Pakpak Bharat, AgaraNews. Net // Komitmen menjaga ketahanan pangan terus diwujudkan melalui sinergi antara TNI dan para petani. Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Sertu Karnadi, bersama Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sada Kata, Arman Berutu, melaksanakan pengecekan pintu air dan saluran irigasi yang mengairi sekitar 10 hektare lahan persawahan di Dusun Tanjung Rahu, Desa Kutadame, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memastikan sistem pengairan tetap berfungsi optimal guna mendukung pertumbuhan tanaman padi.
Pengecekan dilakukan secara menyeluruh pada pintu air dan saluran irigasi yang menjadi sumber utama pengairan sawah milik anggota Poktan Sada Kata. Dari hasil peninjauan di lapangan, kondisi pintu air masih berfungsi dengan baik sehingga distribusi air ke lahan pertanian berlangsung lancar. Pasokan air yang stabil dinilai sangat penting karena tanaman padi saat ini telah memasuki usia sekitar satu bulan setelah masa tanam, yang membutuhkan ketersediaan air secara cukup dan berkelanjutan.
Ketua Poktan Sada Kata, Arman Berutu, menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi pertanian di wilayah tersebut masih berjalan dengan baik. Menurutnya, kebutuhan air untuk mengairi sawah masih mencukupi, sementara serangan hama belum ditemukan di areal persawahan. Selain itu, ketersediaan pupuk bersubsidi bagi kelompok tani juga masih terpenuhi sehingga petani dapat terus melakukan perawatan tanaman sesuai jadwal.
Sertu Karnadi mengatakan, kegiatan pendampingan dan pemantauan rutin dilakukan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap keberlangsungan sektor pertanian di wilayah binaannya. Melalui komunikasi yang intens dengan para petani, setiap potensi kendala dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait. Pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.
Secara terpisah, Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf. A. Siregar menegaskan bahwa Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani, mulai dari proses pengolahan lahan, masa tanam, pemeliharaan hingga panen. Menurutnya, sinergi yang baik antara Babinsa dan kelompok tani menjadi modal penting untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. Ia berharap kondisi irigasi yang baik, didukung ketersediaan pupuk dan minimnya serangan hama, dapat menghasilkan panen yang optimal serta meningkatkan kesejahteraan para petani.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)


































