“Terbang Gara-Gara Angin”, Papan Informasi Proyek SDN 140 Tarutung Julu Rp1,2 Miliar Tak Terlihat

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:57 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Mandailing Natal, AgaraNews. Net // Proyek revitalisasi SD Negeri 140 Tarutung Julu, Desa Batang Gadis Jae, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal, menjadi perhatian setelah papan informasi proyek tidak terlihat di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek tersebut disebut bernilai sekitar Rp1,2 miliar lebih dan bersumber dari anggaran pemerintah. Saat dikonfirmasi langsung di sekolah, Kepala Sekolah mengatakan papan informasi sebelumnya ada, tetapi kemudian tidak lagi berada di lokasi.

“Terbang gara-gara angin,” ujar Kepala Sekolah.

Wartawan kembali menanyakan keberadaan papan tersebut dan meminta penjelasan apabila memang mengalami kerusakan. Namun, Kepala Sekolah tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai keberadaan papan informasi itu.

Dalam konfirmasi yang sama, Kepala Sekolah menyebut progres pembangunan fisik sekitar 5 persen, sedangkan progres nonfisik juga sekitar 5 persen.

Terkait jadwal, ia mengatakan pekerjaan semula direncanakan mulai awal September, tetapi ditargetkan selesai pada Agustus.

“Rencana awal awal September tapi ditargetkan selesai Agustus ini,” katanya.

Media juga mengajukan sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan proyek, mulai dari ruang kerja P2SP, gudang material, fasilitas pekerja, air, listrik, drainase, pagar pengaman, pengawasan teknis hingga dokumen pendukung. Namun, Kepala Sekolah hanya menjawab sebagian pertanyaan tersebut.

Terkait pelaksanaan pekerjaan, ia mengatakan P2SP bekerja berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disetujui kementerian.

“Kami pihak P2SP hanya bekerja sesuai dengan RAB yang tertera, yang telah disetujui dengan pihak kementerian,” ujarnya.

Mengenai listrik, Kepala Sekolah menyatakan proyek tidak menggunakan genset karena kebutuhan daya dinilai tidak besar.

Untuk penggunaan listrik karena di sini tidak terlalu besar menggunakan arus listrik, ya kami pergunakan dari sekolah bukan genset,” katanya.

Belum dijelaskan secara rinci kapasitas daya yang digunakan maupun mekanisme penggunaan listrik sekolah untuk kebutuhan proyek.

Ketiadaan papan informasi menjadi perhatian karena masyarakat membutuhkan akses terhadap informasi dasar mengenai proyek yang menggunakan anggaran pemerintah. Terlebih, pemerintah menyatakan program revitalisasi satuan pendidikan terdampak bencana dilaksanakan melalui mekanisme swakelola dengan melibatkan P2SP, sementara transparansi dan partisipasi masyarakat menjadi bagian dari pelaksanaannya.

Namun, pemberitaan ini tidak menyimpulkan adanya pelanggaran. Informasi yang disampaikan merupakan hasil konfirmasi langsung di lokasi dan keterangan Kepala Sekolah yang diperoleh media.

Sejumlah hal yang belum terjawab, terutama keberadaan papan informasi, fasilitas pendukung, dokumentasi proyek dan kesesuaian progres pekerjaan, masih membutuhkan klarifikasi serta verifikasi dari pihak yang berwenang.

Prinsip tersebut sejalan dengan Kode Etik Jurnalistik yang mengharuskan wartawan menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dengan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.

Karena itu, konfirmasi kepada kementerian, pendamping teknis, konsultan dan pihak pengawas tetap diperlukan agar pelaksanaan proyek revitalisasi SDN 140 Tarutung Julu dapat diketahui secara utuh dan berimbang.

Proyek yang menggunakan anggaran negara bukan hanya dituntut selesai secara fisik, tetapi juga harus transparan, dapat diverifikasi dan dipertanggungjawabkan kepada publik.    (Lia Hambali)

Reporter : Magrifatulloh

Berita Terkait

MIO Indonesia PW Provinsi DKI Jakarta, Adakan Silahturahmi, Tasyakuran, Santunan Anak Yatim dan Berikan Bantuan Sosial
Heru Subagia Balik Tantang Denny Indrayana : Cari Dokumen Gibran atau Buktikan Dulu Hadiahnya?
Gandeng Ulama dan Pelajar, Kodim 0209/LB Dukung Penguatan Benteng Informasi Cegah Hoaks di Labuhanbatu
Patroli Malam Cipta Kondisi, Serka Heri Santoso Sambangi Warga Demi Menjaga Keamanan Bulukerto
Jembatan Rusak Diperbaiki, Babinsa Turun Tangan Buka Akses Ekonomi Warga Pelemgadung
Lagi, Aktivis Desak Bupati Madina Segel Lahan Eks PETI Kotanopan dan Copot Kades Singengu Julu,..!!!
Kedaulatan Anggota Diinjak! LSM KCBI Muba Gugat Intervensi Kadiskop Muba
Hadiri Dies Natalis ke-74, Wabup Lom Lom Dorong USU Terus Berkembang

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:19 WIB

MIO Indonesia PW Provinsi DKI Jakarta, Adakan Silahturahmi, Tasyakuran, Santunan Anak Yatim dan Berikan Bantuan Sosial

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Heru Subagia Balik Tantang Denny Indrayana : Cari Dokumen Gibran atau Buktikan Dulu Hadiahnya?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Gandeng Ulama dan Pelajar, Kodim 0209/LB Dukung Penguatan Benteng Informasi Cegah Hoaks di Labuhanbatu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Patroli Malam Cipta Kondisi, Serka Heri Santoso Sambangi Warga Demi Menjaga Keamanan Bulukerto

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Jembatan Rusak Diperbaiki, Babinsa Turun Tangan Buka Akses Ekonomi Warga Pelemgadung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:57 WIB

“Terbang Gara-Gara Angin”, Papan Informasi Proyek SDN 140 Tarutung Julu Rp1,2 Miliar Tak Terlihat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Kedaulatan Anggota Diinjak! LSM KCBI Muba Gugat Intervensi Kadiskop Muba

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Hadiri Dies Natalis ke-74, Wabup Lom Lom Dorong USU Terus Berkembang

Berita Terbaru