Dairi, AgaraNews. Net // Kehadiran aparat TNI dan Polri di tengah masyarakat kembali terlihat melalui pengamanan rutin ibadah Minggu di Gereja HKBP Parongil, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang dilaksanakan Koramil 03/Parongil Kodim 0206/Dairi bersama Polsek Parongil ini menjadi bukti nyata kedekatan TNI-Polri dengan masyarakat sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang melaksanakan ibadah.
Pengamanan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dilakukan oleh Babinsa Koramil 03/Parongil Serma T. Padang bersama Bhabinkamtibmas Polsek Parongil Aipda A. Ginting. Ibadah dipimpin oleh Bibelvrou Desi Ratnasari Manullang dengan mengangkat tema “MARSIURUPAN” dan diikuti sekitar 400 jemaat. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Babinsa Serma T. Padang mengatakan pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat saat menjalankan ibadah. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat demi menjaga persatuan dan keamanan wilayah.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Parongil Aipda A. Ginting mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia berharap sinergi antara masyarakat, TNI, dan Polri terus terjalin sehingga situasi kamtibmas di Kecamatan Silima Pungga-Pungga tetap aman dan kondusif.
Secara terpisah, Danramil 03/Parongil Kapten Inf Hernandez menegaskan bahwa pengamanan ibadah Minggu merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan TNI kepada masyarakat. Menurutnya, sinergitas Babinsa dan Bhabinkamtibmas merupakan kekuatan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. “Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan setiap kegiatan, khususnya ibadah keagamaan, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan,” ujarnya.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)


































