Abaikan Aturan Hukum, MPR Madina Desak Kapolres Madina Usut Tuntas Proyek “Misterius” di Tangga Bosi Siabu

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:19 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madina, AgaraNews. Net // Sebuah proyek pembangunan drainase “misterius” tanpa papan nama di pinggir jalan raya Desa Tangga Bosi III, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini memicu sorotan tajam publik. Proyek yang terindikasi sebagai “proyek siluman” tersebut dinilai tidak hanya melanggar aturan hukum, tetapi juga telah berubah menjadi jebakan maut yang mengancam nyawa pengendara.

Kelalaian fatal pengelola proyek yang membiarkan material pasir menggunung dan bahan bangunan berserakan di bahu jalan tanpa rambu pengaman akhirnya memakan korban. Pada minggu kemaren, seorang pengendara motor bernama Ali Saif Pane (43), warga Sinonoan, mengalami kecelakaan tragis di lokasi tersebut. Hingga saat ini, tidak ada pihak yang berani muncul dan bertanggung jawab atas proyek sepanjang 355 meter tersebut.

Kejanggalan pun menyeruak, baik informasi tentang identitas perusahaan, nama kegiatan, sumber dana, masa waktu pengerjaan dan nilai anggaran dinilai sengaja disembunyikan dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa proyek drainase ini dikelola oleh kontraktor sekaligus penyuplai material bernama Indra, yang diduga kuat dibekingi oleh oknum TNI berinisial Dongoran.

Kondisi ini memantik reaksi keras dari Ketua Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) Kab. Madina, Ridwandi Nasution. Aktivis mahasiswa STAIN Madina tersebut menegaskan bahwa ketiadaan papan informasi proyek merupakan pelanggaran berat dan bentuk pengabaian keselamatan jalan raya yang terstruktur.

“Aparat penegak hukum wajib memeriksa dan menghentikan proyek yang muncul secara misterius ini. Selain dinilai ilegal dan menabrak aturan, proyek bermasalah ini telah mengorbankan keselamatan warga ini. Mengabaikan keselamatan publik demi kelancaran proyek tak beridentitas adalah bentuk kriminalitas jalanan,” tegas Ridwandi.Ditambahkan, pasca kejadian kecelakaan warga, pihak pengelola proyek pun dinilai makin arogan serta tidak memiliki iktikad baik (polical will) untuk melakukan pembenahan atas pengerjaan proyek tersebut, termasuk membuat papan informasi proyek atau membuat rambu pengaman bagi pengendara.

Bahkan tegasnya, proyek ini diduga dikerjakan secara “sembrono dan tidak mengindahkan norma dan kearifan lokal (local wisdom). Hal ini dibuktikan lebih dari 95 persen para pekerja proyek sengaja didatangkan dari luar kecamatan Siabu alias barang import dari Kota Padangsidimpuan.

“Ini bentuk pelecehan terhadap masyarakat Kecamatan Siabu yang skill dan kompetensinya diakui, namun sengaja tidak dilibatkan dan diberdayakan. Padahal ditengah situasi ekonomi yang carut marut, masih banyak warga lokal yang butuh lapangan kerja namun tak dihiraukan. Mereka anggap apa masyarakat Kecamatan Siabu ini. Kenapa para pekerjanya diimport dari Padangsidimpuan. Terus mereka hanya tamu tapi sok merasa pula sebagai tuan rumah” kesalnya.

Proyek misterius dan tertutup ini, tambah Ridwandi berpotensi tinggi memicu gesekan tajam dan konflik horizontal akibat warga lokal sama sekali merasa tidak dihargai dan tidak pernah dilibatkan dalam proyek tersebut.

