Tanah Karo – Senin, 07/09/2026, AgaraNews. Net // Tangis haru, senyum lega, dan doa syukur mengiringi kepulangan 374 warga Desa Kuta Tengah ke rumah mereka. Setelah sepekan mengungsi di Jambur Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, Senin (07/09/2026) pagi mereka akhirnya kembali ke kampung halaman di lereng Gunung Sinabung.
Proses pemulangan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi TNI-Polri, pemerintah dan masyarakat mampu menghadirkan harapan di tengah bencana.
Kegiatan pemulangan warga dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan apel pengecekan personel yang dipimpin langsung oleh Danramil 04/SE, Kapten Inf Gandi N. Harianto dengan didampingi, Kapolsek Simpang Empat, AKP P. Hutahean, Kabid BPBD Kabupaten Karo, Jupri Nadeak, Kepala Desa Kuta Tengah, Josua Ginting, Kepala Desa Sukatepu, Edison Ginting, 40 personel TNI, 5 personel Polri, 6 personel Basarnas, dan 10 personel Satpol PP. Kehadiran unsur lengkap ini menjadi jaminan rasa aman bagi warga yang sudah lama menanti kepulangan.
Dari data BPBD, total warga Desa Kuta Tengah yang terdampak erupsi Sinabung berjumlah 207 KK / 650 Jiwa.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 374 jiwa yang masih berada di pengungsian Jambur Sukatepu terdiri dari 189 laki-laki dan 185 perempuan resmi dipulangkan hari ini.
Untuk memfasilitasi kepulangan, disiapkan 18 unit truk dari unsur TNI-Polri, BPBD, Satpol PP dan KDMP. Truk-truk itu tidak hanya mengangkut warga, tapi juga barang-barang dan bantuan sosial yang diterima selama di pengungsian. Sebagian warga lainnya memilih pulang secara mandiri menggunakan kendaraan pribadi.
“Kami bantu angkut semua. Biar warga pulang dengan tenang, tidak ada yang tertinggal,” ujar salah satu anggota TNI di lokasi.
Rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat kolaborasi dan sinergitas semua pihak. TNI-Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP hingga Pemerintah Desa bahu-membahu mengamankan dan melancarkan proses.
“Ini bukan hanya soal memindahkan warga. Ini soal mengembalikan kehidupan, mengembalikan rasa aman,”.
Namun kepulangan ini bukan akhir. Pihak Pemerintah dan Satgas bencana akan tetap melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap aktivitas Gunung Sinabung. Koordinasi dengan instansi terkait harus terus ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi peningkatan aktivitas vulkanik demi keselamatan masyarakat.
Bagi warga Kuta Tengah, kepulangan ini adalah awal baru. Melepas masa sulit di pengungsian dan memulai lagi kehidupan di kampung sendiri.
Semoga kepulangan ini membawa berkah. Dan semoga Sinabung tetap bersahabat, agar warga bisa hidup tenang di rumahnya sendiri.(Lia Hambali)


































