Klarifikasi Dinas PUTR Dinilai Belum Tuntas, DPP LSM GEPARI Desak Transparansi Dokumen Proyek Jalan Otista Rp3 Miliar

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:23 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP LSM GEPARI Andreas H. Naibaho

Ketua Umum DPP LSM GEPARI Andreas H. Naibaho

Kabupaten Bandung, Agaranews – Ketua Umum DPP LSM GEPARI Andreas H. Naibaho menilai surat klarifikasi Dinas PUTR Kabupaten Bandung belum menjawab substansi persoalan yang ditemukan di lapangan.

Kami mengapresiasi adanya klarifikasi dari Dinas PUTR. Namun, isi surat tersebut justru memunculkan pertanyaan baru yang perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat. Proyek yang dibiayai uang rakyat harus dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun administrasi,” ujar Andreas Ketua Umum DPP LSM GEPARI Kepada Wartawan, Selasa, 14 Juli 2026.

Menurutnya, penjelasan bahwa pelaksanaan pekerjaan mengacu pada dokumen kontrak dan bukan lagi RUP perlu dibuktikan dengan keterbukaan dokumen kontrak, gambar kerja, Bill of Quantity (BoQ), serta adendum apabila memang terdapat perubahan volume pekerjaan.

“Kalau memang volume pekerjaan berubah dari yang tercantum dalam RUP menjadi volume kontrak, dasar hukumnya apa? Dokumen pendukungnya harus dibuka. Jangan sampai masyarakat hanya diminta percaya tanpa memperoleh bukti yang dapat diuji,” tegasnya.

Andreas juga menyoroti pengakuan Dinas PUTR bahwa pekerjaan penggerukan aspal lama maupun perbaikan drainase tidak masuk dalam item kontrak.

“Ini menjadi perhatian serius. Jika kondisi perkerasan lama sudah mengalami kerusakan tetapi tidak dilakukan penggerukan atau penanganan yang memadai, bagaimana jaminan kualitas dan umur layanan jalan tersebut? Demikian juga drainase. Jalan yang baik harus didukung sistem drainase yang berfungsi agar tidak cepat rusak akibat genangan air,” katanya.

Terkait penjelasan mengenai penggunaan lapis perekat (tack coat) dan lapisan AC-WC, Andreas menegaskan bahwa hal itu tidak cukup hanya dijelaskan melalui surat.

“Kami meminta pembuktian di lapangan melalui uji teknis bersama, bukan sekadar pernyataan tertulis. Jika memang seluruh spesifikasi telah dilaksanakan sesuai kontrak, tentu tidak ada alasan untuk menolak audit teknis atau pemeriksaan independen,” ujarnya.

Andreas menambahkan, DPP LSM GEPARI akan terus mengawal proyek tersebut hingga seluruh dokumen dan pelaksanaan pekerjaan dapat dipastikan sesuai dengan spesifikasi teknis, kontrak kerja, serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Tujuan kami bukan mencari kesalahan, tetapi memastikan setiap rupiah APBD benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang. Pengawasan masyarakat adalah bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” pungkasnya.

 

( Saipullah)

Berita Terkait

Dinas PUTR Kabupaten Bandung Klarifikasi Dugaan Kejanggalan Proyek Rehabilitasi Jalan Otista Gading Tutuka Senilai Rp3 Miliar
Kelas Overkapasitas, SMAN 26 Bandung Tolak Siswa Pindahan Meski Ada Kursi Kosong
MAN 2 Kota Bandung Tetap Jadi Pilihan Terbaik, Lebih dari 900 Pendaftar Berebut 396 Kursi SPMB 2026/2027
MAN 2 Kota Bandung Tetap Jadi Pilihan Teerbaik, Lebih dari 900 Pendaftar Berebut 396 Kursi SPMB 2026/2027
SMKN 2 Baleendah Tetap Jadi Primadona, 3.035 Pendaftar Berebut 736 Kursi pada SPMB 2026/2027
Diduga Ada Penebangan Pohon Saat Pengembangan Rengganis Campsite, Warga Sampaikan Dugaan, Kades Patengan Beri Tanggapan
SPMB SMP Negeri 1 Margahayu Berjalan Lancar, Lebih dari 500 Pendaftar Perebutkan 374 Kuota
Sejumlah Pertanyaan Media Soal Proyek Badami Belum Dijawab PPK

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:58 WIB

Patroli KRYD Polsek Metro Penjaringan Sisir Titik Rawan, Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:53 WIB

Polsek Koja Intensif Patroli KRYD, Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan di Jakarta Utara

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:50 WIB

Polsek Koja Bekali Siswa Baru di SMK Walang Jaya tentang Bahaya Tawuran, Bullying, dan Narkoba saat MPLS

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:43 WIB

Kebakaran Hanguskan PD Nita Jaya di Koja, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:40 WIB

MPLS PKBM Mutiara Hati, Polsek Metro Penjaringan Tanamkan Disiplin dan Tolak Tawuran

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:32 WIB

Polres Tebingtinggi Evakuasi Penemuan Mayat Seorang Pria Di Simpang Medan 

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:26 WIB

Provinsi Luwu Raya Dinilai Strategis bagi Hilirisasi dan Indonesia Timur, Tim Pemekaran Temui KSP

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:18 WIB

Komandan Kodim Surakarta Tinjau Lokasi TMMD Sengkuyung III TA. 2026 Kodim 0735/Surakarta

Berita Terbaru