Pasca Diultimatum Keras oleh Aktivis, Bupati Madina Akhirnya Terbitkan Surat Penghentian PETI

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:50 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panyabungan, AgaraNews. Net // Hanya berselang seminggu setelah mendapat ultimatum keras dari koalisi organisasi lingkungan dan mahasiswa, Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution akhirnya resmi menerbitkan surat perintah penghentian total aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di seluruh wilayah Madina.

Keputusan strategis ini tertuang dalam Surat Bupati Nomor: 680/2133/DLH/2026 tertanggal 28 Juli 2026, yang menginstruksikan seluruh Camat, Lurah, dan Kepala Desa di 16 kecamatan untuk segera menyetop dan menindak tegas seluruh operasi tambang emas ilegal. Sebanyak 16 kecamatan yang menjadi zona merah PETI –termasuk Panyabungan, Hutabargot, Kotanopan hingga Muara Batang Gadis– kini resmi diinstruksikan untuk bersih dari alat berat dan penambangan liar.

Dalam surat resmi tersebut, Bupati Saipullah Nasution tidak hanya memerintahkan penghentian aktivitas tambang secara totalitas, tetapi juga mewajibkan para camat dan kepala desa melakukan pendataan berkala serta berkoordinasi langsung dengan pihak Kepolisian (Kapolsek) dan TNI (Koramil) untuk melakukan operasi penindakan hukum secara sinergis.

Sebelumnya, sikap pasif Pemkab Madina dikritik tajam oleh sejumlah elemen masyarakat akibat dinilai abai dan “tutup mata” selama bertahun tahun, atas kerusakan alam yang makin brutal di Kab Madina. Sejumlah organisasi seperti TMGI (The Madina Green Institute) bersama SIPLAH (Solidaritas Pemuda Peduli Lingkungan Hidup), KLIK SK (Kajian Lingkungan dan Study Kerakyatan), dan KBM (Keluarga Besar Mahasiswa) Madina pada 21 Juli yang lewat, melayangkan surat ultimatum keras dan memberikan tenggat waktu 7×24 jam kepada Bupati untuk bertindak tegas atau menghadapi laporan pidana ke tingkat nasional atas dugaan pembiaran kejahatan lingkungan (ecocide).

Ketika itu, Direktur Eksekutif The Madina Green Institute (TMGI) menyatakan, pembiaran Kepala Daerah terhadap perusakan alam ini adalah tindak pidana kejahatan yang melanggar UU No.32/1999 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, UU No.3/2020 tentang Minerba, UU No.2014 tentang Pemda, Pasal 421 tentang KUHP tentang penyalahgunaan kekuasaan.

“Kita ultimatum Bupati Madina dalam jangka 7×24 jam untuk bertindak tegas. Jika bupati masih abai, kami tidak akan tinggal diam, dengen menyeret Bupati dalam pusaran skandal PETI ke tingkat nasional baik pelaporan ke Presiden RI, Kapolri, Mendagri” tegas Ridwandi saat itu (22/07) di Panyabungan

Ketika ditanyakan pers terkait respon atas terbitnya Surat Bupati terkait Penghentian PETI hari ini (28/07), Ridwandi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Bupati Madina Saifullah Nasution

“Kita sampaikan apresiasi kepada Bupati Saifullah. Ini merupakan kemenangan awal bagi masyarakat Madina dan kelestarian lingkungan. Namun, kami tegaskan, ini bukan akhir. Surat di atas kertas tidak ada gunanya tanpa eksekusi lapangan yang taktis, tegas, dan tanpa kompromi,” ujar Ridwandi bersama Ketua SIPLAH Ahmad Rifai di Panyabungan, Selasa (28/07/2026).

Pihaknya menyatakan menyatakan akan serius mengawal ketat implementasi surat instruksi Bupati ini. Kebijakan tegas penghentian PETI ini diharapkan mampu menjawab tuntutan struktural terkait pemulihan lingkungan di Madina, sekaligus membuka jalan bagi akselerasi legalisasi tambang rakyat yang ramah lingkungan sebagai solusi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat lokal.(Lia Hambali)

Reporter : Magrifatulloh

Berita Terkait

Sekda Agara Peusijuek Peralatan TMMD Reguler ke 130 Kodim 0108/Agara
Dansatgas TMMD Reguler ke-130 Kodim 0108/ Agara Berikan Pengarahan Sekaligus Motivasi
Awali Kegiatan Anggota Satgas TMMD Reguler ke -130 Kodim 0108/Agara laksanakan Apel Pagi
Babinsa Koramil 05/DM Bersama Warga Gotong Royong Bangun Pondasi Rumah di Tengah Kebun Sawit
Terjalin Harmonis, komunikasi sosial Babinsa Koramil 04 Beutong Dengan Warga Desa Binaannya
Perkuat Sinergi Antarwarga Babinsa Posramil Tadu Raya Gelar Program Komukasi Sosial Terpadu
Babinsa Ciptakan Keakraban dengan Warga Binaan Melalui Komsos
Rehab RTLH Pekerjaan Terus Dikebut,Satgas Siap Wujudkan Hunian Nyaman

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Sekda Agara Peusijuek Peralatan TMMD Reguler ke 130 Kodim 0108/Agara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Dansatgas TMMD Reguler ke-130 Kodim 0108/ Agara Berikan Pengarahan Sekaligus Motivasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Awali Kegiatan Anggota Satgas TMMD Reguler ke -130 Kodim 0108/Agara laksanakan Apel Pagi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Babinsa Koramil 05/DM Bersama Warga Gotong Royong Bangun Pondasi Rumah di Tengah Kebun Sawit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Terjalin Harmonis, komunikasi sosial Babinsa Koramil 04 Beutong Dengan Warga Desa Binaannya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Babinsa Ciptakan Keakraban dengan Warga Binaan Melalui Komsos

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Rehab RTLH Pekerjaan Terus Dikebut,Satgas Siap Wujudkan Hunian Nyaman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Kodim 0108/Agara Bagikan Sembako bagi Warga Kurang Mampu di Seputaran Lokasi TMMD Reguler ke-130

Berita Terbaru