Bulan Juni Momentum Kaum Marhaen Berjuang Lebih Keras untuk Merdeka

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:54 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik, AgaraNews m Net // Selamat datang bulan Juni. Bagi kita yang setia pada ajaran Bung Karno, bulan ini bukan sekadar perputaran bulan dan penanda kalender. Ini Bulannya para Marhaenis, bulan Juni adalah bulan Marhaen. Indonesia dalam himpitan ketidakpastian huru hara ekonomi yang saat ini nilai dolar tembus Rp.17.800 an., dianggap “rakyat kecil tidak butuh dolar” , lagi lagi rakyat marhaen terimbas pernyataan tersebut

Pernyataan ini pertanda jelas sebuah Politik Kebangsaan dan Kerakyatan sedang di pertaruhkan. Sekat kaum atas, kaum kota dengan rakyat Desa, kaum marhaen sudah mulai ditorehkan dan justru potensi sebuah pemecah belah kesatuan persatuan. Cita cita luhur rakyat marhaen senasib seperjuangan menuju sejahtera bersama berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia akan semakin menjauh apabila pengelolaan negara dipimpin dengan nafas nafas oligarki.

Kaum Marhaen telah menetapkan diri bahwa Pancasila sebagai dasar filsafat dalam mengembangkan tafsiran Marhanisme. Didalam roh marhaenisme sendiri mengandung maksud Asas Sosio Nasionalisme dan Sosio Demokrasi. Sehingga setiap kebijakan pemerintah yang langsung dapat berdampak pada turunnya daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok, terlilit hutang pinjol, PHK terselubung disana sini, banyaknya pengangguran dan meningkatnya angka kejahatan mulai Curanmor hingga aksi begal, diam diam masyarakat kaum marhaen mengalami ketakutan ketenangan hidup terusik, maka sungguh hal ini sebuah ironis dikatakan hidup dalam bumi yang dikata gemah ripah lohjinawi, toto tentrem.

Bung Karno sejak sebelum tahun 1945 telah memekikkan kata ‘MERDEKA..!!’ senyatanya sampai saat ini belum mampu terasa terwujud. Kaum Marhaen sejak itu sampai sekarang masih terasa seolah berupaya berjuang dalam rangka pembebasan dari kolonial dan imperialisme, Kaum Marhaen hidup dalam “sedumuk batuk, senyari bumi” dalam rangka ngukuhi tanah garapan (tanah air). Namun disana sini juga lahir para mafia tanah yang lagi lagi kaum marhaen tidak mampu mempertahankan hak bumi yang dipijaknya.

Bulan Marhaen adalah alarm. Saatnya menggugat agar Negara betul betul menjamin apa yang diinginkan kaum marhaen bukan hanya sekedar nation building dan character building tetapi juga tentang persamaan nasib, mengokohkan rasa patriotisme berdasarkan Hubbul Wathan minal iman (Cinta Tanah Air adalah sebagian dari Iman).

Nafas oligarki adalah musuh Sosio-Demokrasi. Ia menjauhkan cita-cita sejahtera bersama, berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dengan semangat bulan Marhaen saatnya menggugat moral pemerintah dengan cara cara hidupkan demokrasi yang sehat, sambil bergerak menjawab dengan kerja kolektif dan gebrak meja kebijakan.

Bung Karno sudah wanti-wanti: ” Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri yang akan berdiri kuat”.

Selamat datang Bulan Marhaen. Kemiskinan tidak dilawan dengan bansos, hibah, dan belas kasihan. *Lawan dengan memberikan keadilan, rasa aman dan tenang dengan redistribusi, dengan semangat Berdikari.*

Cukup sudah kaum Marhaen jadi objek statistik BPS. Saatnya jadi subjek yang menentukan arah republik.( Lia Hambali)

“Merdeka..!!!”

(Oleh: Andi Fajar Yulianto / Dir. YLBH Fajar Trilaksana)

Sumber : Redho

 

Berita Terkait

Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Ungkap Dua Kasus Kejahatan Jalanan, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dalam Operasi Berantas Jaya 2026
Pemerintah Desa Tugurejo Salurkan BLT Langsung Kerumah Penerima 8 KPM Di Karenakan Parah Lansia Tidak Mampu Beraktifitas Ataupun Pergi Ke Kantor 
Sinergi Pengawasan dan Pembangunan, Wabup Deli Serdang Terima Kunker DPRD Sumut
Satres Narkoba Polres Sergai Tangkap Pengedar Ganja di Seibamban
Pedagang di Pekan di Idanögawo Masuk Dibahu Jalan, Pengguna Jalan Soroti Tugas Satpol – PP
Wakapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Kinerja, Tekankan Profesionalisme dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
Kunjungan Kerja Danrem 032/Wirabraja di Wilayah Kodim 0308/Padang Pariaman, Tekankan Sinergitas dan Profesionalisme Prajurit
Jaga Jakarta On The Spot, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Kamtibmas Bersama Buruh Bongkar Muat di Pelabuhan Muara Baru

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:27 WIB

Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Ungkap Dua Kasus Kejahatan Jalanan, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dalam Operasi Berantas Jaya 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:22 WIB

Pemerintah Desa Tugurejo Salurkan BLT Langsung Kerumah Penerima 8 KPM Di Karenakan Parah Lansia Tidak Mampu Beraktifitas Ataupun Pergi Ke Kantor 

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:13 WIB

Sinergi Pengawasan dan Pembangunan, Wabup Deli Serdang Terima Kunker DPRD Sumut

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:09 WIB

Satres Narkoba Polres Sergai Tangkap Pengedar Ganja di Seibamban

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:03 WIB

Pedagang di Pekan di Idanögawo Masuk Dibahu Jalan, Pengguna Jalan Soroti Tugas Satpol – PP

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:32 WIB

Kunjungan Kerja Danrem 032/Wirabraja di Wilayah Kodim 0308/Padang Pariaman, Tekankan Sinergitas dan Profesionalisme Prajurit

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:20 WIB

Jaga Jakarta On The Spot, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Kamtibmas Bersama Buruh Bongkar Muat di Pelabuhan Muara Baru

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:17 WIB

Pelayanan & Pengamanan Debarkasi Kapal KM. Kelimutu dari Pontianak Berjalan Aman dan Lancar, 1.078 Penumpang Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok

Berita Terbaru