Yigipalu, AgaraNews. Net – Persekutuan Gereja-Gereja Baptis West Papua Wilayah Yigipalu akan menggelar Sidang Konferensi ke-II pada 22–23 Juli 2026 di Yigipalu. Sidang 2 hari ini menjadi forum tertinggi untuk mengevaluasi pelayanan, menetapkan program kerja, serta memilih kepengurusan wilayah periode baru.
Sidang tahun ini mengangkat Sub Tema : “Yemahat Yigipalu : Membangun Pelayanan Taat dan Tertib Sesuai Ketetapan Hukum Allah” dengan Dasar Alkitab Daniel 6, 7, dan 9.
Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan pemilihan kitab Daniel bukan tanpa alasan. Kitab tersebut merekam bagaimana umat Tuhan tetap taat di tengah tekanan politik, tetap setia berdoa walau ada larangan, dan hidup tertib sesuai hukum Allah.
“Melalui Daniel 6 kita belajar keteguhan iman di tengah tekanan duniawi. Daniel 7 mengingatkan kita tentang kedaulatan Allah atas sejarah. Dan Daniel 9 mengajak kita pada pertobatan, doa, dan hidup tertib sesuai ketetapan Tuhan,” ujarnya.
Tema “Yemahat Yigipalu” sendiri bermakna ajakan untuk bersama-sama membangun. Panitia berharap sidang ini melahirkan komitmen bersama agar pelayanan gereja-gereja Baptis di wilayah Yigipalu semakin tertib administrasi, taat firman, dan berdampak bagi masyarakat.
Sidang Konferensi ke-11 ini akan dihadiri lebih dari 200 utusan dari gereja-gereja Baptis se-Wilayah Yigipalu, majelis pendeta, diaken, unsur pemuda, dan kaum perempuan.
Beberapa agenda utama yang akan dibahas :
1. Laporan Pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya
2. Evaluasi Program 5 Tahun bidang penginjilan, pendidikan, diakonia, dan pemuda
3. Penyusunan Program Kerja 2026-2031
4. Pembahasan Isu Aktual : tantangan pelayanan di daerah pegunungan, pendidikan teologi, dan pemberdayaan ekonomi jemaat
5. Pemilihan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Wilayah periode baru
Selain sidang pleno, acara juga diisi dengan Ibadah Pembukaan, Seminar Alkitab, dan Ibadah Penutupan yang akan dilayani oleh hamba-hamba Tuhan dari dalam dan luar wilayah.
Panitia berharap hasil sidang ini menjadi tonggak baru bagi pelayanan PGG-BWP Wilayah Yigipalu. Gereja tidak hanya bertumbuh secara kuantitas, tetapi juga tertib dalam tata kelola dan taat dalam pengajaran.
“Kami rindu melahirkan pemimpin-pemimpin yang memiliki hati seperti Daniel. Taat kepada Allah di atas segalanya, berani mengambil keputusan berdasarkan firman, dan hidup tertib sebagai teladan,” tambah panitia.
Warga Yigipalu dan sekitarnya juga diundang untuk bersama-sama mendukung dalam doa agar seluruh rangkaian sidang berjalan dengan aman, tertib, dan di dalam pimpinan Roh Kudus.( Lia Hambali)


































