Proyek Drainase “Siluman” di Tangga Bosi III – Siabu Diduga Dibekingi Oknum Aparat, Camat Mengaku Tidak Tahu, Kontraktor Pilih “Kabur” dari Konfirmasi Pers

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:55 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Madina, AgaraNews. Net // Sebuah proyek pembangunan drainase di Desa Tangga Bosi III, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, menuai sorotan tajam karena diduga kuat menabrak aturan hukum, terkesan “misterius” dan tertutup dari publik. Proyek yang tidak dilengkapi papan informasi sejak awal pengerjaan ini dituding sebagai “proyek siluman” yang menabrak regulasi serta mengabaikan asas profesionalisme dan transparansi.

Bukan hanya soal administrasi, aroma KKN yang berpotensi merugikan negara kian kental dalam proyek yang terindikasi tertutup dan manipulatif ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan tajam dalam proyek ini juga dilaporkan telah memicu kecelakaan tragis yang menimpa seorang pengendara motor, Ali Saif Pane (43). Korban terjatuh akibat material bangunan yang meluber ke bahu jalan tanpa adanya rambu pengaman. Keberadaan pekerja yang mayoritas didatangkan dari luar daerah—mencapai 95 persen dari Kota Padangsidimpuan—turut memicu protes keras dari warga lokal serta sejumlah organisasi mahasiswa di Kab Madina. Publik mengkhawatirkan potensi gesekan dan terjadinya konflik horizontal akibat tidak dilibatkannya warga lokal.

Lebih mengejutkan, beredar kabar di lapangan bahwa aktivitas proyek bermasalah ini diduga dibekingi oleh oknum TNI berinisial Dongoran.

Saat dikonfirmasi wartawan terkait legalitas dan identitas proyek, sumber dan jumlah anggaran, kelalaian keselamatan warga, hingga isu keterlibatan oknum aparat tersebut, Indra yang disebut-sebut warga selaku terduga pengelola atau kontraktor proyek memilih “kabur” dari konfirmasi jurnalis.Indra yang dikonfirmasi melalui sambungan komunikasi WhatsApp, makin menunjukkan sikap tidak koperatif, memilih “bungkam” dan diam seribu bahasa”. Tenggat waktu konfirmasi yang diberikan jurnalis sengaja diabaikan tanpa ada respons positif, yang memperkuat dugaan publik bahwa proyek misterius ini sarat masalah dan berbagai praktek pelanggaran.

Di sisi lain, Camat Siabu Ahmad Fadlan, S.Sos, MM justru mengaku tidak mengetahui adanya proyek tersebut di wilayah kerjanya.

“Sampai saat ini, sepengetahuan kami belum ada laporan resmi terkait proyek drainase dan kejadian yang bapak maksud. Namun demikian, akan kami koordinasikan dan telusuri dengan Kades terkait,” sebut Camat Siabu saat dikonfirmasi jurnalis (19/07).

Ketidak tahuan Camat Siabu selaku otoritas pimpinan kecamatan mengenai proyek ini semakin menegaskan status proyek tersebut terkesan liar dan illegal biarpun diduga menggunakan sumber anggaran negara.

Sebelumnya diberitakan, Ketua MPR (Mahasiswa Peduli Rakyat) Kab Madina Ridwandi Nasution mengecam keras proyek siluman tersebut.

Ridwandi yang aktivis mahasiswa STAIN Madina ini menyatakan pihaknya segera melaporkan secara resmi pengerjaan proyek yang dinilai sarat masalah tersebut ke aparat penegak hukum melalui Polres Madina untuk dilakukan pengusutan secara tuntas.

Proyek ini disinyalir kuat menabrak berlapis-lapis aturan perundang-undangan, antara lain, UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP),

UU No. 02/2017 tentang Jasa Konstruksi, Pasal 360 KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan orang lain luka berat, Pasal 273 UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), di mana pelaksana proyek wajib bertanggung jawab atas kecelakaan akibat jalan yang rusak atau terhambat oleh pekerjaan mereka.

Ridwandi yang juga aktivis PMII ini mengaku pihaknya masih melakukan finalisasi kelengkapan sejumlah dokumen untuk dijadikan bukti awal terkait dugaan KKN dan kejanggalan proyek siluman tersebut sehingga lebih lengkap untuk berkas pelaporan.

“Rencana dalam waktu dekat kita akan langsung melaporkan proyek liar ini secara resmi ke Polres Madina. Kita sudah koordinasi dalam teknis pelaporan ini. Bila perlu kita akan mem “pressure” dengan demo besar-besaran” sebutnya.(Lia Hambali)

Reporter ; Magrifatulloh

Berita Terkait

Komsos, Media Babinsa Untuk Jalin Silaturahmi Bersama Warga Binaan
Babinsa Koramil 0201-16/TM Monitor Kunjungan Direktur Analisa Dampak Kependudukan Kemendukbangga/BKKBN di Kampung KB Berseri
Babinsa Hadiri Musdes RKPD Desa Durin Simbelang
Babinsa Laksanakan Komsos dengan Kepala Lingkungan di Kelurahan Tanjung Mulia Hilir
Babinsa Koramil 0201-05/MB Patroli Gabungan bersama Polsek Medan Kota
Danramil 0201-16/TM Gelar Audiensi Bersama PAC Pemuda Pancasila Tanjung Morawa
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Mediasi Permasalahan Kekerasan Rumah Tangga
Jenguk Warga yang Sakit Babinsa Koramil 0201-14/PB Kopka Lalu Edy Kurniadi, Berikan Motivasi dan Do’a

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 02:54 WIB

Komsos, Media Babinsa Untuk Jalin Silaturahmi Bersama Warga Binaan

Kamis, 3 September 2026 - 02:51 WIB

Babinsa Koramil 0201-16/TM Monitor Kunjungan Direktur Analisa Dampak Kependudukan Kemendukbangga/BKKBN di Kampung KB Berseri

Kamis, 3 September 2026 - 02:48 WIB

Babinsa Hadiri Musdes RKPD Desa Durin Simbelang

Kamis, 3 September 2026 - 02:45 WIB

Babinsa Laksanakan Komsos dengan Kepala Lingkungan di Kelurahan Tanjung Mulia Hilir

Kamis, 3 September 2026 - 02:43 WIB

Babinsa Koramil 0201-05/MB Patroli Gabungan bersama Polsek Medan Kota

Kamis, 3 September 2026 - 02:38 WIB

Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Mediasi Permasalahan Kekerasan Rumah Tangga

Kamis, 3 September 2026 - 02:36 WIB

Jenguk Warga yang Sakit Babinsa Koramil 0201-14/PB Kopka Lalu Edy Kurniadi, Berikan Motivasi dan Do’a

Kamis, 3 September 2026 - 02:33 WIB

Serka Mhd Eba Zulpikar Monitor Kebakaran Satu Unit Rumah Warga

Berita Terbaru

HEADLINE

Babinsa Hadiri Musdes RKPD Desa Durin Simbelang

Kamis, 3 Sep 2026 - 02:48 WIB