Ridwandi menyatakan pihaknya segera melaporkan secara resmi pengerjaan proyek tersebut ke aparat penegak hukum untuk diusut tuntas. Proyek ini disinyalir kuat menabrak berlapis-lapis aturan perundang-undangan, antara lain, UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP),

UU No. 02/2017 tentang Jasa Konstruksi, Pasal 360 KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan orang lain luka berat, Pasal 273 UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), di mana pelaksana proyek wajib bertanggung jawab atas kecelakaan akibat jalan yang rusak atau terhambat oleh pekerjaan mereka.

Warga lokal yang merasa keberatan dengan proyek misterius bersama sejumlah elemen mahasiswa mendesak Kapala Kepolisian Resor (Polres) Madina AKBP Bagus Priandy dan Pemerintah Daerah untuk segera turun tangan menindak tegas kontraktor nakal atas nihilnya papan informasi pengerjaan proyek tersebut, juga sebagai langkah antisipatif sebelum ada korban jiwa berikutnya.

“Kapolres Madina dan Bupati Madina diminta turun tangan untuk melakukan sidak (inspeksi mendadak) serta mengusut tuntas pengerjaan proyek yang misterius dan meresahkan warga” tutupnya.

Awak media masih terus mencari informasi akurat terkait proyek yang dinilai misterius ini ke pihak terkait termasuk Camat Siabu, Kadis PUPR Kab Madina dan Sekda Kab Madina untuk konfirmasi dan meminta penjelasan resmi untuk pemberitaan berimbang dan objektif. Sampai berita ini diterbitkan, pihak tersebut belum berhasil dihubungi oleh jurnalis.(Lia Hambali)

Reporter : Magrifatulloh

Berita Terkait

Sertu Rudi Sinambela Monitoring Penemuan Wanita di Rumah Kosong
Komsos, Media Babinsa Untuk Jalin Silaturahmi Bersama Warga Binaan
Babinsa Koramil 0201-16/TM Monitor Kunjungan Direktur Analisa Dampak Kependudukan Kemendukbangga/BKKBN di Kampung KB Berseri
Babinsa Hadiri Musdes RKPD Desa Durin Simbelang
Babinsa Laksanakan Komsos dengan Kepala Lingkungan di Kelurahan Tanjung Mulia Hilir
Babinsa Koramil 0201-05/MB Patroli Gabungan bersama Polsek Medan Kota
Danramil 0201-16/TM Gelar Audiensi Bersama PAC Pemuda Pancasila Tanjung Morawa
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Mediasi Permasalahan Kekerasan Rumah Tangga

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 02:57 WIB

Sertu Rudi Sinambela Monitoring Penemuan Wanita di Rumah Kosong

Kamis, 3 September 2026 - 02:54 WIB

Komsos, Media Babinsa Untuk Jalin Silaturahmi Bersama Warga Binaan

Kamis, 3 September 2026 - 02:51 WIB

Babinsa Koramil 0201-16/TM Monitor Kunjungan Direktur Analisa Dampak Kependudukan Kemendukbangga/BKKBN di Kampung KB Berseri

Kamis, 3 September 2026 - 02:48 WIB

Babinsa Hadiri Musdes RKPD Desa Durin Simbelang

Kamis, 3 September 2026 - 02:45 WIB

Babinsa Laksanakan Komsos dengan Kepala Lingkungan di Kelurahan Tanjung Mulia Hilir

Kamis, 3 September 2026 - 02:40 WIB

Danramil 0201-16/TM Gelar Audiensi Bersama PAC Pemuda Pancasila Tanjung Morawa

Kamis, 3 September 2026 - 02:38 WIB

Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Mediasi Permasalahan Kekerasan Rumah Tangga

Kamis, 3 September 2026 - 02:36 WIB

Jenguk Warga yang Sakit Babinsa Koramil 0201-14/PB Kopka Lalu Edy Kurniadi, Berikan Motivasi dan Do’a

Berita Terbaru

HEADLINE

Babinsa Hadiri Musdes RKPD Desa Durin Simbelang

Kamis, 3 Sep 2026 - 02:48 WIB