Polri Evakuasi Dua Warga Palue Lewat Jalur Udara, Lansia Korban Reruntuhan dan Ibu Hamil

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:24 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maumere, AgaraNews. Net // Polri bersama unsur terkait terus mempercepat penanganan warga terdampak gempa bumi di wilayah Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah keterbatasan akses darat dan laut pascabencana, jalur udara dimanfaatkan untuk mengevakuasi dua warga yang membutuhkan penanganan medis segera, Kamis (20/8/2026).

Dua warga yang dievakuasi yakni Maria Noni (71), warga Cawalo, Desa Rokirole, yang mengalami patah tulang paha kiri bagian bawah akibat tertimpa reruntuhan rumah, serta Maria Angela Ngei (30), warga Desa Rokirole, yang sedang hamil dan dalam kondisi siap bersalin.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, proses evakuasi dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polri bersama seluruh unsur terkait untuk memastikan warga terdampak yang membutuhkan pertolongan medis dapat segera mendapatkan penanganan.

“Polri terus melakukan langkah-langkah kemanusiaan untuk memastikan masyarakat terdampak bencana, khususnya mereka yang membutuhkan penanganan medis segera, dapat dievakuasi dengan aman dan cepat. Dalam kondisi akses darat dan laut yang terbatas, jalur udara menjadi salah satu upaya untuk mempercepat korban mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 10.28 WITA di Lapangan Futsal Karang Mas, Dusun Mudemi, Desa Reruwairere, Kecamatan Maumere. Dua armada udara dikerahkan, yakni Helikopter BNPB Airbus H125 9292 dan Helikopter PK-CAY BEII429, untuk mendukung proses pemindahan kedua korban menuju Maumere.

Maria Noni membutuhkan penanganan medis lanjutan akibat patah tulang paha yang dialaminya setelah tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Sementara Maria Angela Ngei dievakuasi karena kondisi kehamilannya yang sudah siap bersalin sehingga membutuhkan pemantauan dan pelayanan kesehatan lebih lanjut.

Jajaran Polres Sikka turut terlibat dalam proses evakuasi untuk memastikan seluruh tahapan pemindahan korban berjalan aman, tertib dan terkendali, sekaligus memberikan pendampingan selama proses menuju armada udara.

Trunoyudo menegaskan, keterlibatan Polri dalam penanganan bencana tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga memastikan proses evakuasi dan pelayanan kemanusiaan dapat berjalan optimal.

“Kehadiran personel Polri di lapangan merupakan bagian dari upaya bersama dalam penanganan bencana. Kami membantu memastikan proses evakuasi berlangsung aman, tertib dan lancar, serta memberikan dukungan kepada masyarakat dan tenaga kesehatan dalam menangani warga yang membutuhkan pertolongan,” jelasnya.

Setelah seluruh persiapan selesai, kedua korban kemudian diterbangkan menuju Maumere untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut. Rangkaian proses evakuasi selesai sekitar pukul 11.35 WITA dan berlangsung aman, lancar serta kondusif.

Evakuasi tersebut menjadi bagian dari respons cepat terhadap masyarakat terdampak gempa di Palue, terutama warga dengan kondisi rentan yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan secara segera.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Polri akan terus bersinergi dengan BNPB, pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan seluruh unsur terkait untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan bantuan serta penanganan yang dibutuhkan,” pungkas Trunoyudo.             (Lia Hambali)

Reporter : Edo

Berita Terkait

Heru Subagia Balik Tantang Denny Indrayana : Cari Dokumen Gibran atau Buktikan Dulu Hadiahnya?
Gandeng Ulama dan Pelajar, Kodim 0209/LB Dukung Penguatan Benteng Informasi Cegah Hoaks di Labuhanbatu
Patroli Malam Cipta Kondisi, Serka Heri Santoso Sambangi Warga Demi Menjaga Keamanan Bulukerto
Jembatan Rusak Diperbaiki, Babinsa Turun Tangan Buka Akses Ekonomi Warga Pelemgadung
Lagi, Aktivis Desak Bupati Madina Segel Lahan Eks PETI Kotanopan dan Copot Kades Singengu Julu,..!!!
“Terbang Gara-Gara Angin”, Papan Informasi Proyek SDN 140 Tarutung Julu Rp1,2 Miliar Tak Terlihat
Kedaulatan Anggota Diinjak! LSM KCBI Muba Gugat Intervensi Kadiskop Muba
Hadiri Dies Natalis ke-74, Wabup Lom Lom Dorong USU Terus Berkembang

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Heru Subagia Balik Tantang Denny Indrayana : Cari Dokumen Gibran atau Buktikan Dulu Hadiahnya?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Gandeng Ulama dan Pelajar, Kodim 0209/LB Dukung Penguatan Benteng Informasi Cegah Hoaks di Labuhanbatu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Patroli Malam Cipta Kondisi, Serka Heri Santoso Sambangi Warga Demi Menjaga Keamanan Bulukerto

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Jembatan Rusak Diperbaiki, Babinsa Turun Tangan Buka Akses Ekonomi Warga Pelemgadung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Lagi, Aktivis Desak Bupati Madina Segel Lahan Eks PETI Kotanopan dan Copot Kades Singengu Julu,..!!!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Kedaulatan Anggota Diinjak! LSM KCBI Muba Gugat Intervensi Kadiskop Muba

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Hadiri Dies Natalis ke-74, Wabup Lom Lom Dorong USU Terus Berkembang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Bupati Awali Penanaman Bibit Pohon Pengganti Karangan Bunga HUT ke-81

Berita Terbaru