Capaian Positif Semester I 2026: Pemberantasan Korupsi dan Stabilitas Sembako Dongkrak Kepuasan Publik pada Prabowo

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:56 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

Jakarta, AgaraNews. Net // Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) secara resmi merilis hasil survei nasional terbaru yang memotret persepsi publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama tahun 2026. Berdasarkan temuan riset ini, tingkat kepuasan masyarakat secara umum tercatat berada di angka yang signifikan, yakni 79,3 persen.

Direktur Eksekutif LKPI, Novriansyah, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (3/8/2026), mengungkapkan bahwa capaian positif ini didorong oleh komitmen nyata pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan riil di tengah dinamika global. Kendati demikian, survei juga mencatat adanya 13,5 persen responden yang merasa belum puas, serta 7,2 persen responden yang memilih tidak memberikan jawaban.

Survei nasional LKPI membedah sejumlah indikator kunci yang menjadi penopang kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto :

1. Pemberantasan Korupsi yang “Bukan Omon-Omon”

Komitmen tegas pemerintah dalam membersihkan praktik rasuah mendapatkan apresiasi tinggi dari publik. Sebanyak 83,2 persen responden menyatakan puas dengan langkah pemberantasan korupsi yang dinilai konkret dan tulus. Di sisi lain, terdapat 14,7 persen responden yang merasa tidak puas dan 2,1 persen memilih bungkam.

2. Sektor Pertanian dan Kesejahteraan Petani

Akselerasi program prioritas yang menyasar perbaikan tata kelola pertanian serta nasib petani membuahkan hasil positif. Sebanyak 78,4 persen responden mengaku puas dengan kinerja di sektor ini, sementara 17,3 persen menyatakan tidak puas dan 4,3 persen tidak menjawab.

3. Pengendalian Harga dan Ketersediaan Sembako

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik, pemerintah dinilai sukses menjaga stabilitas dapur masyarakat. Sebanyak 85,8 persen responden puas atas upaya menjaga harga sembako, dan 84,7 persen puas dengan jaminan ketersediaan stok pangan di pasaran.

Berdasarkan evaluasi menyeluruh yang mencakup aspek ekonomi, sosial, hingga politik, LKPI merinci rincian tingkat kepuasan publik sebagai berikut:

● Perhatian pada Kesulitan Rakyat: 76,8% puas | 18,4% tidak puas | 4,8% tidak menjawab.

● Program Sosial bagi Rakyat: 82,1% puas | 11,7% tidak puas | 6,2% tidak menjawab.

● Menjaga Persatuan dan Stabilitas Politik: 80,2% puas | 17,5% tidak puas | 2,3% tidak menjawab.

● Penurunan Kemiskinan dan Pengangguran (Prabowo-Gibran): 60,2% menilai berhasil | 27,3% belum berhasil | 12,5% tidak menjawab.

Dalam mengukur iklim sosial dan penegakan hukum, responden memberikan pandangan beragam terhadap tiga pilar utama:

● Kondisi Keamanan Nasional: 40,8% menilai baik/sangat baik; 36,5% biasa saja; 13,3% buruk/sangat buruk; 9,4% tidak menjawab.

● Penegakan Hukum: 31,8% menilai baik/sangat baik; 35,7% biasa saja; 23,7% buruk/sangat buruk; 8,8% tidak menjawab.

● Pemberantasan Korupsi: 69,9% menilai baik/sangat baik; 13,3% biasa saja; 15,6% buruk/sangat buruk; 1,2% tidak menjawab.

Pakar ekonomi dari UIN, Dr. Surya Vandiantara, turut memberikan pandangannya bahwa hasil survei LKPI ini memiliki tingkat akurasi dan keselarasan yang kuat dengan laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) serta Bank Indonesia (BI).

“Kepuasan responden terhadap ketersediaan sembako sebesar 84,7 persen sangat selaras dengan capaian pertumbuhan PDB kumulatif tahun 2025 yang menyentuh angka 5,11 persen, naik dari tahun-tahun sebelumnya. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan juga mencatatkan pertumbuhan impresif hingga 5,33 persen,” jelas Dr. Surya.           (Lia Hambali)

Reporter : Edo

Berita Terkait

Tanamkan Kedisiplinan Sejak Dini, Yonif TP 951/PM Bersama Koramil 07/Rambatan Latih PBB Siswa – Siswi SMPN 03 Rambatan 
Wartawan Bukan Musuh Sekolah,..!!! Dugaan Penghalangan Jurnalistik di Sidoarjo Harus Diusut Secara Objektif
Jalan Parbarakan Diperbaiki, Warga : Waktu Tempuh ke Kecamatan Hanya 10 Menit
Sambangi SDN Gunung 01, Kapolda Metro Jaya Ajak Siswa Biasakan Tertib dan Saling Peduli
Jaga Ekosistem Sungai dan Kesehatan Warga, Koramil 12 /LP Sosialisasi Larangan Penangkapan Ikan dengan Racun dan Setrum
Rawat Kerukunan dan Toleransi Umat Beragama, Koramil 02/TL Hadiri Peresmian Gereja Katolik di Kualuh Leidong
Gelorakan Hidup Sehat dan Kemanunggalan, Koramil 04/LB Semarakkan Jalan Santai HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu di Panai Tengah
Sinergi Kuat Pertahanan Wilayah, Dandim 0209/LB Hadiri Syukuran Kenaikan Pangkat Danyon dan Wadanyon TP 956/SBA

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:52 WIB

Tanamkan Kedisiplinan Sejak Dini, Yonif TP 951/PM Bersama Koramil 07/Rambatan Latih PBB Siswa – Siswi SMPN 03 Rambatan 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Wartawan Bukan Musuh Sekolah,..!!! Dugaan Penghalangan Jurnalistik di Sidoarjo Harus Diusut Secara Objektif

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:40 WIB

Jalan Parbarakan Diperbaiki, Warga : Waktu Tempuh ke Kecamatan Hanya 10 Menit

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Sambangi SDN Gunung 01, Kapolda Metro Jaya Ajak Siswa Biasakan Tertib dan Saling Peduli

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:30 WIB

Jaga Ekosistem Sungai dan Kesehatan Warga, Koramil 12 /LP Sosialisasi Larangan Penangkapan Ikan dengan Racun dan Setrum

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Gelorakan Hidup Sehat dan Kemanunggalan, Koramil 04/LB Semarakkan Jalan Santai HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu di Panai Tengah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:19 WIB

Sinergi Kuat Pertahanan Wilayah, Dandim 0209/LB Hadiri Syukuran Kenaikan Pangkat Danyon dan Wadanyon TP 956/SBA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:11 WIB

Dandim 0206/Dairi Tegas,..!!! Rekrutmen Prajurit Harus Bersih, Pengawasan KDKMP dan Jembatan Diperkuat

Berita Terbaru