” tegasnya.

Ke depan, Komisi D mendorong Pemkab Karo untuk membenahi hal ini.

“Stan jajanan perlu dikurangi. Kalau makanan, kita akan mendorong Pemkab Karo mengutamakan UMKM atau kelompok masyarakat dari desa-desa di Tanah Karo,”tegas Ketua Komisi D.

Di akhir pernyataannya, Rapi Ginting memastikan Komisi D akan menjalankan fungsi pengawasan secara penuh.

“Komisi D akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Festival Bunga dan Buah, termasuk meminta penjelasan mengenai penggunaan anggaran serta hasil yang dicapai. Intinya, Komisi D akan tetap kritis demi kemajuan Tanah Karo ke depan,” tutupnya.

Kini publik Tanah Karo menunggu, akankah pemanggilan Pemkab Karo oleh DPRD mampu menjawab tuntas soal Rp 1 Miliar anggaran FBB dan mengembalikan marwah festival ini kepada petani dan UMKM lokal,..?????       (Lia Hambali)

 

Berita Terkait

Patroli Malam di Nogosari, Babinsa Ajak Warga Perkuat Ronda dan Waspada Bahaya Kebakaran
Air Bersih untuk Warga, Bukti Kepedulian Koramil 06/Batuwarno kepada Masyarakat Batuwarno
Serka Mukmin Hadir Ditengah 300 Jemaah Tabligh Akbar Plupuh, Perkuat Kedekatan TNI dengan Tokoh Agama
Padi Mulai Menghijau, Babinsa Dewantara Pantau Perkembangan Tanaman di Sawah Warga
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Dukung Penguatan Organisasi dan Nilai Kejuangan Veteran
Walikota Tanjungbalai Sambut Safari Anak Gaza di YMPI Sei Tualang Raso
Bantah Isu Perjudian, Kapolsek Bandar Huluan Paparkan Hasil Pengecekan Lapangan Bersama Kepling dan Warga
Kasdim 0108/Agara Pimpin Gladi Bersih Upacara Kesiapan Pembukaan TMMD ke-130 Kodim 0108/Agara

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Patroli Malam di Nogosari, Babinsa Ajak Warga Perkuat Ronda dan Waspada Bahaya Kebakaran

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Air Bersih untuk Warga, Bukti Kepedulian Koramil 06/Batuwarno kepada Masyarakat Batuwarno

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Serka Mukmin Hadir Ditengah 300 Jemaah Tabligh Akbar Plupuh, Perkuat Kedekatan TNI dengan Tokoh Agama

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Padi Mulai Menghijau, Babinsa Dewantara Pantau Perkembangan Tanaman di Sawah Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Dukung Penguatan Organisasi dan Nilai Kejuangan Veteran

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Bantah Isu Perjudian, Kapolsek Bandar Huluan Paparkan Hasil Pengecekan Lapangan Bersama Kepling dan Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Kasdim 0108/Agara Pimpin Gladi Bersih Upacara Kesiapan Pembukaan TMMD ke-130 Kodim 0108/Agara

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Babinsa Bantu Pembangunan Rumah Warga Di Desa Binaan

Berita Terbaru