Tanjungbalai, 3 Juni 2026 – Agaranews. Net // Sikap Ka.UPT Rusunawa Tanjungbalai H. Sofyan Sitorusdisorot publik. Ia dinilai arogan saat ditemui Ketua DPD Formapera Tanjungbalai-Asahan Irham Siregar untuk mempertanyakan dugaan pengutipan liar Rp5.000 per pintu oleh oknum penghuni Rusunawa.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 3/6/2026 sekitar pukul 14.30 WIB di Kantor UPT Rusunawa Jalan Gaharu. Irham datang langsung menanyakan persoalan yang meresahkan warga.
“Saya datang mempertanyakan soal pengutipan liar yang dilakukan oknum masyarakat penghuni Rusunawa. Tapi jawaban Ka.UPT tidak mengena, seolah-olah mengelak dan buang badan,” kata Irham Siregar kepada Agaranews.Net.
Yang paling disayangkan, menurut Irham, adalah ancaman Ka.UPT H. Sofyan Sitorus “Saya akan matikan aliran air di Rusunawa ini ”.
“Hal ini sebenarnya tidak boleh diucapkan Ka.UPT tersebut. Warga sudah susah, malah diancam putus air,” tandas Irham.
Padahal warga tahu, dana perawatan Rusunawa ada di Dinas Perkim Tanjungbalai. Dugaan pungli Rp5.000/pintu menambah beban penghuni yang sebagian besar ekonomi lemah.
Karena Ka.UPT tidak memberi jawaban jelas, Formapera akan naikkan ke level Dinas.
“Besok kami akan menjumpai Kadis Perkim Tanjungbalai untuk mempertanyakan langsung permasalahan ini,” ujar Irham menutup komentar.
Hingga berita ini terbit, konfirmasi ke Ka.UPT H. Sofyan Sitorus dan Kadis Perkim Muhammad Fadly Lubis belum berhasil. Redaksi membuka hak jawab dan hak koreksi*sesuai UU Pers No.40/1999.
Reporter : Sofyan Parinduri, BA – Kabiro Tj. Balai
































